Skip to main content

Undangan Blogger, Hidup Di Dua Dunia

"Mbak, bisa hadir ke acara peluncuran anu besok tanggal sekian di kota ini? Ada goodie bag dan uang transportnya."

Wew...seumur-umur jadi blogger baru kali itu saya dapat inbox manis nan menggoda dari seorang teman blogger yang sudah eksis dan kondang di dunia perblogan. Dududu...tiba-tiba saya merasa GR bukan main. Dapat undangan, berarti blog saya mulai kondang dooong... *kata siapa*

Senang banget rasanya lho dapat undangan kayak gitu. Merasa mendapat apresiasi dari brand. Perkara benar-tidaknya kalau blog saya dilirik itu urusan nanti. Yang jelas hal-hal yang sering saya dengar di blogosphere ini memang nyata adanya! Undangan buat blogger itu betulan ada, dan benar-benar terjadi kepada saya! Surpriseeee...!!!

Apa sih asyiknya dapat undangan, kok semangat banget? Bayangan saya sih banyak manfaatnya. Pertama, seperti yang saya bilang tadi, mendapat apresiasi. Ibaratnya anak sekolah yang biasa-biasa saja yang tiba-tiba dipanggil kepala sekolah dan diminta maju olimpiade sains. Wow! Tersanjung, kan!

Kedua, dapat kesempatan bekerja sama dengan brand. Bisa bertemu orang kunci secara langsung atau perwakilan brand, tentu merupakan sebuah peluang yang baik.

Ketiga, ketemu teman-teman blogger. Ngobrol-ngobrol, berbagi ilmu dan masuk dalam lingkaran dunia nyatanya para pegiat dunia maya. Bisa hidup di dua dunia, gitu.

Itu bayangan saya lho, ya. Lha kok bayangan. Haha..soalnya undangan yang saya ceritakan di awal tadi akhirnya saya tolak. Kenapa? Karena jauh di kota lain. Saya nggak bisa meninggalkan rumah dan keluarga. Prioritas saya saat ini adalah keluarga. Barangkaliii nanti jika anak-anak sudah lebih mandiri, peluang itu baru bisa saya hampiri.

Comments

  1. apresiasi, silaturahmi manfaat undangan blogger
    @guru5seni8
    http://hatidanpikiranjernih.blogspot.com

    ReplyDelete
  2. asyikk habis ini dapat job review nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiiin. Udah jadi disclosurenya mbak. Hehe. Makasih ya sudah dicolek di grup.

      Delete
  3. sayang banget ya mbak. tapi memang keluarga itu yang utama. semoga ke depan banyak undangan menghampiri yang memungkinkan untuk hadir ya mbak :)

    @Penovediah

    ReplyDelete
  4. huwaaa.... saya malah gak pernah kopdar dgn sesama blog mba, karena prioritas saya kerjaan dan anak2.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haaah? Masak sih mbak? Kirain mbak Santi aktif di kegiatan offline juga.

      Delete
  5. meski akhirnya tidak bisa hadir tapi lumayan lho dapat undangan, daripada saya... :(
    Hadir tidak hadir yang penting tetap semangat....)
    @ge1212y

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Yang penting semangatnya dulu!

      Delete
  6. Itu juga apresiasi meski tinggal di kota lain :)

    ReplyDelete
  7. Sekota dulu aja mbak, Madiun ada mb Reni ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak. Ada mbak Reni sama mbak Tarry Kitty.

      Delete
  8. Seneng banget pasti kalo diundang gitu ya mbak
    kalo aku sedihnya dapat udnangan tapi gx memungkinkan untuk pergi karena lokasiku di Bengkulu

    ReplyDelete
  9. Idem... saya pun prioritas keluarga untuk saat ini. Padahal dulu ada undangan di Jakarta udah ga bisa dihadiri karena usia anak masih baru beberapa bulan waktu itu...
    Semangat, Mbak. Insya Allah, ada aja rezeki lain.

    @amma_chemist

    ReplyDelete
  10. wah sayang banget undangannya ya mbak, semoga nanti ada yang dekat ya :)

    @gemaulani

    ReplyDelete
  11. semoga di tempat kita (yang masih jarang) cepet hadir undangannya yaak

    ReplyDelete
  12. Saya juga lumayan sering sih kalau ketemu orang kunci, pas gembok gak kebuka apalagi. he he.
    Wah bener mbak, keluarga sebagai prioritas....materi bisa dicari, keluarga jadi kunci bahagia... nah mbalik ke kunci lagi.
    @rizalarz

    ReplyDelete
  13. Bisa sharing antarblogger gitu, dapt banyak teman. :D

    @epatyci16

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Sila berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.
Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo. Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP." Naluri saya bekerja, apa maksudnya mengunci? Ternyata betul, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.