KEB

KEB

BPN

BPN

About Me

About Me
Diah is here! Mom of three boys.

Aktivitas Muslim Saat Subuh

Sebagai hamba Allah Subhanahu wa taala kita harus terbiasa untuk melakukan aktivitas muslim saat subuh. Bangun pagi pada waktu subuh atau sebelum subuh itu sangat penting. Mengapa demikian? Tentu saja karena sebagai muslim kita harus menjalankan kewajiban ibadah.

Saya yakin setiap muslim berusaha untuk bangun sepagi mungkin untuk bisa melaksanakan salat subuh tepat pada waktunya. Bahkan sebagian muslim juga telah terbiasa untuk bangun jauh lebih pagi sebelum subuh untuk melaksanakan salat malam atau salat tahajud.

Salat subuh tepat waktu merupakan sebuah kewajiban bagi setiap muslim karena waktu subuh itu terbatas.

Waktu subuh dimulai ketika terbit fajar sidik ketika berkas cahaya dari matahari mulai tampak di ufuk timur menyebar secara horizontal di permukaan bumi.

Secara astronomis waktu subuh dimulai ketika matahari berada di 17-20 derajat di bawah ufuk timur. Kemudian waktu subuh akan berakhir saat matahari terbit dan itu adalah waktu yang sangat pendek. Oleh karena itu setiap muslim yang telah mencapai usia baligh, harus berusaha bisa bangun pagi pada waktu subuh untuk mempersiapkan diri mengikuti salat subuh.

Salat subuh dilaksakan berjamaah di masjid bagi laki-laki ataupun salat di rumah bagi perempuan.

Berharganya salat subuh sampai-sampai Rasulullah Muhammad Shalallahu alaihi wasallam bersabda bahwa salat subuh adalah salat yang disaksikan para malaikat. Apa maksudnya? Kita akan bahas nanti.

Nah, selain salat subuh apalagi yang bisa dilakukan muslim di waktu subuh? Tentu saja banyak. Selain salat subuh ada lagi kegiatan ibadah yang bisa dilaksanakan di waktu subuh.

Aktivitas Ibadah Muslim Sebelum Subuh


Namun sebelum masuk ke ibadah di waktu subuh, ada baiknya kita melihat ibadah apa saja yang bisa dilakukan sebelum subuh. Apa saja itu?

1. Salat tahajud
Salat tahajud termasuk salat sunnah yang sangat dianjurkan. Salat tahajud merupakan kebiasaan orang-orang salih.

"Lakukanlah salat malam oleh kalian, karena hal itu merupakan kebiasaan orang-orang salih sebelum kalian. Ia pun dapat mendekatkan kalian kepada Rabb kalian, menghapus segala kesalahan dan mencegah dari perbuatan dosa." (HR. Tirmidzi, hadis hasan)

Dalam surat Al-Muzzammil (73) ayat 1-4 Allah berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلْمُزَّمِّلُ. قُمِ ٱلَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا .نِّصْفَهُۥٓ أَوِ ٱنقُصْ مِنْهُ قَلِيلًا.أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ ٱلْقُرْءَانَ تَرْتِيلًا

"Wahai orang yang berselimut (Muhammad)! Bangunlah (untuk salat) pada malam hari, kecuali sebagian kecil, (yaitu) separuhnya atau kurang sedikit dari itu, atau lebih dari (seperdua) itu, dan bacalah Al-Qur'an itu dengan perlahan-lahan."

Di dalam Alquran salat tahajud sebut sebagai ibadah tambahan. Dapat kita lihat di surat Al-Isra (17) ayat 79:

وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

"Dan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji."

Salat tahajud lebih utama dilaksanakan di sepertiga malam terakhir. Untuk menghitung waktunya kita bisa membagi jumlah jam antara isya dan subuh, lalu kita bagi menjadi tiga. Sepertiga waktu terakhir itulah waktu yang utama untuk salat tahajud.

Misalnya waktu isya adalah pukul 19 dan waktu subuh pukul 4, maka terdapat selisih 9 jam. Sembilan jam kita bagi 3 maka kita peroleh angka 3 jam.

Dengan demikian:
• ⅓ malam pertama: pukul 19-22
• ⅓ malam kedua: pukul 22-1
• ⅓ malam ketiga: pukul 1-4

Jika kita kesulitan untuk menghitung jumlah jam antara isya hingga subuh, secara mudah di Indonesia kita bisa melaksanakan salat tahajud sekitar 1-2 jam sebelum subuh.

Bolehkah orang Islam melaksanakan salat tahajud sebelum sepertiga malam terakhir? Ya, boleh. Hanya saja kita tidak memperoleh kesempatan untuk meminta langsung kepada Allah Subhanahu wa taala ketika Allah Subhanahu wa taala turun ke langit dunia di sepertiga malam terakhir untuk mengabulkan doa hamba-Nya.

Salat tahajud dilaksanakan minimal 2 rakaat hingga tidak terbatas jumlah rakaatnya. Pelaksanaannya dengan cara tiap 2 rakaat ditutup dengan salam. Namun Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam biasa melakukan salat malam 11 rakaat termasuk salat witir berdasar hadis dari Aisyah radhiyallahu anha“Tidaklah Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam salat malam di bulan ramadan atau pun bulan yang lainnya lebih dari 11 rakaat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Tidak ada larangan untuk tidur setelah salat tahajud. Bila ingin tidak tidur setelah melaksanakan salat tahajud, kita bisa melakukannya satu jam sebelum waktu subuh, dilanjutkan witir dan membaca Alquran hingga tiba waktu subuh.

Aktivitas-muslim-saat-subuh


2. Salat witir
Salat witir berarti salat untuk membuat ganjil jumlah rakaat. Allah menyukai jumlah yang ganjil sehingga bisa kita lihat banyak dzikir dilakukan dalam hitungan jumlah yang gasal. Misalnya dzikir sesudah salat sebanyak 33 kali, asmaul husna yang diajarkan kepada manusia sejumlah 99 buah, 25 nabi dan rasul, dan lain-lain.

Salat witir hukumnya seperti hukum salat tahajud, yakni sunnah muakkad, artinya sangat dianjurkan. Salat witir bisa dilaksanakan setelah salat tahajud atau sebelum tidur. Abu Bakar radhiyallahu anhu biasa mengerjakan salat witir di permulaan malam. Sedangkan Umar bin Khaththab radiyallahu anhu melaksanakan salat witir di akhir malam.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda, Kekasihku yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewasiatkan kepadaku tiga wasiat: (1) berpuasa tiga hari setiap bulannya, (2) mengerjakan dua rakaat shalat Dhuha, (3) mengerjakan witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari no. 1981).

Sedangkan bolehnya salat witir di akhir malam terdapat dalam hadis ini:
Jadikanlah akhir salat malam kalian adalah salat witir.” (HR. Bukhari no. 998 dan Muslim no. 751).

Jadi bagaimana? Bolehkah salat witir sebelum tidur? Ya, jika khawatir tidak bisa bangun malam untuk salat malam, atau karena ikut imam salat witir saat tarawih di bulan Ramadan.

Berapa rakaat salat witir? Hadis Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam nenjelaskan bahwa  salat witir bisa dikerjakan 1, 3, 5, 7, dan 9 rakaat.

Witir adalah sebuah keharusan bagi setiap muslim, barang siapa yang hendak melakukan witir lima rakaat maka hendaknya ia melakukankannya dan barang siapa yang hendak melakukan witir tiga rakaat maka hendaknya ia melakukannya, dan barang siapa yang hendak melakukan witir satu rakaat maka hendaknya ia melakukannya.” (HR. Abu Daud no. 1422. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadis ini sahih)

3. Membaca Alquran
Membaca Alquran di waktu sepertiga malam terakhir adalah sebuah keutamaan. Allah Subhanahu wa taala berfirman dalam surat Al-Muzzammil (73) ayat 1-4:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلْمُزَّمِّلُ. قُمِ ٱلَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا .نِّصْفَهُۥٓ أَوِ ٱنقُصْ مِنْهُ قَلِيلًا.أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ ٱلْقُرْءَانَ تَرْتِيلًا  

"Wahai orang yang berselimut (Muhammad)! Bangunlah (untuk salat) pada malam hari, kecuali sebagian kecil, (yaitu) separuhnya atau kurang sedikit dari itu, atau lebih dari (seperdua) itu, dan bacalah Al-Qur'an itu dengan perlahan-lahan."

Syekh Sulaiman ar Ruhaily berkata dalam sebuah video ceramahnya tentang orang yang menghafal Alquran lalu lupa, "Berikanlah waktu terbaik untuk firman Allah Subhanahu wa taala, sedangkan Alquran adalah firman Allah Subhanahu wa taala." Kapan waktu terbaik itu? Yaitu di waktu sebelum subuh atau sesudah salat subuh.

Aktivitas Muslim Saat Subuh


Nah, setelah selesai dengan ibadah sebelum waktu subuh, kita sekarang masuk ke ibadah di waktu subuh.

4. Salat sunnah rawatib sebelum subuh
Salat sunnah sebelum subuh atau juga dengan nama salat qabliyah subuh. Jumlah rakaatnya adalah dua rakaat.

Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam sangat menjaga salat sunnah sebelum subuh ini. Sebagaimana dikisahkan dalam hadis berikut ini.

Dikisahkan dari Aisyah radhiyallahu anha, beliau berkata : "Nabi shallallahu alaihi wasallam tidaklah melakukan satu salat sunnah pun yang lebih beliau jaga dalam melaksanakannya melebihi dua rakaat salat sunnah subuh." (HR Bukhari 1093 dan Muslim 1191).

Salat sunnah subuh ini pahalanya lebih baik dari kekayaan bumi dan langit. Hadisnya adalah sebagai berikut:
"Dua rakaat shalat sunnah subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya."(HR. Muslim725).

Sehingga salat sunnah sebelum subuh ini sangat penting dan sayang untuk dilewatkan.

Ada surat yang disunnahkan untuk dibaca saat salat sunnah sebelum subuh, yakni surat Al-Kafirun pada rakaat pertama, dan surat Al-Ikhlas pada rakaat kedua.

Atau surat Al-Baqarah ayat 136 di rakaat pertama dan surat Ali Imran ayat 52 di rakaat kedua.

Atau bisa juga membaca surat Al-Baqarah ayat 136 pada rakaat pertama dan surat Ali Imran ayat 64 di rakaat kedua.

Bila kita belum mampu, boleh membaca surat apa saja dari Alquran.

Bagi yang biasa pergi salat berjamaah masjid, bisa melaksanakan salat sunnah sebelum subuh ini di rumah, sebab sebaik-baik salat adalah di rumah kecuali salat wajib.

Sebaik-baik salat seseorang adalah salat di rumahnya kecuali salat wajib.” (HR. Bukhari no. 731 dan Ahmad 5: 186, dengan lafal Ahmad)

5. Salat subuh
Sebagaimana yang saya sampaikan tadi, salat subuh adalah salat yang disaksikan oleh para malaikat, sehingga sebisa mungkin kita melaksanakan salat subuh dengan sebaik-baiknya.

Untuk salat subuh disunnahkan untuk membaca surat-surat yang lebih panjang. Dan disunnahkan untuk tidak membaca tiga surat Qul. Mengapa demikian? Karena bacaan saat salat subuh itu disaksikan oleh malaikat. Siapakah malaikat yang menyaksikan itu? Apakah salat lain tidak disaksikan malaikat?

Maksudnya disaksikan malaikat pada salat subuh dijelaskan dalam hadis berikut ini.

Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda, "Keutamaan salat berjamaah dengan salat sendirian adalah 25 derajat. Dan malaikat malam dan malaikat siang berkumpul pada saat salat subuh." (HR Bukhari).

Itulah makna dari salat subuh disaksikan oleh malaikat, yakni kelompok malaikat yang bertugas pada malam hari dan kelompok malaikat yang mengemban tugas di siang hari. Adapun salat subuh itu berat, sehingga kita seyogianya berusaha sekuat mungkin untuk bisa meraih keutamaan salat subuh.

Kemudian,ketika kita melaksanakan salat (bukan hanya di salat subuh saja) kita dilarang memutarbalikkan Alquran. Apa maksudnya? Artinya jika kita melaksanakan salat, surat pendek di rakaat pertama hendaknya merupakan surat yang susunannya berada lebih dulu daripada surat pendek pada rakaat kedua.

Sebagai contoh, di rakaat pertama kita membaca surat At-Tin (95), di rokaat kedua kita harus membaca surat yang posisinya setelah At-Tin, misalnya surat Al-Humazah (104). Tidak boleh membaca At-Tin (95) di rakaat pertama, misalnya, kemudian membaca surat Al-Ghasiyyah (88) di rakaat kedua.

Pada salat subuh juga ada yang istimewa. Ada sunnah salat subuh di hari Jumat yang diajarkan Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam, yaitu membaca surat As-Sajdah (32) di rakaat pertama dan surat Al-Insan (76) di rakaat kedua. Hal ini berdasarkan kebiasaan Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam, bahkan selalu beliau lakukan setiap Jumat.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu , dia berkata, “Adalah Nabi Shallallahu alaihi wa sallam pada hari Jumat dalam salat Fajar (Subuh) biasa membaca Alif  Lam Mim Tanzil as-Sajdah dan Hal ata alal insani hinum minad dahri” (HR. Al-Bukhari, no. 891 dan 1068).

6. Dzikir sesudah salat
Dzikir sesudah salat wajib dilaksanakan tepat setelah salam. Yang disunahkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah seusai salam kita membaca dzikir dan tidak melaksanakan kegiatan lain selain dzikir. Termasuk di antaranya beranjak dari tempat kita salat atau berbicara kepada orang lain.

Dzikir yang disunnahkan sesudah salat wajib adalah membaca istighfar kemudian memuji nama Allah Subhanahu wa taala lalu dilanjutkan membaca tasbih, tahmid, dan takbir sebanyak masing-masing 33 kali. Setelah itu dilanjutkan dengan membaca surat Al-Ikhlas Al-Falaq dan surat An-Nas masing-masing tiga kali lalu ditutup dengan membaca Ayat Kursi.

Menurut Syekh Ali Jaber rahimahullah kita boleh membaca tasbih, tahmid, dan takbir masing-masing 10 kali apabila kita dalam keadaan terburu-buru. Setelah itu ditutup dengan membaca  Ayat Kursi. Ayat Kursi ini hendaknya tidak ditinggalkan setiap kita selesai melaksanakan salat wajib.

Keutamaan membaca Ayat Kursi setelah selesai salat wajib adalah tidak ada jarak antara diri kita dengan surga kecuali batasnya adalah kematian. Artinya insya Allah kita akan bisa masuk surga apabila rutin membaca Ayat Kursi setiap selesai  salat wajib.

Hadisnya adalah:
“Barangsiapa membaca Ayat Kursi setiap selesai salat, tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian ."
( HR. An Nasai ).

Setelah berdzikir barulah kita boleh melakukan kegiatan lain. Misalnya beranjak dari tempat salat, berbicara dengan orang lain, ataupun bersalaman dengan orang lain.

7. Dzikir pagi
Dzikir pagi ini termasuk dzikir yang disunnahkan dan disebutkan di dalam Alquran. Dzikir pagi ini adalah kumpulan berbagai macam bacaan surat-surat Alquran dan doa yang biasa dibaca oleh Rasulullah Shalallahu alaihi Wasallam.

Dzikir ini ada dua macam, yaitu dzikir pagi dan dzikir petang. Perintah untuk berdzikir ini ada dalam Alquran yaitu dalam surat Ghafir (40) ayat 55:

فَٱصْبِرْ إِنَّ وَعْدَ ٱللَّهِ حَقٌّ وَٱسْتَغْفِرْ لِذَنۢبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِٱلْعَشِىِّ وَٱلْإِبْكَٰرِ

"Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampun untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi."

Ada juga dalam surat Qaf (50) ayat 39:

فَٱصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ ٱلشَّمْسِ وَقَبْلَ ٱلْغُرُوبِ

"Maka bersabarlah engkau (Muhammad) terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam."

Kita membaca dzikir pagi pada waktu subuh hingga terbit matahari. Sedangkan dzikir petang dibaca pada waktu asar hingga terbenamnya matahari.

Kita bisa memperoleh susunan dzikir pagi dan petang dalam bentuk buku saku yang praktis dibawa atau dalam bentuk aplikasi yang dipasang ke dalam ponsel kita. Saat ini sudah banyak aplikasi yang menyediakan dzikir pagi dan petang yang sesuai sunnah.

Dzikir pagi dan petang ini jika sudah biasa kita lakukan hanya memakan waktu sekitar 15 menit. Juga saat berdzikir ini, jika terpaksa tidak bisa sambil duduk diam, kita boleh melafalkan dzikir sambil mengerjakan pekerjaan rumah atau menyetir, misalnya.

Susunan dzikir dalam dzikir pagi dan petang telah disusun para ulama sedemikian rupa. Namun apabila kita membacanya tidak sesuai urutan tidak mengapa. Jangan lupa pula saat berdzikir hendaknya kita menggunakan jari-jari tangan kanan untuk menghitung dzikir.

Dari Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu anhuma, beliau menceritakan, "Saya melihat Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menghitung dzikir beliau dengan tangannya." (HR. Ahmad 6498 dan dinilai hasan oleh Syuaib Al-Arnauth). 

Artinya di sini Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam tidak menggunakan alat hitung kecuali jari-jari beliau Shalallahu alaihi wasallam.

Dzikir dengan jari bisa dengan cara menghitung ruas jari ataupun dengan membuka dan menutup jari. Cara menghitung dzikir dengan ruas jari bisa dibaca di artikel Zikir on fingers using the right hand.

Bagaimana dengan berdzikir dengan tangan kiri? Ulama ada yang berpendapat boleh dengan kedua tangan, tetapi Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam senang mengerjakan hal yang bernilai kebaikan dengan tangan kanan.

Sebagai penutup, kita bisa menyimak video Syekh Sulaiman ar Ruhaily mengenai pentingnya menjaga hafalan Alquran.



Itulah beberapa aktivitas muslim saat subuh. Semoga kita termasuk yang senantiasa istiqomah menjalankan ibadah, baik itu ibadah wajib maupun ibadah sunnah dengan sebaik-baiknya, dan dengan niat mencapai ridho Allah Subhanahu wa taala. Aaamiiin.

Related Posts

Posting Komentar