Skip to main content

Teman Ke Kamar Kecil

Teman ke kamar kecil, perlukah? Tergantung situasi. Jika kamar kecil di dalam rumah dan aman, tentu tak butuh teman, tapi jika kamar kecilnya di luar rumah atau di tempat umum atau di tempat yang tak aman, teman ke kamar kecil jelas diperlukan.

Gambar dari www.solopos.com/2013/08/21/kisah-unik-di-china-kencing-tak-lurus-warga-didenda-rp170-000-439997

Terkuaknya kasus pelecehan seksual di TK JIS yang dilakukan di kamar kecil jelas menimbulkan keresahan. Orang tua menjadi khawatir, guru pun demikian. Anak-anak yang sudah mengerti pun kemungkinan merasa tak aman saat ke kamar kecil. Di sekolah, rasanya perlu sekali adanya kebijakan membawa teman ke kamar kecil. Tentunya si teman tidak ikut masuk kamar kecil, hanya ikut mengantar hingga ke depan pintu kamar kecil. Guru dapat menyarankan anak yang minta izin ke kamar kecil untuk ditemani setidaknya seorang teman, jika bisa dua orang teman lebih baik.

Pengalaman saya saat masih di SD dulu, kamar kecil sekolah berada di belakang barisan kelas. Kebetulan kamar kecil itu juga merupakan kamar kecil bersama dua SD dan berbatasan langsung dengan sebuah SMA yang belum diberi pagar pembatas. Ke kamar kecil di kala itu cukup 'menyeramkan' karena kadang ada anak nakal yang mengganggu, baik secara verbal maupun betul-betul berusaha mengganggu dengan berdiri di depan pintu kamar kecil. Membawa teman saat ke kamar kecil menjadi kebutuhan tersendiri.

Saat di bangku SMA pun saya menemukan fenomena murid perempuan ke kamar kecil berombongan. Kadang dua atau tiga orang. Sayangnya yang seperti ini sering dipersulit oleh guru. Ke kamar kecil berombongan dianggap mengganggu pelajaran dan menurunkan kewibawaan guru.

Bukan hanya di sekolah. Di tempat umum pun kamar kecil kadang menjadi tempat yang jauh dari rasa aman. Di pertokoan, terminal, di tempat wisata misalnya. Kejahatan bisa terjadi juga di tempat-tempat itu. Teman ke kamar kecil pun dibutuhkan untuk mengantisipasi kejahatan.

Pada intinya, di saat dan tempat yang dirasa tak aman, teman ke kamar kecil diperlukan. Tempat ramai belum tentu aman. Yang jelas, tempat yang dirasakan asing atau aneh biasanya menunjukkan sinyal ketidakamanan. Meski kemudian tidak terbukti tidak aman, membawa teman ke kamar kecil tidak ada salahnya.

Comments

  1. kalo aman,jauh dan sendiri juga mau tp kalo dah aneh dan sepi,cari teman,suruh nunggu depan pintu pula heheeh

    ReplyDelete
  2. he eh mak. kl aneh mendingan cari yg lain. ada jg lho kmr kecil di dlm rumah tp ga aman krn pintunya rusak. hihihi...

    ReplyDelete
  3. Betul mbak... apalagi saat di tempat yg asing, teman ke kamar kecil kadang diperlukan...

    ReplyDelete
  4. biasanya kalo... Pintu kamar kecil kuncinya rusak... Biasanya bawa teman, buat jaga pintu...he2, abis tu gantian deh....

    ReplyDelete
  5. utk menjaga keamanan ya mbak. apalg kaum perempuan.

    ReplyDelete
  6. pintu kmr kecil rusak tuh sdh kyk langganan ya mbak Novi. jd sering heran deh, niatnya bikin pintu ini gimn to?

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.

Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo.

Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP."

Naluri saya bekerja, apa maksudnya 'mengunci'? Ternyata betul dugaan saya, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.

Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.

Pernah si Ayah usul supaya si Mas diberi HP saja biar tidak mengusili HP orang tuanya, tapi saya tolak. Begini saja sudah bikin yang aneh-aneh, apalagi kalau punya sendiri. Lagipula bahayanya sangat besar kalau anak yang umurnya saja belum ada 7 tahun sudah punya HP sendiri.

Baca jug…