Tampil Cantik, Aman Dan Nyaman Saat Menyusui

Nah, topiknya perbayian lagi. Hehehe...iya...maklumlah saya kan ibu baru (lagi). Mohon dimaklumi ya kalau yang dibahas lagi-lagi soal baby. Memang gitu ya, ibu baru itu segala macam dibahas. Dari yang bayi kegerahan, bayi sakit, alat perah ASI sampai bahas gimana biar tetap tampil cantik, aman dan nyaman saat menyusui.

Ibu menyusui itu tergolong makhluk peka. Ada rasa bahagia sedikiiit aja, ASInya bisa langsung melimpah. Pun jika terjangkiti rasa sedih, produksi ASI langsung seret. Jadi perkara aman dan nyaman saat menyusui itu penting banget. Soal tampil cantiknya? Ya penting dong. Ibu yang bahagia memancarkan kecantikannya. Jadi para bapak ingat ya, cantiknya istri itu adalah salah satu prestasi Anda. Maka buatlah istri Anda senantiasa bahagia.

Apa sih?

Balik ke soal menyusui. Hormon cinta alias si oksitosin akan melancarkan ASI. Maka ga heran kalau ada ibu yang cuma dengan mendengar tangisan bayinya saja sudah keluar ASInya. Ya karena saking cintanya kepada buah hati. Saat menyusui, ibu butuh suasana tenang dan nyaman termasuk terjaminnya privasinya. Bisa dibilang bahwa saat menyusui itu adalah hak istimewa ibu dan bayi. Jadi kalau ada bayi lagi nyusu jangan diganggu ya. Biarkan bayi berduaan dengan ibunya.

Baca juga: Merawat Bayi Di Cuaca Panas

Tapi, kadang tak selalu keadaan mendukung privasi. Ketika di ruang publik seperti pusat perbelanjaan, bandara, terminal, stasiun atau sekolah, ruang untuk berduaan saja hampir ga ada. Terus gimana acara menyusuinya? Ya harus tetap berjalan dong, kan disusui itu hak bayi. Nah, biar aman dan nyaman, ibu perlu busana menyusui.

Macam-Macam Busana Menyusui Yang Aman Dan Nyaman Di Ruang Terbuka

Kalau orang dulu, ketika harus menyusui secara 'terang-terangan' biasanya mereka pakai kain untuk menutupi diri dan bayinya. Misal pakai jarik yang dipakai untuk menggendong. Pas bayi minta nenen tinggal buka aja tuh jarik, tutupkan ke dada dan kepala bayi. Insya Alloh aman dan nyaman. Bayi masih bisa menyusu dan jalan napas tetap terbuka.

Ada juga ibu menyusui dengan apron. Bukan apronnya Masterchef lho ya, hehe...ini celemek besar untuk menyusui. Kalau saya pernah lihat sih tapi di situs luar negeri. Kalau lihat secara langsung di Indonesia, belum pernah. Di kota besar mungkin sudah banyak yang pakai apron ini. Mirip sama jarik tadi, saat bayi mau nyusu, apron ditutupkan ke bayi. Apronnya sendiri dah dipakai sang ibu ya.

Terus cara ketiga adalah dengan pakai baju menyusui. Ini kayaknya yang mutakhir deh. Cmiiw ya. Baju menyusui ini dirancang khusus di bagian dada bisa dibuka tapi ga kelihatan dari luar. Keren kan? Ibu-ibu bisa menyamar kalau pakai ini. Yang kelihatan cuma si bayi yang nemplok manja di dada ibu.

Kalau yang ini sudah banyak tuh berseliweran di toko-toko online. Modelnya cakep-cakep, warnanya keren dan bahannya nyaman. Harus dong ya, soalnya saat menyusui itu terjadi transfer energi dari ibu ke bayi. Betul kan, Bu-Ibu?

Yang namanya barang bagus tentu saja harganya lumayan. Ya gimana dong, namanya desain itu memang mahal. Saya paling salut sama orang yang pintar mendesain. Kok bisa, gitu. Saya aja ga kepikiran. Ya kalau saya bisa udah jadi desainer kali. Hahaha...

Eh enggak juga sih harga baju menyusui selalu mahal. Ada tuh baju menyusui dengan harga bersahabat di Harbolnas Hijup. Diskonnya mantap jiwa. Siap-siap aja ya, Bu, besok tanggal 12 bulan 12, itu hari ketika banyak barang bagus dijual murah.
Hari itu adalah Hari Belanja Online Nasional alias Harbolnas. Di Hijup.com banyak barang kece yang diskonnya dobel-dobel. Mulai dari busana macam gamis, tunik, blus, vest, sampai mukena dan asesoris serta kosmetik. Woooh...kan?

Iya, jadi ingat-ingat tanggalnya, ya, biar ga ketinggalan. Eh, tapi tetep lho, ya, belanjalah dengan bijak. Beli yang diperlukan bukan yang sekedar diinginkan.

Gitu deh, Bu-Ibu. Menyusui memang harus aman dan nyaman kan, ya. Giliran para bapak nih yang punya tugas menjaga keamanan dan kenyamanannya dengan menyediakan fasilitas yang memadai. Setuju ga, Bu?

Comments

  1. Setuju.. ayo para bapak, sediakan sarana dan prasarana menyambut harbolnas 😃

    ReplyDelete
  2. saya lebih fokus baca paragraf awal gimana situasi hati berpengaruh pada produksi asi mbak. Jadi lupa ada event harbolnas di paragraf bawahnya T.T

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Sila berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular Posts