Cara Menggosok Gigi Yang Benar Untuk Anak

Hai, assalamu alaikum.

Saat bayi mulai tumbuh gigi, orang tua seyogianya mengenalkannya cara membersihkan gigi agar saat sudah mampu nantinya anak tahu cara menggosok gigi yang benar.

Menyikat gigi dua kali sehari adalah kebiasaan baik yang perlu ditanamkan sejak dini. Perlu pengorbanan dari orang tua untuk repot mengajari anak, tapi percayalah, gigi sehat dan kuat itu investasi sepanjang hidup.

Saat anak masih bayi dan mulai tumbuh giginya, bersihkan gigi dengan kain lembut yang dibasahi air matang.

Pada awalnya mungkin saat dikenalkan dengan cara menggosok gigi bayi, mereka sedikit tidak terbiasa, namun lama-kelamaan mereka akan mengerti bahwa gigi harus dibersihkan.

Untunglah di usia segitu bayi belum makan yang macam-macam sehingga risiko kerusakan gigi relatif kecil.

Gigi anak akan terus tumbuh hingga mencapai titik puncaknya. Pada umumnya gigi susu kanak-kanak akan tanggal dan diganti dengan gigi dewasa atau permanen saat anak berusia 6-7 tahun.

Benar gigi susu bisa ganti. Tapi jangan juga lalu kita jadi orang tua yang abai. Gigi susu anak dibiarkan tak terawat sehingga berlubang ataupun gigis.

Gigi susu itu menunjukkan jalan bagi tempat keluarnya gigi permanen kelak. Kalau gigi susunya rusak, kemungkinan gigi dewasa akan tumbuh tidak teratur. Sayang, kan? Sehingga penting banget diajari cara menggosok gigi balita.

Nah, untuk itu anak harus dikenalkan dengan kegiatan menggosok gigi. Bukan hanya sekadar menyikat gigi tapi juga harus dengan teknik yang tepat.

Oh iya. Ada cerita soal berkunjung ke dokter gigi di puskesmas saat pandemi nih. Silakan dibaca di artikel ini, ya: Ke Dokter Gigi Di Puskemas Saat Pandemi, Ternyata Begini.

Aturan Sikat Gigi Yang Benar


Cara-menggosok-gigi-yang-benar

Agar gigi tetap terpelihara baik, anak harus dikenalkan dengan cara menggosok gigi yang benar. Langkah-langkahnya sangat mudah dipraktikkan. Hanya saja butuh ketekunan orang tua dalam membimbing. 

Pada umumnya anak sudah bisa menyikat gigi secara mandiri saat berusia 6 tahun sehingga sudah bisa diajari cara menggosok gigi yang benar untuk anak SD.

Oh ya, supaya acara sikat giginya menyenangkan, biarkan anak memilih sikat dan pasta gigi yang disukainya. Ada banyak sikat dan pasta gigi yang menarik bagi anak. Menyikat gigi dengan pasta gigi berkilauan rasanya sangat menyenangkan.

Pastikan juga area untuk menggosok gigi itu bersih, terang, nyaman dan aman. Ga seru kan kalau lagi gosok gigi tiba-tiba nongol kecoa atau laba-laba?

Pastikan juga air tersedia banyak biar makin semangat. Kalau anak menyikat gigi di wastafel, bagus juga jika ada cermin di depannya sehingga anak bisa melihat proses gosok giginya.

Sudah siap? Yuk, kita gosok gigi dengan urutan menggosok gigi yang benar seperti berikut.

Gunakan pasta gigi secukupnya

Untuk batita, pasta giginya cukup sebesar bulir padi. Untuk 3-6 tahun gunakan pasta gigi sebesar biji jagung.

Posisi sikat gigi 

Pegang sikat gigi menghadap gigi seri di perbatasan antara gigi dan gusi dengan sudut kemiringan kurang lebih 45°. Susah amat harus segitu sudutnya? Kira-kira aja ya. Yang jelas tidak sejajar atau tegak lurus dengan gigi seri.

Area yang disikat

Sikat dulu wilayah gigi yang paling dekat gusi baru ke area lain. Lakukan dengan gerakan pendek-pendek sehingga setiap gigi bisa digosok dengan baik.

Gosok bagian dalam dan luar gigi. Tetap dengan gerakan pendek-pendek.

Gosok bagian pengunyahan gigi geraham dengan teliti. Bagian ini banyak lekuknya, jadi harus ekstra teliti. Sikatlah bagian atas geraham dengan arah horizontal.

Gosok bagian dalam gigi seri. Posisikan sikat hampir vertikal. Gosok perlahan dengan gerakan vertikal.

Minimal 2 menit

Temani anak menyikat gigi selama minimal 2 menit. Orang tua bisa menyetel alarm, atau sambil menyanyikan lagu sikat gigi, atau pakai feeling. Nah!

Berkumur

Kumur setelah selesai menyikat gigi. Ajari anak untuk menghisap air lalu menahannya di mulut beberapa saat. Beri contoh anak untuk menggoyang-goyangkan pipi agar air bergerak di dalam mulut, lalu keluarkan.

Sebagian anak masih kesulitan berkumur. Kadang malah airnya ditelan. Untuk mengatasi masalah ini, coba gunakan air matang untuk berkumur.

Selesai! Gigi sudah bersih dan mulut terasa segar. Cara menggosok gigi yang benar insya Alloh akan menjaga gigi kita tetap kuat dan sehat hingga akhir hayat.


0 Comments