Skip to main content

Bersihkan Diri Sebelum Menghadap-Nya


Ini adalah tangga menuju tempat wudhu dan toilet wanita di Masjid Darussalam yang berada di Kecamatan Karangploso, Kota Batu, Jawa Timur.

Tempat wudhu ini memang berada di bawah tanah (bawah lantai satu), bersebelahan dengan tempat parkir kendaraan beroda dua. Untuk mencapai tempat wudhu, harus melewati
kolam rendah yang berfungsi untuk membersihkan kaki, sebagaimana yang terlihat di masjid-masjid zaman dulu.


Terdapat empat kran wudhu dan empat toilet di sana. Sangat bersih dan nyaman sebab keseluruhan masjid ini sedang dalam tahap renovasi. Bagian luar masjid dihiasi ornamen ukir keemasan yang indah. Kebanyakan masjid di Kota Batu memang indah.

Bagi yang melintasi wilayah ini dan sedang mencari tempat untuk bersujud, sila singgah di Masjid Darussalam. Jika dari arah Alun-Alun Kota Batu, masjid ini ada di kiri jalan.


Comments

  1. Batu..Malang mbak? Mbak...jumlah katanya blm dikasih wordcount brp kata.. Aku mau ngikut ini, tp masih ngedraft

    ReplyDelete
  2. Aku suka serem kalau ada tempat air cuci kakinya padahal maksudnya baik.

    ReplyDelete
  3. sama dgn masjid agung di kota serang mba, tempat wudhunya di bawah, airnya keluar dari gentong2 besar

    ReplyDelete
  4. Foto ini untuk dilombakan mba? Memang hanya 1 saja ya? I mean, upload nya banyakin lagi mba.. Jelret dari arah bawah, samping kiri, samping kanan gitu hehehe.. Good luck

    ReplyDelete
  5. tempat wudhunya di bawah dan masjidnya di atas yah Mba Diah?
    pengen juga ikut GA ini tapi sampe sekarang belum ada ide :(

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.

Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo.

Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP."

Naluri saya bekerja, apa maksudnya 'mengunci'? Ternyata betul dugaan saya, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.

Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.

Pernah si Ayah usul supaya si Mas diberi HP saja biar tidak mengusili HP orang tuanya, tapi saya tolak. Begini saja sudah bikin yang aneh-aneh, apalagi kalau punya sendiri. Lagipula bahayanya sangat besar kalau anak yang umurnya saja belum ada 7 tahun sudah punya HP sendiri.

Baca jug…