Skip to main content

Taman Pintar Jogja, A Wish Of Mine

Taman Pintar Jogja, who hasn't been there? Me!

Taman Pintar. Pic taken from www.tamanpintar.com

I wished to bring my sons here, to Taman Pintar, last year. We were having a long holiday at the end of the year. We stayed at my parents' house along the holidays and I arranged a nice vacation to Taman Pintar, a place where I believed my sons would love.

I would bring them to explore the Playground area where they could do some simple science experiments and excercise, such as the Whispering Parabola Dishes, Singing Walls, Color Spectrum, Tree House or Shaking Bridge.

Pic taken from https://www.yogyes.com/en/yogyakarta-tourism-object/other/taman-pintar/?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C3678361034

Besides Playground area which is free of charge, there are Oval Building, Square Building and Food Court. Inside the buildings we can find a Planetarium, a big fresh water aquarium, Dome Area where kids can learn about dinosaurs and simple technology.

Racing with, a skeleton?! Pic taken from bunda raka-alya's blog http://raka-adhi.blogspot.in/2015/03/taman-pintar-mencerdaskan-dan.html

But, this beautiful plan was canceled due to a horrible accident of my first son: his left heel was hurt by the running motorbike's spoke wheel. *I break my heart everytime I tell this story.*

Dec, 2014. I'm so sorry, my dear Son.

Today's condition. Alhamdulillaah.

The accident really changed any plans we'd arranged before. But, my son's recovery was our first priority. So, Taman Pintar, we'll see you anytime in the future, insya Alloh.

Note: You can find out more about Taman Pintar in this article.

This article is to answer BEC's Weekly Challenge #22: Failed Holiday You Wish To Do It. If you'd like to join, please, visit the link, write your post and submit yours :-) .

Comments

  1. Eh....ada pic raka disitu.... Next time mb. Mudik lebarannya yang lama......trus realisasikan maen ke tmn pintar, gembiraloka zoo park.....sekalian nyari ikan di beningnya pantai gunung kidul:-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. I'm gonna need a tourist guide kalo gitu. And would it be you hehe...golek gratisaaaan

      Delete
  2. Semoga suatu saat bisa direalisasikan, ya, liburan ke sana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaamiiin. Makasih mas. Pingin banget ke sana.

      Delete
  3. Replies
    1. Alhamdulillaah he's recovered now Pakde.

      Delete
  4. huhuhu...get well soon ya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. He's well now mbak. It's just we need to wait for another moment to take the vacation.

      Delete
  5. Get well son, buddy.

    I hope you will get the best chance to get there, mbak. Don't forget to take picture for your blog. :D

    ReplyDelete
  6. I hope you can go there soon enough with your sons mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. I hope so, mas. Matur thank you :-)

      Delete
  7. Ah, taman pintar! About 4 years ago me and my friends went to Jogja and planned to visit taman pintar too, but unfortunatelly because some troubles happened accidentally (but not motor accident) our plans to visit Taman Pintar ruined. But it's okay because we had visit another beautiful place there. If I visit Jogja someday, I will visit Taman Pintar, insya Allah.. I hope your wish to visit this place come true too, mbak Diah! ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. I'm sorry to hear that, mbak. We have the similar experience, then. Let's plan another day and pray it will come true.

      Delete
  8. Let's make a new plan :))

    ReplyDelete
  9. What a sad story.. i'm so shock to read about the accident but i'm glad it happened last year..
    Be a strong son dear... would visit Taman Pintar soon..Insya Allah..

    ReplyDelete
  10. wow your article in english so very interesting. Makes me get alot knowledgement especially "Taman Pintar" at Yogyakarta :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. I'm far from good, mbak. Thank you :-)

      Delete
  11. Wah, cepet sehattt yaa, biar bisa jalan-jalan lagi. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillaah kakinya sudah sehat. Thank you.

      Delete
  12. I sincerely hope he will get well soon and you both can visit this park together soon..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillaah he's okay now mak. Aaamiin. Thanks

      Delete
  13. boleh juga itu dikunjungi, seperti sangat cocok buat anak-anak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari yang saya baca, taman ini pas banget untuk anak-anak pak.

      Delete
  14. taun 2014 lalu sempat kesana tapi bagian taman yg utk anak2 balita sdg direnovasi (lha anak saya masih balita je..). kalo wahana lain yg utk anak2 yg lebih besar kyknya menarik2 juga.
    semoga tetap bagus dan terawat ya besok2 kalo kita jadi kesana :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harapan yang sama dari saya mbak. Wah kalo direnovasi bisa jadi besok lebih sip dong ya.

      Delete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.

Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo.

Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP."

Naluri saya bekerja, apa maksudnya 'mengunci'? Ternyata betul dugaan saya, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.

Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.

Pernah si Ayah usul supaya si Mas diberi HP saja biar tidak mengusili HP orang tuanya, tapi saya tolak. Begini saja sudah bikin yang aneh-aneh, apalagi kalau punya sendiri. Lagipula bahayanya sangat besar kalau anak yang umurnya saja belum ada 7 tahun sudah punya HP sendiri.

Baca jug…