Skip to main content

Hijab Cantik Dari Hidden Pearls



Sebagai ibu dari tiga anak laki-laki, saya sadar kalau saya ini paling cantik di rumah (meski belum mandi dan ga sempat dandan sekalipun). Hehehe... Meski gitu, meski ga sempat dandan maksudnya, saya paling perhatian sama busana. Bukan saya punya banyak koleksi busana ya, tapi karena buat saya berbusana yang memenuhi syarat itu penting. Termasuk dalam hal hijab yang kalau saya nyebutnya jilbab atawa kerudung heheh... karena berbusana muslim itu identitas bukan cuma seragam.

Pas menjelang akhir tahun kemarin saya dapat info kalau Hidden Pearls, sebuah situs jualan hijab online menawarkan blogger untuk mereview produk mereka. Wooo...gratisan...mau dong...

Setelah mengajukan diri dan disetujui, saya pun boleh pilih 2 hijab yang saya sukai di www.hidden-pearls.co.uk. Saya pilih Spanish Pink dan Azzure Blue dari seri Deluxe Plain Hijab.


Kenapa pilih yang plain alias polos? Padahal di Hidden Pearls banyak tuh hijab bermotif yang cantik-cantik. Hu um, soalnya saya suka hijab polos. Gampang di-mix and match sama baju yang ada, gitu. Hijab polos juga kesannya elegan, sederhana, bisa dipakai untuk acara resmi ataupun santai.

Baca juga: Pengalaman Unik Gara-Gara Berjilbab

Hijab dari Hidden Pearls ini bahannya 100% polyester. Lembut, halus, lumayan tebal jadi ga tembus pandang dan jatuhnya enak, jatuh tapi ga licin-licin amat. Ada sisi yang berkilauan untuk dipakai di sebelah luar.



Hijab ini setelah saya pakai ternyata panjang dan lebar, saudara-saudara. Panjangnya saja 200 cm dan lebarnya 85 cm. Saya ukur beneran nih pakai meteran. Gede ya. Jadi bisa dililit-lilit dan menutup saya secara sempurna gitu. Alhamdulillaah.

Baca juga: Pangling Karena Ia Berjilbab

Di Hidden Pearls ga cuma ada hijab buat perempuan dewasa, ada juga children hijab, wedding hijab, party hijab, hijab pin, under hijab dan Islamic gift. Pengirimannya ke berbagai negara lho. Nih, punya saya aja nyampai. Penasaran? Boleh intip www.hidden-pearls.co.uk, pilih yang kalian sukai dan rasakan that hijabi feeling!

Comments

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.

Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo.

Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP."

Naluri saya bekerja, apa maksudnya 'mengunci'? Ternyata betul dugaan saya, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.

Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.

Pernah si Ayah usul supaya si Mas diberi HP saja biar tidak mengusili HP orang tuanya, tapi saya tolak. Begini saja sudah bikin yang aneh-aneh, apalagi kalau punya sendiri. Lagipula bahayanya sangat besar kalau anak yang umurnya saja belum ada 7 tahun sudah punya HP sendiri.

Baca jug…