Skip to main content

Bayi Melihat Penampakan Di Jendela

Bayi-melihat-penampakan

Ah, judulnya sok bombastis amat, ya! Hahaha...memang begitu sih, bayi melihat penampakan di jendela. Ibu-ibu, yang punya bayi pernah dong mengalami hal seperti ini?

Plis deh, jangan nakut-nakutin.

Nggak nakut-nakutin kok, cuma sekedar berbagi aja. Siapa tahu ada juga ibu-ibu di luar sana yang merasa penasaran dengan yang dilihat si dedek bayi.

Bayi Melihat Penampakan? Benar Ga Sih?


Jadi ceritanya gini. Sebagaimana yang sudah saya ceritakan, saya punya bayi lagi. Anak ketiga ini melengkapi kebahagiaan kami di bulan Ramadan lalu.

Sebagaimana ibu baru, saya merasa takjub kepada makhluk imut ini. Segala perkembangannya saya amati. Pokoknya jadi ibu baru itu norak banget, apa-apa diperhatikan dan diceritakan. Mulai dari bobot si bayi yang naik drastis, si dedek yang udah mulai ngoceh, yang udah bisa miring, tengkurap, senyum, tertawa dan seterusnya.

Serunya jadi ibu masa kini, kiprah si dedek bisa juga direkam di media sosial. Kayak saya yang suka mejeng foto anak-anak saya di akun instagram instagram.com/diahdwiarti. Biarpun fotonya ga karuan, tetep aja saya pajang, hehehe...jangan ditiru ya.

Baca juga: Perubahan Pada Bayi 7 Bulan Yang Kadang Bikin Kecewa

Nah, si dedek kali ini juga hampir sama dengan kakak-kakaknya, sampai usia kira-kira 40 hari tuh masih suka rewel. Yang kalau malam ga mau tidur, yang mintanya tidur sambil diayun digendongan dan macem-macem lagi.

Makanya wajar kalau ibu baru tuh rentan kena depresi karena jatah istirahatnya berkurang drastis. Jadi sangat disarankan bagi para bapak untuk mencarikan ART atau bantuan dari siapapun untuk istrinya. Bener lho ini.

Baca juga: Kehamilan Yang Tak Direncanakan

Di usia 2 mingguan, mata si bayi sudah mulai kelihatan 'berisi'. Dia sudah bisa melihat objek bergerak, meski belum bisa mengikuti dengan cepat. Setelah itu, saat matanya sudah betul-betul matang, kita bisa melihat mata si bayi merespon gerakan.
Masalahnya, ketika hal itu terjadi, juga tiba-tiba si dedek seperti sering melihat 'sesuatu' yang tidak nampak bagi kita. Huaduh...apaan ya yang dilihatnya???

Contohnya, si dedek bayi saya ini, sukanya lihat ke arah jendela. Sudah gitu lihatnya pakai semangat pula. Kaki tangannya bergerak aktif sambil lihat jendela. Ya...ada perasaan horor juga lah saya, karena biasanya mulainya seperti itu tuh habis maghrib.

Dan pas saya cerita ke tetangga, tetangga saya tadi malah makin bikin saya gimana gitu. Bayinya juga dulu sering begitu. Melihat sesuatu? Atau kalau kata orang Jawa teman yang nggak terlihat. Aduhhh...

Tapi, tapi nih ya, saya nggak langsung percaya saja. Soalnya dulu anak-anak saya yang sebelumnya juga begitu. Sering seperti melihat sesuatu yang tidak bisa kita lihat.Masak sih? Pasti ada penjelasan ilmiahnya nih, batin saya.

Lalu saya mulai menyelidiki. Saya mulai ikut menatap 'sesuatu' yang dilihat bayi saya. Ternyata, inilah yang sering dipandang oleh si dedek.

Penjelasan Soal Bayi Melihat Penampakan Di Jendela





Iyes, betul. Tirai jendela kamar.

Ada apa dengan tirai jendela itu? Coba perhatikan penampakan yang ada di baliknya. Bisa lihat? Apa coba?

Rupanya si dedek ini mengamati BAYANGAN yang ada di luar sana yang tereflesikan di tirai. Sebagai informasi aja, di luar jendela itu adalah lokasi jemuran pakaian. Jadi wajar kalau banyak bayangan yang bergerak-gerak di luar sana yang menurut mata dedek itu adalah sesuatu yang mengasyikkan untuk dilihat.

Ohhh...jadi begitu...
Lha tapi kenapa mulainya setelah maghrib? Nah lho.
Gini. Jadi bayi saya itu suka lihat bayangan yang bergerak di luar sana. Saat sesudah maghrib tentu saja tidak ada bayangan yang tercetak di tirai. Makanya dia penasaran dan dengan harap-harap cemas menantikan liukan bayangan di jendela itu. Karena sangat berharap, maka dia tak bisa melepaskan pandangannya dari jendela.

Demikian.

Jadi, apakah bayi melihat penampakan di jendela? Iya. Tapi penampakan yang seperti itu. Ga takut lagi kan kalau bayi kayak melihat penampakan? Plis, ga perlu takut. Ceritain aja pengalaman 'penampakan' bayi yang pernah teman-teman dengar di kolom komentar. Yuk, yuk!

Comments

  1. Hihihi mata bayi lebih awas ya mbak. Kdg dulu baru2 lahir juga anakku pernah matanya liat kanan kiri dgn cepat kaya ngikutin sesuatu. Pdhal ada aku aja. Hiiiii hijihihi

    ReplyDelete
  2. Mba alya dulu suka liatin jendela juga..sambil.senyum2 malah..kayak senyum sama siapa gitu. Kayaknya sih nggak ada bayangan yang tercetak di tirai.

    ReplyDelete
  3. Hahaha.
    Aku bacanya pas tengah malam an Kak Ghifa 3 hari ini setiap jam 1 malam bangun. Hahaha. Jadi, horor sendiri kan.

    ReplyDelete
  4. wah kirain horor mba hehehe uda deg2anbaca judulnya taunya bayangab hehehehe smg sehat2 y de 😘

    ReplyDelete
  5. Seminggu sebelum almarhum ayah saya meninggal anak saya 1 Bulan sering bangun jam 2 malam sambiln senyum kegirangan gitu liatin tembok. Sampe hari pemakaman kakek nya di kamar ia terus senyum kegirangan sampe seisi kamar pada lari. 😂 aneh tapi lucu. . Saya sih ga takut cuma berpikir positiv aja

    ReplyDelete
  6. Hehehehe bikin ibunya horor ya, bayiku dulu juga suka melihat ketirai yang terkena kipas angin jadi goyang-goyang.

    ReplyDelete
  7. wkwkk...
    Nanti udah gede bantuin mama jemurin ya, De

    Jadi inget anakku dulu, Mba Dwi.
    Anak pertama setiap jam dua belas malem pasti kebangun dan nangis kenceng sampai hampir subuh. Itu setiap malam lho, mba. Terus kita banyakin tilawah baru mulai ilang deh.

    ReplyDelete
  8. Banyak yg bilang bayi memang lbh tajam penglihatannya yaa :D. Mitos2 dulu juga banyak nyaranin supaya bayi selalu di gendong pas magrib. Jgn dibiarin sendiri. Trs ksh bawang putih dan gunting kecil di bawah bantal. Hufft... Aku sampe mikir keras apa itu kegunaannya. Yg ada aku kuatir guntingnya malah nusuk..

    ReplyDelete
  9. Yaaaaaaaaaaaaahhh ngarepin liat bayangan jemuran. Kirain beneran liat apa gitu..... �������� hahhaha mayan nih judulnya bikin penasaran.

    ReplyDelete
  10. anakku juga waktu bayi suka senyum-senyum sendiri Mba, kata ibu mertua sepertinya bayiku sedang tersenyum pada kakeknya (ayah suami saya yang sudah meninggal)

    ReplyDelete
  11. Udah serius bacanya haha. duh ternyata bukan cerita horor

    ReplyDelete
  12. kirain he he he,
    tapi saya dengar ceramah ustdz memang ada jins yang suka mengganggu anak-anak

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Sila berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.
Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo. Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP." Naluri saya bekerja, apa maksudnya mengunci? Ternyata betul, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.