Skip to main content

Menikmati Manfaat Dari Teh Celup Bersama Keluarga

Liburan akhir tahun ke Jogja yang baru lalu selain membawa pengalaman baru dan semangat baru ternyata juga membangkitkan kesenangan lama: ngeteh. Ibu saya punya kebiasaan minum teh pagi dan sore. Jadilah saat di Jogja kami menikmati teh juga. Pulang ke Madiun, masih terbawa suasana, kami juga menikmati lagi teh meski tidak sesering di Jogja yang bisa sehari dua kali. Sehari sekali saja cukup, di pagi hari menikmati manfaat dari teh celup bersama keluarga.

manfaat-dari-teh-celup

Kalau saya sih suka teh yang agak bening dan manis. Kata suami saya kemanisan, tapi saya bilang enggak. Ya maklum, orang Jogja, jadi suka sama yang manis-manis, hehe... Tapi kalau soal teh yang ga terlalu kental, saya dan suami sepakat. Anak-anak? Untuk sementara ini ngikut pendapat kami.

Teh dikenal sebagai minuman yang kaya manfaat. Di antaranya, yang paling saya rasakan adalah teh memberikan rasa segar pada tubuh. Nyandu? Ada yang bilang begitu, tapi menurut saya tidak. Rasanya segar saja, dan mood jadi baik. Teh buat saya enak diminum hangat dan juga dingin. Kalau sedang makan di warung atau restoran, paling aman kalau pesan es teh sebagai minumannya. Kenapa? Soalnya harganya merakyat. Di warung paling hanya 2.500 - 3.000 rupiah saja. Di restoran berkisar 5.000-an, tergantung restorannya juga, hehehe...

manfaat-dari-teh-celup

Teh hangat paling enak diminum saat hujan di sore hari sambil ditemani camilan seperti pisang kepok goreng. Ahhh..enak banget deh. Tubuh jadi hangat, pikiran segar dan nyaman. Siapa yang setuju? Ngacung!!

Selain bikin badan nyaman, teh hangat juga bisa mengobati penderitaan saat mabuk perjalanan. Jangan bilang ga percaya sama saya ya, soalnya saya ini dulunya jagoan mabuk perjalanan. Naik bis kota aja bisa mabuk lho, parah ya. Nah, pernah tuh pas saya dalam perjalanan ke Semarang saya mabuk berat gara-gara naik bis. Untuk meredakannya, saya minum teh hangat yang manis. Mual-mual pun berangsur menghilang.Bisa juga segelas teh hangat tanpa gula dicampur dengan jamu anti masuk angin, lalu diminum. Badan rasanya langsung segar, masuk angin kabur. Sudah sering sih saya menaklukan masuk angin dengan cara ini.

Baca juga: A Sick Backpacker Who Made It To Semarang

Teh Celup Atau Teh Tubruk?

Itu sih sesuai selera saja ya. Ada yang suka teh celup karena praktis, ada juga suka teh tubruk karena sensasi ribetnya yang ngangenin. Hehehe... Iya lho, kalau di daerah asal Bapak saya di Kebumen, Jawa Tengah, teh di sana disajikan sama daun-daunnya gitu, jadi ga disaring. Daun-daun tehnya pada kemampul di atas. Apa sih kemampul? Anu...itu lho terombang-ambing di permukaan air. Apa coba?

Kalau teh celup, saya biasanya menggunakan satu kantong untuk sekeluarga. Celup sebentar, pindahin ke gelas lain dan seterusnya. Sebentar aja, soalnya saya kan suka teh yang bening, ga kental. Yang penting ada aroma tehnya. Saya mah orangnya fungsional aja hehehe...

Teh celup juga jadi andalan kalau pas ada acara seperti lebaran di rumah. Wih, enak banget,, praktis, ga pakai ribet bikin dekokan teh. Asal sedia air panas sama cangkir-cangkir aja, tinggal celup-celup.
 

Itu cerita saya soal teh. Teman-teman suka minum teh juga ga? Sehari berapa kali? Bening apa kental? Cerita dong, cerita. Kali aja ada pengalaman seru saat minum teh.

Comments

  1. Kalau saya lagi rajin minum teh hijau yang pahit utk menurunkan kadar gula darah setelah makan karbo.

    ReplyDelete
  2. Sama...aku satu teh celup bisa buat 3 gelas😁

    Klo yang model teh tubruk tanpa saring..paling untuk ngredain mules klo mkn sambalnya over mba. Selebihnya suka teh celup, praktis

    ReplyDelete
  3. Hehehe.. Teh ini popularitasnya udah dekat dengan air putih ya. Aku juga suka teh. Tapi ga tiap hari minum sih. Sesekali aja terutama kalau lagi makan di resto😊

    ReplyDelete
  4. Aku sukanya teh tubruk yang disaring mbak, hahaha.. daripada teh celup sih rasanya jauh enakan teh tubruk tapi selera orang mah beda-beda kok ya.. Ah jadi pengen ngeteh dulu.

    ReplyDelete
  5. anakku mada biasa dibikinin teh sariwangi yg warnanya coklat, sore ini stok sariwangi entek dan mada protes gara2 aku pake teh celup merek lain dan warnanya coklat muda alias bening bangeeet

    aku wajib minum teh hangat setelah mandi pagi, soalnya gampang masuk angin ehehe

    ReplyDelete
  6. Sebetulnya lebih enak teh tubruk. Biasanya lebih wangi. Tapi untuk kepraktisan memang lebih enak bikin teh celup. Saya suka yang agak kental. Apalagi mint tea. Enak banget :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.

Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo.

Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP."

Naluri saya bekerja, apa maksudnya 'mengunci'? Ternyata betul dugaan saya, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.

Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.

Pernah si Ayah usul supaya si Mas diberi HP saja biar tidak mengusili HP orang tuanya, tapi saya tolak. Begini saja sudah bikin yang aneh-aneh, apalagi kalau punya sendiri. Lagipula bahayanya sangat besar kalau anak yang umurnya saja belum ada 7 tahun sudah punya HP sendiri.

Baca jug…