Skip to main content

Tips Belanja Di Toko Sepeda Online

Tips-beli-sepeda-online

Punya anak laki-laki itu berarti harus siap berhadapan dengan tingkah pecicilan. Apalagi anak laki-laki semua...wah jangan ditanya gimana ributnya suasana rumah. Jangan dikira anak laki-laki tuh ga berisik lho. Berisik banget! Gerak ga habis-habis ditambah  volume suara yang ga bisa pelan. Anak laki-laki tuh bisa anteng saat mereka sudah baligh, hahaha...

Aktivitas fisik buat anak laki-laki itu penting banget. Sayang kalau potensi energi kinetik mereka disalurkan cuma di depan layar TV atau komputer. Jangan sampai mereka cuma bisa  main sepakbola pakai jari di gadget! Kasihan! Suruhlah mereka main ke luar rumah agar gerak badan. Sekedar bersepeda, misalnya, sudah bagus.

Tips beli sepeda online


Nah, untuk urusan sepeda ternyata juga banyak pilihan yang ada di pasaran. Anak bisa memilih model dan warna yang disukai. Kalau belinya lewat toko online gimana? Bisa juga dong diajak milih karena belanja online kini bukan lagi urusan emak-emak saja. Toh saat ikut belanja online anak-anak ga perlu berdesakan atau antri di kasir. Iya dong, kecuali berdesakan di depan layar komputer, hehehe...

Tapi, belanja online ternyata juga bisa membuat orang menjadi boros. Orang bisa menjadi kalap lalu membeli apa saja. Akibatnya, pengeluaran akan makin membengkak. Salah memilih toko online bahkan bisa merugikan lho.  Tertipu foto pajangan di toko online, misalnya. Gak enak kan?

Biar nyaman saat belanja online, yuk, kita lihat tips-nya!

Pelajari Toko Online-nya
Sebelum membeli sepeda atau barang apapun, ada baiknya kita mempelajari toko yang akan dijadikan tempat transaksi. Salah satu yang  perlu diketahui adalah apakah toko itu benar-benar menggaransi keaslian barang yang dibeli. Ya dong, jangan sampai deh kita beli barang palsu.  Selain itu, toko online itu juga harus menjelaskan seperti apa prosedur pengembalian barangnya. Pastikan pula barang yang kita beli mendapat garansi resmi. Sepeda punya lho garansi resmi.

Kita juga harus memastikan toko itu mendapat akreditasi dari lembaga yang kredibel. Biasanya, toko online yang terpercaya juga melampirkan branded, store dan merchant ternama untuk barang dagangannya.

Misalnya Blibli.com, di situs belanja online ini, ada beragam brander ternama seperti Sepeda BMX,  NBA Store, Nike, Intel Store, Unilever, Samsung, Musica Trinity, Adidas, dan Local Genius.

Pahami Kebutuhan Kita
Beli di toko sepeda online yang terbaik tetap harus berhati-hati, ya. Bukan kenapa-kenapa. Bagi sebagian orang, berbelanja memang menjadi kegiatan yang menyenangkan. Nah, jangan sampai kalap lalu membeli yang bukan kebutuhan kita. Jangan sampai, barang yang dibeli malah tidak digunakan. Pahami secara detil sepeda seperti apa yang dibutuhkan dan siapa yang nanti akan mengendarainya, anak atau orang dewasa.

Manfaatkan Promo dan Diskon
Setiap toko online pasti memiliki jadwal promo dan diskon. Bahkan ada lho toko online yang menawarkan promo dan diskon setiap pekan untuk produk tertentu. Kali aja pas ada promo sepeda. Ya, kan? Ada baiknya kita memanfaatkan promo dan diskon ini agar bisa lebih berhemat.

Tidak hanya momen promo dan diskon kita juga bisa memanfaatkan poin yang tersedia. Di Blibli.com, ada poin yang bisa ditukar dengan voucher belanja. Tentu saja ini akan membuat kita bisa lebih hemat.

Manfaatkan Cicilan
Untuk mengatur keuangan yang lebih baik, ada baiknya kita memanfaatkan prosedur pembelian sepeda dengan metode cicilan. Di Blibli.com, kita bisa menggunakan fitur kartu kredit yang bisa memanfaatkan cicilan 0 persen yang disediakan. Ada pula keuntungan lain yang ditawarkan di Blibli.com.  Salah satunya adalah diskon, cashback ataupun reward.

Perhatikan Kondisi Keuangan
Jangan sembarangan berbelanja secara online. Pastikan keuangan  mencukupi. Jangan sampai berbelanja online malah memperbanyak utang dan cicilan setiap bulan. Pastikan pendapatan kita cukup untuk membeli barang-barang secara online. Jangan memaksakan diri membeli barang yang tidak sesuai budget. Beli sepeda di luar kemampuan belanja kita, lalu malah jadi punya utang, misalnya. Duh, jangan sampai deh. Sesuaikan dengan isi dompet saja. Setuju?

Itulah sejumlah tips belanja di toko sepeda online. Pilihlah toko online yang terpercaya agar barang yang kita beli benar-benar sesuai dengan keinginan dan terjamin keasliannya.

Gimana, mau beli sepeda yang mana nih? Cerita dong, cerita.

Comments

  1. Puasa tahun lalu Alfi sudah beli sepeda mini pakai sangu anter2 bingkisan. Tahun ini rencananya mau beliin embahnya sepeda yang agak besar pakai sangu lebaran juga katanya haha. Ngajarin nabung sekalian ngirit uang belanja emaknya ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hebat ih Alfi. Duitnya biar berwujud ya. Udah sepedaan ke mana-mana ya mbak?

      Delete
  2. Belanja online itu udu pinter pinternya kita biar gak kecewa, kalau banyak yang ngeluh kecewa itu mungkin karena mereka juga kurang hati hati..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayaknya belanja online merupakan satu ketrampilan baru yang harus dipelajari ya mbak.

      Delete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.

Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo.

Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP."

Naluri saya bekerja, apa maksudnya 'mengunci'? Ternyata betul dugaan saya, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.

Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.

Pernah si Ayah usul supaya si Mas diberi HP saja biar tidak mengusili HP orang tuanya, tapi saya tolak. Begini saja sudah bikin yang aneh-aneh, apalagi kalau punya sendiri. Lagipula bahayanya sangat besar kalau anak yang umurnya saja belum ada 7 tahun sudah punya HP sendiri.

Baca jug…