Skip to main content

Masjid Bazis Sragen

Masjid Bazis "Ukhuwah Islamiyah" Sragen yang terletak di Jalan Raya Sukowati ini menjadi tempat persinggahan bagi saya dan keluarga tiap kali bepergian dari dan ke Madiun-Jogja. Letaknya strategis, yakni di pinggir jalan antarpropinsi, dekat SPBU dan perempatan, persisnya di Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal. Mudah ditemukan dengan adanya tulisan di pagar dan juga adanya papan penanda.

Masjid ini luas, bersih, punya tempat parkir luas dan cukup hijau. Dinamakan Masjid Bazis karena memang satu kompleks dengan kantor Badan Amil Zakat Infak dan Shodaqoh (BAZIS) Kabupaten Sragen.

Kantor BAZIS

Prasasti

Papan pengumuman

Di bagian dalam masjid lapang dengan hamparan karpet hijau dan banyaknya kipas angin dinding.

Bagian dalam masjid

Shof untuk jamaah putri ada di bagian belakang dengan ruangan tersendiri berdindingkan jendela kaca. Perlu diketahui juga, seluruh keliling dinding masjid memang diberi jendela kaca tembus pandang.

Tempat wudhunya pun luas dan cukup nyaman, tapi harus berhati-hati karena untuk masuk ke area wudhu harus melewati kolam dangkal. Kamar mandinya pun banyak dan bersih. Kalau beristirahat di sini biasanya kami juga numpang mandi sekalian.

Yang juga asyik, bagi yang bawa balita atau anak kecil seperti saya, bisa mengajak anak bermain sejenak di belakang masjid, karena di sana ada TK-nya. Anak-anak saya biasa bermain di sana sembari menunggu orang tua mereka sholat.

TK BAZIS Sragen

Setelah sholat, jamaah juga bisa istirahat dulu di serambi masjid. Sambil ngechargeponsel juga boleh. Sambil menikmati jajanan, belu buku atau tasbih dan peci yang ditawarkan pedagang asongan juga bisa. Soal kebersihan, masjid BAZIS menyediakan beberapa tempat sampah, jadi tak perlu khawatir.

Jadi, kalau melintas di Sragen dan perlu beristirahat, mampirlah ke masjid ini.

Comments

  1. Tempat ngadem yang asik ya mak masjid itu stelah menunaikan kewajiban solat tentunyaa

    ReplyDelete
  2. lengkap, ada tempat main anak2,, ada yang jualan buku juga,,,
    Kalo dah baca yg namanya 'buku' bawaannya pingin beli aja,,

    ReplyDelete
  3. mak Rahmi: masjid yang adem itu yang dicari ya mak

    kang Yusuf: wah, sama dong. buku memang menarik banget.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.
Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo. Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP." Naluri saya bekerja, apa maksudnya mengunci? Ternyata betul, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.