Skip to main content

9 = 21 ?

Gambar dari http://www.easyvectors.com/browse/other/9-clip-art

Ini bukan matematika, lho, ya. 9 = 21? Kira-kira apa, ya? Silakan ditebak-tebak. Ya, betul. 9 = 21 ini adalah soal jam!

Tulisan ini terinspirasi oleh komentar saya pada status seorang kawan di facebook tentang pengucapan yang tepat mengenai penunjukan waktu.

Ceritanya pada suatu ketika saat saya masih bekerja kantoran, tempat saya bekerja akan mengerjakan sebuah event. Salah satu yang harus dikerjakan adalah memasang panggung dan kelengkapannya di lokasi event. Saya menelepon tukang tenda yang juga tukang pasang panggung.

"Tolong dipasang jam 9 malam ya, Pak," pinta saya. Saya pikir permintaan saya itu cukup jelas. Tapi ternyata tidak cukup jelas untuk pihak sana. "Lho, acaranya jam berapa to, Mbak??" tanyanya. "Besok pagi, Pak." "Kalau gitu dipasang nanti malam dong, Mbak." "Lha iya, Pak. Kan saya udah minta dipasang jam 9 malam," kata saya bingung. Ini orang gimana, sih, batin saya. "Mbak, kalau itu namanya jam 21. Saya kira tadi Mbak nyuruh saya masang jam 9 pagi."

Oh? Betul juga, ya? Kata Bapak itu tadi, dia biasa menggunakan sistem 24 jam untuk urusan jam karena lebih akurat baginya. Pekerjaannya menuntutnya untuk disiplin dan terencana. Salah informasi bisa fatal akibatnya. Alalagi informasi yang disampaikan lewat telepon kadang kurang jelas.

Saya manggut-manggut setuju. "Iya, Pak. Jam 21. Jangan telat, ya, Pak," kata saya mengakhiri pembicaraan.

Comments

  1. hahahaha saya juga baru mudeng,biasanya pakeknya malam dan siang,jam 9 malam,gitu hehe

    ReplyDelete
  2. saya juga gak terbiasa menyebutkan jam 21, 22 atau 23. Saya lebih sering menyebutnya jam 9 malam atau 10 malam :)

    ReplyDelete
  3. mbak HM: aneh tapi nyata ya mbak.

    mbak Santi: gara-gara itu jadi saya agak memaksakan diri mbak spy nggak salah kasih info.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.
Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo. Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP." Naluri saya bekerja, apa maksudnya mengunci? Ternyata betul, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.