Layang - layang

Musim pancaroba telah tiba. Hujan masih turun namun disertai angin kencang. Kemarau tampaknya segera menyapa. Hujan tak akan sering-sering menjumpai kita lagi selama musim itu. Langit akan cerah sepanjang hari dan angin pun akan bertiup meliuk-liukkan pepohonan.

Di musim berangin nan cerah itu biasanya akan ada banyak orang menerbangkan layang-layang. Asyik memang bermain layang-layang, apalagi jika bersama teman-teman atau keluarga.

Gambar dari sini

Namun layang-layang pun bisa membawa bencana.

Terbelit
Setidaknya ada satu kecelakaan yang saya lihat dengan mata kepala sendiri. Saat itu saya sedang melaju dengan sepeda motor di sore hari. Di sisi jalan yang berupa areal persawahan yang sudah dipanen padinya terdapat beberapa anak yang sedang bermain layang-layang. Tiba-tiba sepeda motor yang melaju di depan saya berhenti mendadak. Saya pun ikut berhenti karena terkejut. Ternyata si pengendara sepeda motor, seorang perempuan muda, sedang memegangi jari-jari tangan kirinya yang bersimbah darah! Rupanya benang layang-layang yang tajam itu telah mengarah ke jalan raya saat ia melintas dan membelit jari-jarinya. Mengerikan.

Berakhir
Sebuah cerita duka lagi saya dengar dari suami saya. Seorang kerabatnya meninggal dunia gara-gara benang layang-layang. Sama dengan cerita sebelumnya, kerabat suami saya ini pun tengah melaju di jalan raya saat akhirnya terjerat benang layang-layang. Tragisnya, si benang nan tajam itu menjerat lehernya dan memutuskan urat nadi. Kerabat suami saya ini meninggal seketika. Asal tahu saja, benang layang-layang memang dibuat tajam dengan dilapisi serbuk kaca alias beling yang direkatkan dengan lem. Tujuannya agar bila ikut pertandingan bisa memutuskan benang si lawan.

Gambar dari sini

Keamanan
Lalu, amankah bermain layang-layang? Yang jelas ada beberapa hal yang wajib diperhatikan agar aman bermain layang-layang. Apa saja itu?

Lapang
Bermainlah di tempat yang lapang agar layang-layang dan pemainnya dapat leluasa bergerak.

Jauh dari lalu-lalang manusia
Jangan nekat menerbangkan layang-layang di jalan, meski itu hanya jalan di perumahan atau perkampungan.

Tanpa gangguan
Perhatikan pula untuk tidak bermain di dekat kabel listrik. Jika layang-layang mengenai kabel dan kabel terkelupas, benang layang-layang yang bersentuhan dengan kabel dapat teraliri listrik dan menyetrum si pemain.

Bermain seyogyanya menyenangkan semua pihak: pemain dan penonton. Begitu pula dengan bermain layang-layang. Pemain senang penonton pun tenang. Setuju?

Comments

  1. hiiiii iya jg yaa.. di sekitar kosku byk ank2 main layangan :-D

    ReplyDelete
  2. nah itulah mbak Icha. bahaya bgt itu. pdhl korban sdh bnyak kok ya msh ada sj yg begitu. makasih sdh berkunjung mbak.

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah sekarang udah mulai musim layangan lagi :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Sila berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular Posts