Skip to main content

Belajar Blogging Sama Bule

Agak kaget juga waktu dengar nama Jeff Bullas yang blognya dijadikan bahan review pada tantangan pekan kesembilan Liga Blogger Indonesia ini. Rasanya ada yang istimewa, gitu. Apa saya pernah ketemu orang ini, ya? Haha...

Sempat terpikir juga, "Apa jeffbullas.com nebeng ngiklan di LBI?" Ternyata bukan begitu, Saudara sekalian. Tiap musim memang LBI mengambil sebuah blog yang sudah sangat-sangat bagus untuk direview para peserta. Tujuannya untuk meningkatkan level kualitas ngeblognya peserta. Jelas dong, dengan mempelajari blog yang sudah eksis seperti jeffbullas.com ini insya Alloh peserta LBI dapat banyak ilmu. Mulai dari tampilan blog, isi tulisan hingga ke penggunaan bahasa asing. Iya, betul. Blog yang direview ini menggunakan Bahasa Inggris.



Tampilan home jeffbullas.com di ponsel. Nggak ada iklan muncul kalau di ponsel.
 
Sepintas lalu saya menilai isi jeffbullas.com ini ada kemiripannya dengan blog-blog komunitas di Indonesia.
Sebut saja blognya Kumpulan Emak Blogger. Ada panduan tentang blogging mulai dari SEO hingga strategi menulis, panduan tentang marketing di medsos, ada juga tulisan dari para penulis tamu. Bedanya, kalau jeffbullas.com hanya membahas soal media marketing dan seputarnya, kalau blog KEB ada tulisan tentang dunia emaknya yang tidak berhubungan langsung dengan dunia blogging.
 

Jeff yang menyebut dirinya sebagai blogger, penulis serta ahli strategi dan pembicara ini memulai blognya pada tahun 2009. Pertama kali menulis, Jeff cuma menulis artikel pendek tentang Jennifer Aniston. Makin lama menulis, Jeff yang tinggal di Sidney, Australia ini menemukan cara menulis yang baik, menarik dan viral. Ilmunya inilah yang ditulisnya di jeffbullas.com . Bidang yang ditekuninya adalah social media marketing, yang meliputi Facebook, Twitter, blogging, Youtube, LinkedIn, SEO dan email marketing. Jadi kalau mau cari-cari ilmu seputar memasarkan blog dan medsos yang kita punya, sila main ke jeffbullas.com .

Oh ya, di sini saya lihat ada tulisan yang dibuat oleh orang lain. Menurut perkiraan saya, Jeff juga memberikan ruang untuk para penulis tamu. Kok perkiraan? Iya, soalnya di bagian bawah artikel tidak ada keterangan mengenai si penulis.



Misalnya ini. Duh, rasanya keren juga kalau saya jadi penulis tamu di sini :-D 
 
Oh ya, ada satu quote yang menarik dari Jeff. Blogger yang masih harus belajar banyak pasti hepi membacanya:


Done is Better than Perfect. *Yes!*
 
Betul juga. Kalau kita terobsesi pada kesempurnaan tulisan, kapan kita selesaikan tulisan itu? Bisa-bisa malah tidak ada tulisan yang kita publikasikan. Eh tapi bukan berarti kita tidak bekerja keras demi kesempurnaan tulisan lho, ya. Intinya jangan terbelenggu hingga akhirnya malah jadi tumpul.
Itulah sekilas ++ tentang jeffbullas.com . Main ke sana, yuk biar tambah ilmu. Kepoin twitternya dulu juga boleh.

Comments

  1. Waaa...ndadak nggowo kamus ato translator klo diriku...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Google translate...! Etapi ga gitu susah kok Lis. Banyak yang udah biasa kitq baca di blognya para pakar kita. Kayak jumlah minimal kata, penempatan keyword, dsb

      Delete
  2. template baru nih, keren, cantik.. *OOT

    ReplyDelete
  3. wah ita belajar sama bule namanya Jeff
    @guru5seni8
    http://hatidanpikiranjernih.blogspot.com

    ReplyDelete
  4. aku doain kelak mba diah bisa jadi penulis tamu di blognya om jeff, aamiin.

    :)

    @gemaulani

    ReplyDelete
  5. Done is better than perfect *noted*.

    @ririekayan

    ReplyDelete
  6. mbak kalo udah jadi penulis tamu di 'rumah'nya om Jeff selipin link blog aku ya di artikelnya, wkwkkw

    @onlykharisma

    ReplyDelete
    Replies
    1. Link blog ku juga sekalian Ya, Mak

      ��������

      Delete
  7. Setuju mbak, kalau kita nunggu kuliats tulisan kita perfect, kita tak akan pernah ngeblog ya

    @ririekayan

    ReplyDelete
  8. Belajar langsung dari ahlinya yaa :)

    ReplyDelete
  9. Jadi ikutan cek twitter daku, Mbak.. Ya, kali-kali di follow juga. XD

    ReplyDelete
  10. *langsung ke blognya om Bule* haha

    ReplyDelete
  11. Yup, bisa belajar SEO dari sini :)

    @amma_chemist

    ReplyDelete
  12. Iya yuk, sering-sering main ke sana gitu *biar fasih translatenya hihihi :D

    @epatyci16

    ReplyDelete
  13. Aku udah bbrp kali belajar di blognya :)

    ReplyDelete
  14. Whidiw, Liga Blogger apaan pula? Aih, banyak yang baru tahu sekarang, aduuuh kudet amat ya Mak.
    Penulis tamu memang lagi ngetren ya Mak. Sekalian biar bisa dapat backlink berkualitas. Saya jadi pengen nih bikin page khusus untuk penulis tamu juga.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.
Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo. Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP." Naluri saya bekerja, apa maksudnya mengunci? Ternyata betul, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.