KEB

KEB

BPN

BPN

About Me

About Me
Diah is here! Mom of three boys.

Cara Mendaftar Haji, Perhatikan Dokumen Ini

11 komentar

 

Cara-daftar-haji

Hai, assalamu alaikum.

Berangkat haji adalah salah satu rukun Islam. Wajib bagi yang mampu. Setiap muslim hendaknya bersungguh-sungguh memiliki niat dan usaha untuk bisa pergi haji. Jika persyaratan fisik dan keuangan terpenuhi, segeralah mencari tahu bagaimana cara mendaftar haji.

Mendaftar haji di Indonesia termasuk kegiatan yang sangat diminati meski perlu keluar ongkos banyak. Terbukti dari mengularnya antrean pergi haji yang bisa mencapai puluhan tahun. Bagi yang masih muda, ada baiknya segera membuka tabungan haji.

Ibadah haji memang istimewa. Ada syarat kemampuan fisik dan finansial di dalamnya. Tak heran jika balasannya surga. 

Berbeda dengan rukun Islam lainnya: membaca syahadat, sholat, puasa dan zakat, ibadah haji merupakan rangkuman dari rukun yang lain.

Syahadat, sholat dan puasa adalah ibadah fisik saja. Orang tidak perlu membayar untuk bisa bersyahadat, sholat dan puasa. Sedangkan zakat adalah ibadah harta saja. Hanya yang berharta dan hartanya mencapai batas minimal, wajib berzakat.

Haji istimewa karena untuk pergi haji orang perlu biaya dan fisik yang prima. Oleh karenanya hanya muslim yang memenuhi kedua syarat itulah yang wajib melaksanakannya.

Langkah Mendaftar Haji: Buka Rekening Di Bank

Cara mendaftar haji yang pertama adalah niat yang lurus dan benar, ikhlas karena Alloh, bukan untuk mendapat pujian atau niat duniawi lainnya.

Setelah niat terkumpul, langkah selanjutnya adalah membuka rekening tabungan haji di bank. 

Pergilah ke bank yang ditunjuk pemerintah dan buka rekening di sana.

Syarat: 

  • Setoran pembukaan minimal. Jika di BRI Syariah 500.000 (mengendap di bank, tidak bisa dicairkan).
  • Berusia minimal 12 tahun dibuktikan dengan KTP asli/akta kelahiran.
  • Membawa fotokopi KTP, Kartu Keluarga alias KK dan fotokopi surat nikah/akta kelahiran/ijazah maksimal SLTA.
  • Mengisi formulir pembukaan rekening seperti pada umumnya: nama lengkap, nama ibu kandung, pekerjaan, penghasilan, dan lain-lain.
  • Mengisi formulir pernyataan apakah memiliki NPWP atau tidak.
  • Melakukan setoran hingga mencapai batas minimal. Saat ini 25 juta rupiah. Total 25.500.000 rupiah termasuk setoran awsl minimal yang mengendap di bank.
  • Jika sudah mencapai 25 juta rupiah bisa mendaftarkan diri untuk menjadi calon jamaah haji dan mendapat nomor porsi.
  • Menyiapkan pas foto 3x4 dan 4x6.
  • Menyiapkan materai. Kalau tidak bawa, bisa beli di bank.
Cara-daftar-haji-terbaru
Formulir pembukaan rekening

Cara-daftar-haji-2020
Surat Pernyataan NPWP


Tabungan-haji-bri-syariah
Buku Tabungan Haji BRI Syariah


Cara Mendaftar Haji Untuk Mendapat Nomor Porsi

Apabila tabungan sudah mencapai jumlah minimal yang ditentukan pemerintah, nasabah bisa langsung mendaftarkan diri sebagai calon jamaah haji.

Pihak bank akan melakukan verifikasi terhadap tabungan nasabah dan memberikan blangko untuk diisi. Tidak perlu khawatir, teller bank siap membantu.
  • Pas foto 3x4 dan 4x6 15 lembar (dipakai di bank dan di kantor Kemenag. Lebihkan jumlahnya untuk antisipasi daripada kurang). Latar belakang putih dengan proporsi wajah 80%. Untuk calon jamaah haji yang perempuan fotonya wajib berjilbab.
  • Fotokopi KK dan bukti identitas lain (boleh pilih akta kelahiran, surat nikah atau ijazah)
  • Mengisi blangko pendaftaran

Syarat-daftar-haji-terbaru
Syarat mendaftar haji


Nah, yang perlu diperhatikan di sini, data pada bukti identitas yaitu pada akta kelahiran atau surat nikah atau ijazah harus sama dengan yang tercantum di KK

Pengalaman saya saat mendaftar kemarin, data nama ayah kandung di surat nikah tidak sama dengan di KK. Di surat nikah tercantum nama lengkap bapak saya, sedangkan di KK nama bapak saya disingkat.

Untuk mengatasi masalah tersebut pihak bank menyarankan saya untuk memperbaiki data KK. 

Sempat syok juga, tapi pihak bank meyakinkan kalau proses pendaftaran tetap bisa berjalan. Perbaikan KK bisa disusulkan. 

Perbaikan Kartu Keluarga bisa dilakukan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) setempat.

Selesai divalidasi, calon jamaah mendapat lembar bukti setoran awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji atau yang biasa disingkat dengan BPIH.

BPIH-2020
Bukti setoran awal BPIH


Langkah Mendaftar Haji Selanjutnya: Ke  Kantor Kemenag Setempat

Saat akan ke kantor Kemenag, perhatikan jam kerja. Datang pagi lebih bagus. Siapkan dokumen dari bank dan foto. 

Di kantor Kemenag akan dimintai berkas dari bank dan pas foto. Juga mengisi blangko kecil berisi data diri beserta tinggi badan, berat badan, golongan darah. Setelah beres, pendaftar masuk ke bagian pendaftaran haji untuk mendapatkan Surat Pendaftaran Pergi Haji alias SPPH.

Di sana tiap pendaftar dicek berkasnya, difoto dan melakukan cap jempol kanan dan kiri masing-masing 4x. Semua sudah terkomputerisasi. 

Kemudian pendaftar diminta mengecek data yang akan dicetak. Pastikan semua data benar. Setelah itu akan dicetak 5 lembar dan kelimanya harus ditandatangani calon jamaah haji. 

Lembar 1 SPPH diserahkan kepada calon jamaah dan harus disimpan bersama lembar asli BPIH dari bank. Simpan lembar SPPH tersebut dengan rapi dan dilaminating. Waktu keberangkatan masih puluhan tahun lagi, sehingga wajib disimpan dengan baik. 

Cara mengecek tahun keberangkatan cukup mudah. Masukkan nomor porsi yang ada di bagian kanan atas SPPH ke situs kemenag ini. 

Cara-cek-keberangkatan-haji
Cek keberangkatan haji

Saya sendiri dapat kesempatan berangkat haji insya Alloh tahun 2050. Wah, masih menunggu 30 tahun lagi. Benar-benar antre puluhan tahun. Tidak apa-apa. Yang penting sudah berniat dan berusaha. Namanya juga tamu undangan Alloh. Hanya Dialah yang berhak menentukan kapan tamu-Nya diundang. Ibadah haji memang istimewa.

Ringkasnya cara mendaftar haji adalah:

  1. Membuka rekening di bank syariah.
  2. Mendaftar haji saat saldo tabungan sudah mencapai jumlah minimal. Saat ini sebesar 25 juta rupiah.
  3. Menyiapkan pas foto 3x4 dan 4x6 jumlahnya tergantung lokasi pendaftaran. Cetak lebih banyak dari yang disarankan untuk berjaga-jaga.
  4. Mengetahui golongan darah, tinggi dan berat badan. 
  5. Menyiapkan fotokopi KTP dan KK. 
  6. Siapkan juga akta kelahiran atau ijazah (maksimal ijazah SLTA) atau surat nikah. Pilih salah satu.
  7. Pastikan nama calon jamaah dan nama orang tua sama semua penulisannya di dokumen yang akan diserahkan.
  8. Menunggu validasi dari bank saat sudah mencapai saldo minimal dan mendapat lembar bukti setoran awal BPIH.
  9. Membawa semua berkas dari bank ke kantor Kemenag setempat.
  10. Menyimpan baik-baik lembar Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH).

Demikian cara mendaftar haji tahun 2020. Semoga bermanfaat.





Related Posts

11 komentar

  1. Aku dulu pas ndaftar salah foto mba. Ngertine proporsi gambar e seperti biasa. Trus cetak akeh. Sampai kntr Kemenag Sleman...nembe moco syarat yang 80% wajah...

    Ndadak ngecrop...cetak meneh😀

    Btw, asline aku ya mikir...klo kmdian kita berangkat puluhan tahun berikutnya, fotonya kan udah beda jauuuh sama ntar di dokumen haji nanti.

    Besok pas berangkat, sudah simbah2 ya kita


    BalasHapus
    Balasan
    1. Kita kebagian antre lama sih ya jd fotonya mungkin sdh beda besok.

      Ha...iya...aku insya Alloh 73 tahun.

      Hapus
  2. Terima kasih sharing ya mba.. Insya Allah bermanfaat bagi pembaca muslim yg sedang merencanakan perjalanan hajinya..

    BalasHapus
  3. Semoga semuanya lancaaaarrr dan berkah ya Mba.
    Artikelnya super duper sarat manfaat
    buat pembaca yg mau haji, jadi ada bayangan to-do-list nya yak

    BalasHapus
  4. Terima kasih informasinya ya mba. Ya Allah, masih nunggu 30 tahun lagi ya mba dirimu. Insya Allah dimudahkan dan dipercepat ya mba, biasanya kan ada kan yang maju beberapa tahun gitu.

    Doakan aku juga ya mba semoga keluarga kami diberi kesempatan untuk diundang menjadi tamu di baitullah ini. Aamiin aamiin...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaamiiin. Semoga kita bisa jadi tamu Alloh yg baik ya, mbak.

      Hapus
  5. Sharingnya bermanfaat sekali Kak, nanti saya info ke teman yg butuh ini. Biar semangat dia nabungnya ke Tanah Suci

    BalasHapus
  6. Terima kasih sharenya mba, jelas banget ini. Nanti aku mau share ke sodara dan mertua yg mau daftar haji deh :) Kebetulan mertua juga sempat tanya gini, dan aku ga paham. hehehe

    BalasHapus

Posting Komentar