Skip to main content

Mengatasi Bayi Bangun Di Malam Hari

Yang namanya kaum ibu (dan bapak) hampir semua pasti pernah mengalami masa 'glojokan' pasca melahirkan ini: bayi bangun di malam hari. Ada yang rewel, ada juga yang anteng tapi melek, ada pula yang asyik ngoceh atau bermain sendiri. Kesal? Iya, dong. Sudah shift pagi-siang-sore, kebagian jatah ronda pula! Kapan istirahatnya!? #lebay

Lalu, bagaimana mengatasi bayi bangun di malam hari secara baik?

Berdasarkan pengalaman saya punya dua anak, bayi memang punya kecenderungan bangun di malam hari. Bukan hanya terbangun, ya, tapi juga bangun dan beraktivitas. Biasanya kegiatan bangun malam ini ada pemicunya yang saya sebut sebagai 'gangguan'.

Gangguan non-manusia
Eits, jangan merasa horor dulu, ya. Yang dimaksud di sini adalah kegerahan, digigit nyamuk, cahaya terlalu terang atau keberisikan atau kaget karena suara dan semacamnya.

Kalau keberisikan TV misalnya, ya TV-nya dimatikan dulu. Kalau digigit nyamuk, ya olesi minyak anti nyamuk dulu. Yang penting kenali penyebabnya lalu atasi dan tidurkan kembali.

Gangguan dari si bayi sendiri
Misalnya bayi ngompol atau lapar. Kalau yang ini jelas, ya, diganti bajunya atau disusui. Soal bayi ngompol, saya punya kiat jitu (contekan dari mbak saya). Ketika bayi nangis minta diganti bajunya karena ngompol di malam hari, jangan langsung diganti bajunya. Lho, kok? Iya. Susui saja dulu sampai bayi tertidur lagi, setelah itu barulah dengan leluasa kita gantikan bajunya.

Ada juga bayi bangun malam karena sakit. Kalau sebabnya ini ya harus segera diobati atau dibawa ke dokter. Sudah jelas, dong, ya.

Gangguan dari orang lain
Nah...yang ini nih...kadang pelakunya adalah kita sendiri. Ketika bayi bangun di malam hari malah diajak bicara, dicium-cium, digelitiki, digendong-gendong, diajak jalan-jalan dan sebagainya. Ya jelas saja bayi bakal melek lebar.

Jangan. Sekali lagi, jangan ajak bayi beraktivitas saat ia terbangun di malam hari. Selesaikan hajatnya, lalu tidurkan kembali. Kalau pelakunya orang lain yang serumah dengan kita, mintalah mereka untuk berhenti mengajak bayi beraktivitas. Kan masih kecil, nggak papa lah. Ya, sekarang. Kalau jadi kebiasaan? Kita sendiri yang kewalahan, kan.

Gangguan kebiasaan
Kebanyakan begini ceritanya: bayi  tidur siang lamaaaa sekali, lalu waktu tidur malam terjaga. Solusinya mudah saja: berkorbanlah wahai para ibu dan pengasuh. Berikan seluruh tenaga Anda untuk mengajak bayi beraktivitas di siang hari. Jangan beri kesempatan bayi kenyang tidur siang. Batasi dan buat ia cukup lelah begitu malam tiba. Dengan demikian acara tidur malam bayi pun insya Alloh akan lancar.

Ada juga bayi bangun malam gara-gara pindah kamar tidur, pindah rumah atau menginap. Bayi mungkin merasa sensitif terhadap lingkungan baru. Solusinya: sabar. Peluk, belai dan tenangkan hatinya.

Berikan benda kesayangannya sebagai teman tidur. Kalau perlu turuti keinginan sesaatnya, misalnya minta tidur di kasur di lantai bukannya di tempat tidur. Yang penting buat bayi segera tidur lagi, baru pindahkan dia ke kasur yang seharusnya.

#

Inti dari semua itu adalah bagaimana cara menjaga bayi tidur betulan pada jam tidur malamnya. Kalau sudah terbiasa begini, insya Alloh sampai besar anak akan tertib pada jam tidurnya. Jadilah anak tenang, orang tua pun tenang.

Comments

  1. Wah... senang punya temen seperjuangan... Saya juga lagi punya bayi kecil nih, mba... lagi berubah pola tidurnya. Alhamdulillah, sekarang masuk masa transisi yang maksudnya udah mulai berkurang begadangnya...

    Salam kenal, mba...
    www.anggianirifani.blogspot.com

    ReplyDelete
  2. Hehe.. wah postingan ini sangat bermanfaat buat bekal saya nanti kalau pny baby yang bangun di malam hari :D

    ReplyDelete
  3. mbak Mona: penuh warna ya mbak jadinya. tp anak sy udah gede skrg. itu foto pas mereka bayi. :-)

    mbak Susan: hehe...besok kl sdh dititipi baby ga pk bingung2 lg ya mbak.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Sila berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.
Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo. Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP." Naluri saya bekerja, apa maksudnya mengunci? Ternyata betul, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.