Skip to main content

Liburan Impian Akhir Tahun Ke Karimun Jawa

Sudah akhir November ini, ya? Uww...ga terasa tiba-tiba sudah di penghujung tahun. Berarti sebentar lagi anak-anak akan UAS terus libur.

Libur akhir tahun sekaligus akhir semester ini bakalan jadi pembayar libur lebaran yang kemarin cuma kami lalui di rumah saja. Tidak ke mana-mana karena dedek bayi baru lahir. Pingin liburan ke tempat yang fresh gitu, sembari mengenalkan Indonesia ke si sulung dan si tengah yang sudah kelas 3 dan 2 SD.

Baca juga: Lebaran Tanpa Kampung Halaman Lagi

Penting lho anak sekolah diajak piknik. Sambil belajar, soalnya. Lihat daerah lain, jadi belajar IPS, kan? Jadi, anak bisa lihat objek wisata yang pernah mereka baca di buku paket. Bukan cuma IPS sih, ada kesempatan belajar norma setempat, bahasa, kebiasaan dan macam-macam lagi.

Berlibur ke mana? Saya punya liburan impian akhir tahun ke Karimun Jawa! Kenapa? Karena saya belum pernah nyebrang pulau, hahaha... Iya sih, tapi juga karena anak saya laki-laki semua. Asyik kayaknya kalau diajak menginap di villa dekat pantai sambil menikmati aktivitas luar ruang yang beragam. Biar ga pada main game melulu!

Dichecklist dulu yuk, mau ke mana, berapa lama dan pakai sarana transportasi apa ke sananya.

Liburan Ke Karimun Jawa, Mau Ke Mana Saja?

Ke Karimun Jawa tentu harus menikmati pantainya dong. Ada Pantai Annora, Pantai Barakuda, Pantai Batu Putih. Semuanya cantik.

Sumber gambar: www.nasirullahsitam.com

Selain pantai, pingin banget ajak anak-anak kenalan sama anak-anak hiu di penangkaran hiu. Ngeri-ngeri seru kan, yaaa...

Sumber gambar: https://bidadariberkerudungbiru.wordpress.com/2012/05/07/jurnal-karimun-jawa

Terus, biar pada seger, pingin juga bisa jalan-jalan ke hutan mangrove. Wah, kalau ini saya juga bakalan seneng banget bisa lihat pohon bakau beneran. Biasanya kan cuma di TV, hehehe...

Berapa Lama Liburan Di Karimun Jawa?

Tiga hari dua malam termasuk perjalanan kayaknya cukup. Biar on budget juga kan? Kalau kelamaan juga bisa bengkak anggarannya.

Ke Karimun Jawa Naik Apa?

Berhubung ini adalah liburan keluarga, maka backpacking tidak dijadikan pilihan. Entar aja itu kalau anak-anak sudah besar biar pada backpacking-an sendiri. Emak ga mau repot. Hahaha...
Iya lah. Mikir pakai apa ke sananya, lewat mana, belum lagi nginep di mana di sana nanti. Walah...kok ya tetep ribet. Belum lagi semua harus sesuai anggaran, jadi milihnya harus yang paling sesuai.

Baca juga: Piknik Ke Pantai Pasir Putih Trenggalek

 Meski sudah ada internet dalam genggaman tapi tetep aja harus mikir ekstra kalau sudah menyangkut soal duit. Cek harga tiket yang termurah, cek villa yang harganya masuk di kantong, ternyata jadi tantangan tersendiri. Cari satu-satu secara manual? Wadaw...

Tapi ternyata ga perlu secapek itu untuk cari tiket dan villa yang sesuai isi dompet. Cukup sekali klik pula! Carinya lewat program tiket pesawat + hotelnya Traveloka. Tinggal masukin aja tujuan kita, tanggal keberangkatan dan kepulangan, jumlah pelancong, rate hotel. Sudah. Nanti muncul kayak gini:

 Simple marimpel kan?

Bukan cuma simple caranya,  tapi harganya juga ikutan simple lho. Diskonnya aja bisa sampai 20%. Kayak pilihan saya itu, diskonnya cihuy kan? Yang jelas pesan tiket pesawat plus hotel via Traveloka itu lebih murah daripada pesan terpisah.

Kalau teman-teman butuh rekomendasi harga tiket pesawat dan hotel, klik aja di sini. Cobain kayak saya tadi. Mumpung masih November, masih ada kesempatan untuk memutuskan mau libur ke mana akhir tahun ini.

Yuk, ah, rencanakan liburan impian akhir tahun sekarang!

Comments

  1. Jadi pengeennnnnn.... Enak ya pasrahin ke traveloka. Nggak ribet.

    ReplyDelete
  2. waaa pengen banget liburan ke karimun jawaaa, mudah2an kesampean whehe

    ReplyDelete
  3. belom kesampaian ke karimun, masih asik jg viewnya yaah :3

    ReplyDelete
  4. Aq juga pengen liburan ke Karimun Jawa, ntar varengan za mbak... ����

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.
Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo. Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP." Naluri saya bekerja, apa maksudnya mengunci? Ternyata betul, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.