Skip to main content

Teman-teman Dunia Maya

Saya sudah ngeblog selama 2,5 tahun. Tidak dinyana, tidak diduga, lewat ngeblog saya jadi punya teman-teman dunia maya betulan. Betul-betul hanya bercakap lewat internet, betul-betul belum pernah bertemu di dunia nyata. Aneh tapi nyata. Kalau sebelumnya saya berinteraksi di sosmed dengan orang-orang yang nyata-nyata saya kenal, sekarang bertambah dengan orang yang asing dan jauh. Anehnya lagi, kok ya bisa langsung klik ngobrol, bercanda, berbagi ilmu. Subhanalloh deh.

Nah, hari ini saya juga memulai petualangan baru, yaitu berkenalan dengan teman-teman dunia maya yang lebih banyak lagi. Selama ini saya bergabung dengan beberapa komunitas yang kebetulan senada.

Kumpulan para perempuan, gitu. Ada juga sih komunitas yang tidak melulu perempuan yang saya ikuti, tapi ya ketemunya itu juga. Salut deh dengan perempuan yang gabung ke komunitas ini dan itu sampai-sampai, "Ah, lu lagi, lu lagi." Hihihi... Etapi bukan saya merasa menyesal lho ketemu dengan yang itu-itu lagi, malah bersyukur sebab ada temannya, gitu. Ngeblog dengan yang sealiran memang nuansanya lain, ada perasaan saling menyemangati. Tapi, bicara soal semangat, bertualang ke dunia di luar zona nyaman kayaknya penting juga. *Kok kayaknya sih?* Penting. Agar wawasan bertambah, strategi pun bervariasi.


Ikut Liga Blogger Indonesia



Salah satu cara menambah teman di luar zona nyaman adalah dengan ikut Liga Blogger Indonesia alias LBI. Pertama kali dengar LBI ini kalau tidak keliru tahun lalu, tapi saya belum terpikir untuk terjun ke sini. Barulah pas pendaftaran untuk musim ke-4/2016 ini saya ikut. Informasinya saya dapat dari linimasa Mbak Tyas. Makasih ya, Mbak. Dan, hari ini babak kualifikasi dimulai.

Saya tergabung dalam Grup B bersama 28 peserta lain. Kami memperebutkan 10 kursi untuk bisa melaju ke babak selanjutnya di Januari depan. Berapa persen coba kans saya? Mohon doa dan dukungannya, ya. Di Grup B saya jumpai nama-nama besar yang sudah eksis di dunia maya. Mana sudah pada dot com pulak! Duh, saya merasa jadi blogger kinyis-kinyis eh, kecil. Kalo kinyis-kinyis malah memesona dong. *semoga*

Jadi bener nih ikut LBI untuk nambah teman? Iya. Dan wawasan juga. Bayangkan senangnya bisa membaca beragam tulisan dengan sudut pandang berbeda dan dengan gaya penulisan yang lain. Tentunya akan memperkaya khazanah penulisan saya. Aaamiiin. Sudah, itu saja? Mmm...ya, ada lagi sih, tujuannya yang kepingin menang, gitu. Masak ikut kompetisi cuma pingin eksis aja? Menang lomba bagi saya adalah perpaduan antara takdir dengan ikhtiar. Selama ikhtiar masih diizinkan Alloh untuk saya lakukan, saya berusaha semaksimal mungkin.

Gitu aja dulu. Harapan saya, LBI ini dapat saya nikmati prosesnya. Bukan cuma saya saja ding, blogger lain juga. Bagaimanapun, kompetisi biasanya selalu menarik perhatian. Semoga LBI musim ke-4 ini berjalan lancar dan penuh berkah bagi peserta, penyelenggara dan blogger pada umumnya.

Comments

  1. Harapan saya juga sama mba... Nikmati saja prosesnya nanti kita akan dapat hasilnya :)

    @masirwindotcom

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Mas. Proses itu bisa memberikan banyak ilmu kepada pelakunya.

      Delete
    2. salah satunya menganalisa kata verifikasi yah mba

      @masirwindotcom

      Delete
    3. Iya, Mas. Kemarin itu ketemu captcha gara-gara saya mau komentar pakai name+url. Setelah balik ke google account udah ga ada lagi si captcha.

      Delete
  2. Yippppiiiii....!

    Akupun juga hepi bisa kenal dgn temen2 dari blog
    Semangat, semangaaat!

    --bukanbocahbiasa--

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wooow..Mbak Nurul semangat buanget nih! Hip hip hore!!

      Delete
  3. Yuppsss...
    Prosesnya itu yg lebih berkesan, mengenai hasil segala sesuatu di dominasi oleh keberuntungan
    Semangaaat

    @siethi_nurjanah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tawakal ya, Mbak. Proses itu juga yang dinilai oleh-Nya.

      Delete
  4. Toss Mbak...
    Kita satu grup
    Semoga saling memberi manfaat ya ^_^

    @amma_chemist

    ReplyDelete
    Replies
    1. The fellowship of the group ya, Mbak :-)

      Aaamiiin

      Delete
  5. Memang bergabung sama orang-orang yang seperjuangan memang terasa beda ya Mbak, aku juga merasa tambah semangat ngeblog sejak bergabung dengan komunitas.

    Semoga beruntung ya Mbak buat LBInya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak. Pas ada teman blogger yang hiatus ngeblog aja rasanya mendadak sepi.

      Aamiiin. Makasih,.Mbak.

      Delete
  6. saya juga merasakan indahnya ngeblog karena nambah teman mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mbak. Jadi bisa haha-hihi juga ya biarpun cuma di rumah aja.

      Delete
  7. Yes menambah teman ya mbak. Kalau soal menang mah buat saya yang pemula sih keajaiban dan bonus hehe. Salam kenal mbak. Satu grup kita #Grup B

    @gemaulani

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal kembali Mbak. Iya ya, bonus. Hihihu

      Delete
  8. Semoga keinginannya untuk menambah teman dan wawasan lewat LBI terkabulkan.

    ReplyDelete
  9. Hello! harapannya sama nih ikutan LBI. Hehe

    salam kenal yah dari grup C. ^^

    @onlykharisma

    ReplyDelete
  10. mari berteman mbak dan mari menikmati proses :)) Semoga kita bisa dapetin 10 bangku yg ada y mbk. hehe

    @muthiiihauraa

    ReplyDelete
  11. Setuju! Dinikmati prosesnya! Semangat. :)

    ReplyDelete
  12. Baru tahu kita satu grup, Bu. Oke, mudah-mudahan bisa lolos menuju top 10. @KMubarokah, LBI Grup B

    ReplyDelete
  13. sesama grupnya itu nanti ngapain ya mbak? bikin blog bareng2 ato gimana? hehe maklum newbie

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak Mbak. Tiap peserta buat tulisan di blog masing-masing sesuai tema dan tenggat waktu. Kemudian blogger yang tergabung dalam grup yang sama wajib BW dan ninggal komentar. Komentar ini berpengaruh pada perolehan poin. Dari tiap grup nantinya cuma diambil 10 blogger aja yang poinnya tinggi. Terus bertarung lagi di babak selanjutnya. Ih seru deh ngebayanginnya.

      Delete
  14. Peserta di Grup B ini jawara-jawara semua, ya. *sungkem satu-satu.

    Sampai ketemu di Babak 10 besar ya, Mbak. *pede* :))

    ReplyDelete
  15. Wah sukses yaa mbak
    Semoga membuahkan hasil yg berkah...^^

    ReplyDelete
  16. semoga lolos babak kualifikasi yahh ^_^
    salam kenal

    ReplyDelete
  17. nikmati aja setiap prosesnya kalah menang hal biasa .. yang penting dengan proses terrsebut kita dapat wawasan serta pengalaman dan teman baru :)

    ReplyDelete
  18. Walaupun saya nggak tau seperti apa liga blog yg dimaksud (karena nggak gabung), tapi saya doain semoga harapan2nya mendapat teman baik dan menang bisa tercapai. Pokoknya yg terbaik buat mbak Diah.
    (^^)/*

    ReplyDelete
  19. Waah...senengnya bisa ikutan Liga Blogger, aku kok malah ketinggalan berita...hehe
    sukses deh mbaaak... :))

    ReplyDelete
  20. Semangaaat...
    Kita juga kenal karena nge-blog ya, mba dwi

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.
Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo. Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP." Naluri saya bekerja, apa maksudnya mengunci? Ternyata betul, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.