Satu Hari Menjelajah Magelang


Libur lebaran sudah berakhir, tetapi libur kenaikan kelas baru dimulai. Ada tiga pekan masa libur anak-anak yang mau ga mau harus diisi dengan kesibukan biar ga pada bete.

Pas sekali bulan Juli akan ada sepupu saya yang menikah di Magelang. Wah, kesempatan emas nih untuk piknik menjelajah Magelang meski cuma satu hari.

Kalau dengar nama Magelang sih ingatnya langsung Borobudur, ya. Ga salah karena memang candi Buddha terbesar ini berada di sana.

Rencananya setelah selesai syukuran pernikahan sepupu saya, saya mau ajak anak-anak ke Borobudur. Anak-anak juga belum pernah ke Borobudur. Jadi, kenapa enggak?

Sayangnya acara jelajah Magelang kami ini bakalan cuma satu hari!

Satu hari!

Jadi ada baiknya menghemat tenaga sebelum ke sana.

Dari Madiun Naik Kereta Api, Mampir Dulu Ke Jogja, Baru Jelajah Magelang

Berangkat dari Madiun naik kereta api bisa jadi pilihan. Beda dengan naik mobil atau bus, naik kereta api itu lebih cepat sampai dan lebih santai. Kita bisa jalan-jalan di kereta, ga terpaku duduk saja.

Bahagia naik kereta api


Beli tiket kereta api sekarang makin gampang. Dari rumah aja bisa pakai aplikasi Pegipegi.



Tampilannya segar dan juga gampang dipahami. Mau beli tiket kereta api, tiket pesawat atau booking hotel bisa dengan aplikasi ini.

Misalnya nih saya mau beli tiket kereta api. Ya udah, tinggal klik gambar kereta api, nanti muncul stasiun keberangkatan dan tujuan, tanggal keberangkatan dan jumlah yang mau berangkat.

Bisa disetel sekali perjalanan atau pulang-pergi sekalian.



Nanti muncul kereta apa saja yang tersedia. Bisa diurutkan dengan filter. Mau yang paling murah atau paling awal berangkat, misalnya. Bisa difilter.



Nah, ini saya sudah nemu kereta yang cocok. Nanti muncul rincian perjalanan dan rincian harganya.




Kalau sudah, tinggal isi data penumpang lalu klik bayar dan selesaikan pembayaran.

Oya, sesuai ketentuan PT. KAI, anak di bawah usia 3 tahun dimasukkan kategori 'Bayi' dan tidak perlu membayar karena ia tidak dapat tempat duduk sendiri alias dipangku.

Gampang banget, kan

Di aplikasi Pegipegi juga ada tawaran promosinya. Kayak yang ini nih tiket pesawat murah.


Jelajah Magelang, Ya Ke Borobudur


Jalur ke Borobudur ini merupakan jalur utama dari Jogja.

Candi yang penuh karisma ini terakhir saya kunjungi pas saya masih SD. Waduh...berapa puluh tahun yang lalu itu? 😆😆

Baca juga: Oleh-Oleh Liburan Ke Jogja

Saya bersemangat sekali menceritakan soal candi berdimensi 123 x 123 x 35 meter ini kepada anak-anak. Bagaimanapun mereka sebaiknya pernah ke sana meski cuma sekali.

Menjelajahi enam teras utamanya, menikmati 2.672 panel relief di dindingnya, menghitung jumlah stupa dan mendaki puncaknya.


Borobudur
Borobudur, Magelang. Sumber gambar: Wikipedia

Ke Borobudur itu berarti saya harus siap dengan materi pelajaran sejarah. Bukan mustahil nanti di sana anak-anak akan bertanya soal banyak hal terkait Borobudur.

Bahkan mungkin bukan cuma soal sejarahnya tapi juga soal teknik pembangunan Borobudur.

Terus di sana yang saya suka selain pemandangan candi yang indah, juga ada kesempatan anak-anak bertemu wisatawan mancanegara. Siapa tahu mereka berani mencoba menyapa turis-turis itu, ya, kan?

Tantangan selanjutnya nanti adalah saya dan suami harus menyiapkan fisik soalnya bawa si Adek yang mau ga mau nanti pasti pecicilan di sana.

Mau bawa baby stroller kayak pas di Gembira Loka Zoo Jogja? Hmm...bisa juga sih.

Setelah Dari Borobudur, Jelajah Magelang Ke Mana Lagi?


Setelah ke Borobudur saya cuma pingin mampir ke sentra pembuatan cobek. Iya sih, siapa juga yang bawa anak kecil dan masih kuat jalan jauh setelah dari Borobudur?

Sentra cobek ini terkenal karena kualitas batu andesitnya yang bagus. Batu yang mungkin bersumber dari tempat yang sama dengan Borobudur.

Sebetulnya saya ga ingin beli cobek, tapi beli alu dan lumpang untuk keperluan bikin jamu di rumah.

Sentra cobek ini sebetulnya terletak di Muntilan yang merupakan bagian dari Kabupaten Magelang.

Di sana juga banyak kerajinan dari batu. Kerajinan batu di sana menghadirkan tidak cuma cobek dan ulekannya tapi ada juga aneka miniatur, asbak dan bahkan patung berkualitas ekspor.

Sekarang ada juga cobek katakter yang lucu-lucu. Ada karakter tokoh kartun, ada juga cobek berbentuk buah-buahan. Ga cuma bunder aja!



Mana tahu nanti tertarik bawa hiasan untuk di rumah juga, ya, kan? Bukan patung, sih, mungkin kap lampu untuk taman.

Untuk oleh-olehnya gimana? Saya sudah punya rencana beli makanan khas Magelang, yakni Wajik Ny. Week dan Getuk Trio.

Sebetulnya Wajik Ny. Week ini khasnya Muntilan, daerah di Selatannya Magelang. Tapi kalau dari Magelang ke Jogja selalu lewat Muntilan. Jadilah mampir karena searah.

Wajik Week. Sumber gambar: visitmagelang.id

Kalau Getuk Trio ini asli Magelang. Khas banget, ada 3 warna di tiap getuknya. Pink, putih dan coklat. Saya kalau makan biasanya saya preteli tiap warnanya. 😆😆😆

Yang spesial dari Getuk Trio ini adalah kenangannya. Dulu pakde saya (masnya Bapak) kalau berkunjung ke rumah dari Banjarnegara sering bawain ini.

Getuk Trio Magelang. Sumber gambar: isroi.com

Sebenarnya masih ingin jelajah Magelang lagi. Pingin nyobain jembatan kaca di Taman Kyai Langgeng yang konon kalau diinjak bunyi pecah gitu. Seru kayaknya!

Atau ke Ketep Pas, menikmati pemandangan alam yang luar biasa. Atau ke kebun bunga matahari.

Tapi kata suami saya, "Lain kali aja."

Iya sih. Cuma satu hari, mana bisa jelajah Magelang sampai tuntas.

Wuah...itulah rencana yang banyak untuk menjelajah Magelang. Itu saja sudah menghabiskan banyak tenaga, lho. Teman-teman sudah menjelajah Magelang? Ke mana saja? Ceritain dong di kolom komentar. Yuk, yuk!



Comments

  1. Bener, ke Borobudur aja udah luas banget.. klo bawa anak2 kayaknya udah capek.. tapi klo mo nambah lagi, gpp mba..ke Kyai Langgeng. Anak2 pasti enjoy juga di sana. Btw, asyik ya...pesen kereta lewar pegi2, tanpa antri..bisa langsung dr smartphone

    ReplyDelete
  2. Wah seru banget nih menjelajahi Magelang, ke Candi Borobudur juga tuh hehe

    ReplyDelete
  3. Wah cuma satu hari nih ya Mbak di Magelangnya. Nggak puas atuh hehe

    ReplyDelete
  4. Wah lucu banget tuh Mbak cobeknya. Apalagi gambarnya doraemon gitu huhu lucu

    ReplyDelete
  5. Wah seru nih pastinya berangkat naik kereta api lalu dilanjutkan dengan menjelajahi Magelang

    ReplyDelete
  6. Saya sendiri sudah pernah 2 kali kalau ke Candi Borobudur. Saat acara rekreasi sekolah hehe

    ReplyDelete
  7. wah belum pernah ke magelang padu lewat saja

    ReplyDelete
  8. trakhir ke magelang, aku cuma ke borobudur dan ketep pass. emg ga cukup ya mba waktunyaaa. perlu nginep kalo mau jelajah magelang lbh jauh. aku sendiri lbh pgn nyibain aneka khas kuliner di sana. kata temenku ada mangut yg enaaak bgt di magelang. naah aku pgn coba itu :D. kapan2 hrs mampir dan rencanain stay kalo ksana

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular Posts