Skip to main content

Cara Mengatasi Writer's Block A La Blogger Rumahan

Tulisan ini terinspirasi dari pengalaman saya sendiri terkurung dalam sebuah pasungan ide a lias writer's block. Sungguh sebuah kondisi yang membingungkan. Ide mandul atau mejen. Tahu mejen kan? Itu lho keadaan mercon yang sudah disulut tapi nggak jadi meledak der der duer cether cether. Melempem. Yak, tul. Begitulah saya berhari-hari terakhir ini. :-(

Ya, ya, banyak cara untuk keluar dari writer's block, salah satunya saya dapat selama ketersesatan saya di dunia mejen tadi. Apppa saja oleh-oleh dari negeri antah-berantah yang sama menakutkannya dengan wonderland-nya si Alice ini? *saya betulan nggak suka cerita itu* Ini dia cara mengatasi writer's block a la blogger rumahan:

Satu: Menyerah binti Pasrah

Sebagai blogger rumahan yang kerjaannya cuma di rumah aja dan mengkhayal kayak saya, writer's block ini bisa sangat mematikan kreativitas sebab tidak ada atau minim aktivitas lain yang bisa memantik ide. Nah, setelah buntu berhari-hari, ngedraft gagal melulu, akhirnya saya
m - e - n - y - e - r - a - h.
Ya sudahlah, dipaksa juga nggak bisa. Yang ada malah draft yang ngalor-ngidul-ngetan-ngulon nggak karuan. Oke, stop. Berhenti. Mandheg greg!

Sesudah berhenti saya mulai melakukan pembersihan otak. Tidak mau mikir mengembangkan ide apapun. Meski buntu, ide tuh ada aja yang mampir menjenguk lho. Godaan untuk menangkap dan mengembangkan ide itu saya singkirkan. Biarlah blog sepi. Biarlah statistik turun. Biar.

Dua: Mengunjungi Teman yang Lama Tak Disapa

Setelah menyerah, saya mulai membuka-buka grup-grup di facebook yang sudah lamaaa tak saya sambangi. *ternyata banyak* Say hello? Tidak juga, cuma ngintip-ngintip aktivitas teman-teman di sana. Eh, ternyata ada yang lagi mau menggelar hajatan besar, ada yang berbagi rasa bangga setelah bisa meraih sebuah pencapaian. Wow, banyak informasi yang terlewat rupanya. *mulai senyum-senyum*

Dari situ saya mendapat pandangan baru. Ide yang tidak biasa pun mulai berseliweran. Rasanya akan menarik kalau kali ini saya siapkan jaring kupu-kupu untuk menangkap mereka. Tampaknya mereka pun tak keberatan kalau saya jebloskan ke dalam paragraf. Hahaha...

Tiga: Pinjam Cara Bertutur Lain

Ini yang terrrnyata paling ampuh. Simpan dulu gaya bercerita yang biasa, pakai cara bertutur yang lain. Yang biasanya pakai pilihan kata standar, coba pakai kata yang lebih bombastis atau puitis atau romantis dan tis-tis yang lain; asal jangan sarkastis atau sadis, ya. Efek dari perubahan cara bertutur itu cukup memberikan kesegaran bagai daun mint dalam teh. *padahal belum pernah*

Empat: Buka-buka Galeri Foto

Nah, ini juga lumayan jos untuk mendobrak dinding blokade ide. Koleksi foto di galeri ponsel itu salah satu harta karunnya blogger. Cobalah utak-atik satu foto yang menarik perhatian. Bayangkan kisah apa yang bisa diceritakan dari foto itu. Kenangan tentangnya, cara mendapatkan objek foto itu, pendapat orang lain tentang foto itu dan sebagainya. Satu foto bisa bercerita banyak lho. Dan sebuah tulisan dengan foto milik sendiri tentu punya nilai lebih.

Oke, itu saja cara mengatasi writer's block a la blogger rumahan. Tips abal-abal ini sila dicicipi jikalau teman-teman merasa tiba-tiba miskin ide. Sila tambahkan juga sendiri tips a la teman-teman biar makin cespleng dan menyehatkan.

Comments

  1. Menarik juga tipsnya. Kadang saya juga berpikir untuk istirahat sejenak memikirkan ide/judul tulisan berikutnya. Anehnya, saat saya tidak memikirkan sebuah ide, tiba-tiba ide itu muncul begitu saja.

    ReplyDelete
  2. Kalo pas lagi mentok nggak pernah maksain diri buat nulis, Mak. Waktunya mentok ya mentok aja, entar juga nggak mentok lagi, Hahahahaha :D duh T___T

    ReplyDelete
  3. Berarti...dah bebas dari writer block kan mb?? Aku sering bingung mo nulis apa juga...tp ntar tiba2 ide muncu. Mengalir aja mb.... Klo ngantuk ya tidur....klo lg ada yang mau ditulis ya nulis..klo ttp ga ada....baca2 tulisan aja.....:-)

    ReplyDelete
  4. Huwaa aku juga sering writer's block nih mba :'(
    Entah karena kebanyakan aktivitas atau selalu melakukan kegiatan yang itu2 aja. Kadang ide sliweran gitu aja, tapi entah tertampung di otak bagian mana. Giliran ketemu lagi malah susah dikeluarinnya macem keran yang mampet :'(

    ReplyDelete
  5. kalo aq ga mood kalo lg sakit deh. Dan nntinya ssah lg bangunin mood meskipun udah sembuh

    ReplyDelete
  6. Setuju unutk foto memang bisa jadi inspirasi sendiri^^

    ReplyDelete
  7. Iya mbaa dengan jalan2 termasuk mengunjungi teman lama pasti bisa memunculkan sesuatu yang bisa diceritakan di blog hehehe

    ReplyDelete
  8. Absen setiap hari ...
    kunjungi dan komentar http://www.illustrationdesigners.com/

    ReplyDelete
  9. saya sering nih kena write block
    biasanya sih aku berhenti nulis dulu sebentar sampai bisa tenang dan dapet ide lagi

    ReplyDelete
  10. Coba ngikuti cara2nya ya :)

    ReplyDelete
  11. Aku lebih milih tidur, Mbak. Biasanya pas bangun, badan jadi seger en bermunculan lah ide-ide postingan :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.

Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo.

Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP."

Naluri saya bekerja, apa maksudnya 'mengunci'? Ternyata betul dugaan saya, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.

Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.

Pernah si Ayah usul supaya si Mas diberi HP saja biar tidak mengusili HP orang tuanya, tapi saya tolak. Begini saja sudah bikin yang aneh-aneh, apalagi kalau punya sendiri. Lagipula bahayanya sangat besar kalau anak yang umurnya saja belum ada 7 tahun sudah punya HP sendiri.

Baca jug…