Skip to main content

Kebahagiaan Seorang Blogger Pemula

Menjadi anggota KEB adalah sebuah kebahagiaan seorang blogger pemula seperti saya. Seperti apa cerita saya tentang KEB? Ini dia!

Mencari Perempuan
Pertama kali menemukan KEB ketika saya tengah searching di internet. Konon ada 5 grup blogger yang paling keren di Indonesia, salah satunya adalah Kumpulan Emak Blogger (KEB). Mengapa saya mencari sebuah grup blogger? Karena saya merasa perlu menimba ilmu tentang blogging dan merasa perlu memiliki sebuah identitas. Saya ini blogger seperti apa dan untuk siapa saya menulis?

KEB, grup eksklusif yang anggotanya perempuan semua inilah jawabannya!
KEB jugalah grup blogger pertama yang saya masuki. Sejak dulu saya sangat ingin bekerja di sebuah tempat yang pimpinan dan pekerjanya perempuan semua. Jadi, bergabung di KEB bagi saya adalah berkah dari Alloh guna melangkah ke sana.


Menerima Kejutan
Kejutan pertama setelah bergabung adalah rasa kaget dan kagok karena disebut 'emak'. Aduh, maaak... Walau sudah punya anak dua tetap saja merasa aneh dipanggil emak. Tetapi panggilan mesra itu kini tak lagi mengganggu, malah menjadi kebanggaan saat orang lain tahu. Hei, lihat, aku anggota KEB!

Kejutan kedua adalah banyaknya emak-emak hebat yang bergabung di KEB. Banyak emak yang mampu menulis hal-hal biasa menjadi luar biasa menarik, yang membuat saya merasa bahwa curhat di blog itu sah-sah saja. Banyak juga yang langganan juara, yang membuat saya geregetan dan penasaran ingin mengikuti jejak mereka. Bahkan banyak emak yang telah membukukan tulisan mereka dalam bentuk novel! Kejutan!

Kejutan ketiga adalah banyaknya ilmu dan informasi yang dibagikan di KEB. Mulai dari tips, trik, lomba menulis, proyek menulis, giveaway hingga info bisnis dan pengembangan diri.

Hubungan Jarak Jauh
Tak pernah terbayangkan saya dapat berkenalan dengan emak-emak keren nan ramah yang belum pernah saya temui sebelumnya. Ibaratnya, saya menjalin hubungan jarak jauh yang menyenangkan.

Jujur, setiap menulis sebuah blogpost yang terbayang oleh saya adalah tulisan itu saya persembahkan untuk warga KEB. Selesai posting, ingin cepat-cepat menulis di dinding Facebook KEB.

Merasa Bersyukur
Sebagai penutup, saya merasa wajib bersyukur dipertemukan Alloh dengan grup yang membanggakan ini. Semoga saya yang blogger spesialis draft dan judul ini dapat menuntaskan tulisan saya, dapat rajin dan tekun seperti emak-emak KEB yang hebat, serta dapat mengembangkan diri khususnya dalam dunia penulisan. Terima kasih kepada Makpon, Mak RT, Makpuh dan para Makmin yang selalu menyayangi anggota KEB, serta emak-emak sekalian. Semoga KEB makin maju dan makin membawa berkah. Selamat ulang tahun KEB!

Comments

  1. Hihihi, ayo dipublish itu semua tulisannya, buang jauh-jauh spesialis draft :)
    Terima kasih ya sudah bangga menjadi member KEB.
    Semoga nggak pernah bosan. I love you :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaaaamiiiiin. Makasih ya mak. I love you three deh.

      Delete
  2. aamiin untuk semua doanya, maju bersama :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mak. Pingin keren jg kyk mak Rodame.

      Delete
  3. Waah..punya draft banyak ya, Mak? Saya mah bikin satu postingan aja lama nangkring di draft, hehe.
    Salam kenal. Semoga kita semua bisa sukses bersama KEB ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi..kl banyak sih belum mak. Salam kenal kembali, semoga draft kita beneran bs kita lahirin sempurna ya mak.

      Delete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Sila berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.
Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo. Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP." Naluri saya bekerja, apa maksudnya mengunci? Ternyata betul, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.