Skip to main content

Kakek di Dalam Saku

Film 'Grandpa in My Pocket' menjadi tontonan kesukaan baru anak-anak saya. Film yang ditayangkan di stasiun televisi CBeeBies ini berkisah tentang keluarga Mason yang tinggal di Sunnysands. Ada Ayah, Ibu, Jason dan kakak perempuan Jason, Jemima, serta tentu saja sang kakek, Jeremy.
Kakek mempunyai topi ajaib yang bisa membuatnya mengecil. Hanya Jason yang mengetahui hal ini. Saat Kakek mengecil, ia menjadi sangat lincah. Ia bisa berlari ke sana ke mari, memanjat lemari, mengendarai mobil mainan milik Jason, bahkan pesawat mainan Jason. Kakek pun bisa masuk ke dalam tas, kotak makan Jason dan tentu saja saku baju Jason. Pernah pula Kakek menyamar sebagai mainan dengan memakai baju boneka mainan.

Sumber gambar:www.bbc.co.uk/cbeebies/grownups/shows/grandpa-in-my-pocket

Untuk apa Kakek mengecil? Kakek mengecil untuk suatu misi. Kebanyakan adalah untuk mengingatkan seseorang yang berbuat buruk, seperti menjadi permen raksasa dan menakuti Alvin, sepupu Jason yang berlaku tidak sopan dan serakah; menjadi peri kecil dan menyadarkan ibu guru yang galak agar mengajar dengan cara yang baik.


'Grandpa in My Pocket' telah diproduksi hingga empat seri. Tiga seri pertama dibintangi Jason, sedangkan pada seri keempat Jason digambarkan telah menjadi remaja dan rahasia topi pengecil diteruskan kepada dua sepupunya, Josh dan Elsie. Film ini sendiri diproduksi pertama kali pada tahun 2009.

Sumber gambar:www.radiotimes.com/episode/cvjq58/grandpa-in-my-pocket--22042014

Inti dari film ini adalah ditunjukkannya pengayoman seorang kakek kepada cucunya. Sang kakek mengajarkan pengetahuan yang telah didapatnya selama hidupnya kepada sang cucu. Hubungan kakek dengan cucu bukanlah hal yang mustahil selama ada rasa sayang dan hormat di antara mereka.
Menonton film ini terasa berbeda, maklum, film buatan Inggris. Walaupun 'rasa Inggrisnya' tak kental sebab anak-anak saya menonton versi yang telah disulihsuarakan, namun tetap saja berbeda. Ada rasa nonAmerika di sana. Property-nya, gaya berpakaiannya, cara menyelesaikan masalahnya dan  sopan-santunnya. Tak percaya? Silakan tonton sendiri, ya.

Sumber gambar: www.bbc.co.uk/cbeebies/grandpa-in-my-pocket

Comments

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.
Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo. Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP." Naluri saya bekerja, apa maksudnya mengunci? Ternyata betul, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.