Skip to main content

Cara Mengeringkan Cucian Tanpa Mesin Pengering Dalam Semalam

Punya pakaian yang harus sudah kering keesokan hari? Tak punya mesin pengering? Tenang. Saya punya cara mengeringkan cucian tanpa mesin pengering dalam semalam! Gimana caranya?

Masalah cucian yang harus kering dalam semalam biasa dialami orang yang harus berseragam. Katakanlah pelajar. Seragam hari ini harus dipakai lagi esok hari mengacu pada jadwal penggunaan seragam yang menuruti pola A-A-B-B-C-C. Contohnya di hari Senin pakai baju putih-merah; Selasa putih-merah lagi. Rabu pakai baju batik, Kamis batiknya dipakai lagi. Jumat pakai seragam Pramuka, Sabtunya Pramuka lagi. Saya sendiri heran kenapa tidak pakai rumus A-B-C-A-B-C saja, ya? Ada yang bisa bantu menjawab?

Yang jadi problem adalah ketika di hari Senin, misalnya, seragam menjadi sangat kotor atau basah kehujanan. Selasa pakai apa dong? Mana seragam itu ya cuma satu-satunya. Gimana dong? Ya dicuci. Kering nggak? Nah, ini triknya:

Cuci pakaian seperti biasa.

Peras semaksimal mungkin. Kalau orang Jawa bilang sampai 'apuh' alias air tidak menetes lagi.

Kibas-kibaskan sekuat mungkin 20 kali. Kain cenderung lebih terbebas dari air, namun bergantung kondisi kainnya.

Gantung pakaian tadi beberapa saat sampai benar-benar tak ada air menetes. Pakai gantungan model hanger lebih bagus daripada digantung dengan cara disampirkan sebab air lebih cepat turun tanpa terhalang.

Setelah beberapa saat, remas ujung pakaian. Jika sudah tidak ada air keluar, ambil dan siap disetrika.

Setrika dengan panas secukupnya (lihat petunjuk di setrika). Letakkan setrika beberapa detik sampai terlihat uap air. Angkat setrika. Jika bagian yang disetrika sudah mengering pindah ke bagian lain.

Beri perhatian khusus pada daerah yang lebih sulit kering seperti bagian pinggang. Tak perlu memaksakan sampai kering di tiap ujungnya, yang penting secara umum sudah kering. Bisa-bisa habis banyak listrik untuk nyetrika.

Selesai? Belum. Gantung lagi pakaiannya selama semalam agar kering secara lebih alami dan tidak berbau. Gantung di tempat yang kering, ya. Di dalam rumah, misalnya.

Keesokan harinya, bangunlah lebih pagi untuk menyetrikanya sekali lagi. Sudah. Pakaian bersih dan kering siap dikenakan lagi.

Begitulah, para ibu yang punya anak sekolah atau para pelajar yang mandiri, cara mengeringkan cucian tanpa mesin pengering dalam semalam. Tak ada hasil tanpa pengorbanan. Luangkan waktu dan tenaga untuk melakukannya.

Oh iya, tips ini hanya berlaku untuk satu-dua pakaian, ya. Kalau perlu mengeringkan cucian selemari dalam semalam, sila minta bantuan penyedia jasa laundry terdekat. Sekian. Semoga bermanfaat.

Comments

  1. saya sering melakukan hal seperti yang tertulis di atas Mbak, tapi jangan terlalu sering seperti itu nanti cuciannya cepat pudar warnanya..

    ReplyDelete
  2. Ha..ha, klo yang ini saat situasi bnr2 kepepet mbak.. Pernah gara2 sragam anak nggak sengaja kecuci, pdhl pagi mo dipake. Ato jaman punya bayi...hujan sepanjang hari. Tapi ada efek buruknya mbak...lapisan bawah setrika cepet rusak * atau krn setrikaku murah, entahlah. Tapi lebih aman sistem kipas angin, atau lampu ruangan yang lebih terang...

    ReplyDelete
  3. ini cara yang diajarkan mama juga di rumah. kalau kepepet pakaiannya nggak kering hehe. cara ampuh.

    ReplyDelete
  4. Kalau saya mending di simpan di atas api kompor jadi cepat deh keringnya.

    ReplyDelete
  5. siiip mantaabz !
    cara tsb ampuh sudah saya praktekkan.
    wanita gak ada matinya ide kreatipnyaaa ...

    ReplyDelete
  6. Pernah aku Mbak hehehe
    Tapi kalo jaman SMP dulu, yg paling dilakukan bukan ke baju tapi sepatu. Sepatunya kets trus Minggu dicuci eh ga kering. Ya udah, Minggu malem nongkrongi kompor manggang sepatu hahaha

    ReplyDelete
  7. Kalo pas mepet waktunya, kadang saya pakai cara ini. Tapi hasilnya agak ada bau ya, apa langkah2nya yg kurang pas ya?!

    ReplyDelete
  8. aku pake hair dryer mengeringkannya, kalo kepepet pas kaos kaki atau baju seragam anak-anak belum kering padahal mau dipake sekolah *gara2 pengering mesin cuci rusak, jadilah cuci pake tangan. Keringnya lamaaa.

    ReplyDelete
  9. wah iya, sy jg pernah. celana seragam lupa dicuci. nggak dikibas2 n pake setrika. cuma bolak-balik diperas sampai titik darah penghabisan. alhamdulillah, kering juga :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Sila berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.
Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo. Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP." Naluri saya bekerja, apa maksudnya mengunci? Ternyata betul, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.