Skip to main content

Siapkan Ini Di Musim Kering Berangin

Madiun akhir-akhir ini dilanda angin yang cukup kencang. Musim kering berangin. Tidak sampai terjadi angin puyuh sih, tapi lumayan bikin keder untuk keluar rumah. Saya, maksudnya, hehe... Baru mau bawa adik bayi keluar untuk sekadar berjemur atau lihat pemandangan saja langsung balik kanan masuk rumah lagi. Ya, gimana, anginnya kenceeeng banget. Ini Madiun apa Nganjuk, ya, kok berangin banget, hehe... Kalau Nganjuk kan memang dikenal sebagai Kota Angin, ya.

Angin di bulan Agustus ini kalau kata anak saya yang nomor dua sih berguna banget. "Supaya  bendera merah putih bisa berkibar," katanya. Hahaha...ada-ada aja.

Iya sih, segala bendera dan umbul-umbul 17-an jadi berkibar bebas. Enak juga untuk main layang-layang.


Maklum saja, ini musim kemarau. Musim kemarau seringkali membawa angin yang cukup kencang, udara yang dingin namun kering. Musim mbedhidhing kalau kata orang Jawa. Akibatnya bisa ditebak, kulit menjadi kering, bahkan bisa bersisik atau pecah-pecah. Demikian juga dengan bibir, bisa jadi kering dan mengalami pecah-pecah.

Bukan hanya itu, tak jarang di musim kering berangin seperti ini tubuh dihinggapi penyakit pernapasan. Batuk, pilek dan radang tenggorokan yang biasanya paling kerap terjadi.

Nah, biar tubuh tetap sehat dan terasa nyaman, apa saja sih yang harus disiapkan di musim kering berangin ini?

Di Musim Kering Berangin, Wajib Punya Ini

Masker Wajah

Masker yang ini bukan masker kecantikan, ya, tapi masker pelindung wajah, terutama hidung dan mulut. Biasanya dikenakan oleh pengendara sepeda motor atau dipakai orang saat ada bencana gunung meletus. Di musim kering berangin, debu bebas berkeliaran. Bahkan tanpa ampun menyerbu masuk ke dalam tempat tinggal kita. Peluang untuk jadi sakit makin besar tentunya. Apalagi anak-anak sekolah yang seringkali sekolahnya menghadap tempat terbuka seperti lapangan. Jadi, bukan hanya saat berkendara saja kita perlu pakai masker wajah ini tapi juga saat berada di luar ketika berdebu.

Pelembab

Pelembab ini jelas berfungsi untuk mencegah terjadinya kekeringan pada kulit, baik kulit wajah maupun kulit badan serta bibir. Gunakan selalu pelembab setiap habis mandi, terutama di bagian yang rentan menjadi kering dan pecah-pecah: kaki. Tumit juga perlu perhatian ekstra, apalagi jika kita termasuk orang yang berkulit telapak kaki sensitif. Bibir juga perlu diberi pelembab. Jika ada bisa gunakan pelembab khusus bibir, jika tak ada bisa gunakan minyak zaitun murni atau madu untuk dioleskan tipis-tipis ke bibir.


Tetes Mata
Nah, ini juga teman setia yang harus selalu disiapkan. Seperti perihal masker wajah tadi, tak hanya pengendara sepeda motor saja yang butuh tetes mata, tapi semua orang yang beraktivitas di luar rumah. Debu yang beterbangan bisa mampir ke mata dan menyebabkan kelilipan.

Selain Punya Perlengkapan Saat Musim Kering Berangin, Juga Harus Jaga Kesehatan

Segala perlengkapan tempur tadi ujung-ujungnya adalah untuk menjaga agar tubuh tetap sehat. Jangan sampai jatuh sakit atau terjangkit penyakit menular, yang meskipun tidak membuat kita terkapar tapi bisa mengganggu orang lain, misalnya batuk. Perhatikan sinyal-sinyal tubuh. Jika tubuh terasa lemas, kurang enak, segeralah beristirahat. Istirahat itu tidak cuma tidur, ya. Bisa juga dengan tiduran, yang penting tubuh berhenti bekerja sejenak. Jika dirasa sudah cukup, aktivitas bisa dimulai kembali.

Jangan lupakan asupan pula gizi dari makanan. Perbanyak sayur dan buah-buahan dalam menu makanan sehari-hari. Juga selalu minum air putih yang cukup. Sehari semalam tubuh orang dewasa membutuhkan rata-rata 2 liter air.

Nah, itu tadi beberapa hal yang harus disiapkan di musim kering berangin. Sudahkah teman-teman siapkan itu semua? Harapan kita, dengan persiapan yang baik, kesehatan kita akan senantiasa terjaga.

Comments

  1. bener banget tuh.. kalau keluar usahain memakai masker wajah.. agar wajah terhindar dari debu

    ReplyDelete
  2. Ternyata dimana-mana ya angin kencang. Beberapa waktu lalu liburan ke Bandung juga sama. Cuaca panas terik tapi anginnya super kencang.
    Yang sudah aku siapin cuma pelembab, krim surya, sama obat tetes mata. Terima kasih tipsnya, Mbak.

    ReplyDelete
  3. Setuju mbak.. Selain banyak mnum air putih, makan buat yang kaya vitamin juga bagus untuk kulit dan kesehatan. ^^

    ReplyDelete
  4. Tetes mata yess! Diriku nembe wae beleken mba.. Kena debu, klilipan awal e..bangun tidur matane lengket. Merah.

    ReplyDelete
  5. Yes, pelembab terutama buat yg kulitnya kering kayak aku :D

    ReplyDelete
  6. Banyak persiapan memang ya mba untuk musim kering berangin..waspada bahaya kebakaran

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.

Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo.

Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP."

Naluri saya bekerja, apa maksudnya 'mengunci'? Ternyata betul dugaan saya, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.

Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.

Pernah si Ayah usul supaya si Mas diberi HP saja biar tidak mengusili HP orang tuanya, tapi saya tolak. Begini saja sudah bikin yang aneh-aneh, apalagi kalau punya sendiri. Lagipula bahayanya sangat besar kalau anak yang umurnya saja belum ada 7 tahun sudah punya HP sendiri.

Baca jug…