Skip to main content

Anak-anak Boleh Menonton Film Romantis

Pernah menonton film anak-anak Tayo the Little Bus? Film animasi buatan Korea ini bercerita tentang kehidupan sesosok bis kecil bernama Tayo dengan teman-temannya. Tayo si bis biru berwatak ceria, terkadang usil dan ceroboh namun jujur dan sangat sayang kepada teman-temannya.
Teman-teman Tayo ada banyak, di antaranya adalah Rogi si bis kecil hijau, Lani si bis kecil kuning dan Gani si bis kecil merah. Mereka berempat menghuni garasi bis (bus garage) dengan Hana, seorang gadis yang bekerja sebagai mekanik di sana dan Cito, bis pariwisata yang bijaksana. Sosok Cito dan Hana sering dimunculkan sebagai figur 'ayah' dan 'ibu' bagi para bis kecil. Kedua tokoh ini digambarkan sering menjadi penengah jika ada permasalahan, penasihat dan juga pengayom.

Cerita-cerita yang ditampilkan cukup menarik dan beragam. Selain kisah tentang aturan berlalu lintas ada juga kisah persahabatan, petualangan, kejujuran dan kerja sama. Yang menarik, di dalam kisah-kisah itu selalu ada pelajaran moral yang bisa dipetik. Para bis kecil, yang mewakili anak-anak, boleh jadi membuat masalah tetapi selalu ada jalan keluarnya.

Yang tak kalah menarik, pada salah satu episodenya yang berjudul Lani's Misunderstanding, ada kisah romantis di dalamnya! Diceritakan bahwa Lani yang berkarakter anak perempuan yang manis mengalami saat pahit ketika Cito yang biasanya berlaku baik dan lembut kepadanya tiba-tiba bersikap cuek. Hal itu bertambah parah ketika keesokan harinya Lani gagal dalam ujian mengemudi karena tak sempat berlatih di malam sebelumnya gara-gara Tayo, Rogi dan Gani bergantian berlatih dengan simulator, sementara hanya ada satu simulator untuk semua. Lani yang sebelumnya selalu lulus ujian mengemudi dengan nilai terbaik pun mengalah bagi kebaikan teman-temannya, namun apa daya ia malah gagal dalam ujian.

Cito marah ketika mengetahui Lani gagal karena tidak berlatih di malam sebelumnya. Tak sempat memberi alasan karena Cito terus memojokkannya, Lani pun kecewa dan meninggalkan garasi. Meski jam kerjanya telah berlalu, Lani tak ingin kembali ke garasi. Hatinya masih diliputi kesedihan.

gambar dari http://fr.droidslice.com/applications/multimedia-et-video/com.ibean.tayobus
Sementara itu, Cito yang belakangan mendengar alasan Lani tak berlatih dari Tayo, merasa bersalah. Ia pun mencari Lani ke sana ke mari. Malam pun tiba namun Lani tak kunjung ditemukan. Cito pun teringat sebuah jalan yang menjadi favorit Lani. Jalan raya yang dihiasi pohon dengan bunga sakura yang mekar di kanan dan kirinya. Ia segera menuju ke sana dan mendapati Lani diam tak bergerak di tepi jalan. Ternyata Lani sudah hendak kembali ke garasi namun bahan bakarnya habis setelah selama berjam-jam berputar-putar keliling kota tanpa tujuan.

Cito pun mengulurkan 'tangan'nya guna menolong Lani. Kedua bis itu pun lalu kembali ke garasi dengan saling bergandengan. Adegan 'pertemuan' Cito dengan Lani itu dihiasi musik yang romantis a la drama Korea. Secara subjektif dapat dikatakan bahwa musik itu menggambarkan suasana hati Lani yang sedih karena kecewa perlahan-lahan berubah menjadi sedih karena merasa bersalah, saat ia tahu bahwa Cito ternyata tak pernah tidak mengacuhkannya. Kecuekan Cito terhadapnya di hari sebelumnya adalah semata-mata karena ketidaksengajaan. Di akhir cerita, kedua bis itu pun menyadari kesalahan masing-masing, saling meminta maaf dan saling memaafkan.

Lalu, apa yang membuat kisah romantis ini menarik?
Menurut saya ini menarik, sebab film ini ditujukan bagi anak-anak, terutama anak laki-laki, mengingat tokohnya berupa bis (kendaraan) yang biasanya digemari anak laki-laki. Melalui kisah romantis ini anak-anak bisa mengetahui cara berpikir perempuan dan cara menyelesaikan masalah dengan perempuan. Anak-anak akan belajar bahwa dalam menghadapi permasalahan dengan perempuan harus dilakukan dengan cara yang lembut. Siapa pun perempuan itu.

Sungguh suatu kreativitas yang tinggi, mampu menghadirkan kisah romantis yang berisikan pesan mulia dan aman ditonton anak-anak. Jika filmnya seperti ini, saya kira anak-anak boleh menonton film romantis.
Setujukah?


 

Comments

  1. Hallo mak.. salam kenal ya..
    Mak, anak2 nya nonton Tayo di mana? punya dvd nya ya.. beli dimana?
    aku cari2 dvd nya ga dapet2 mak...
    Please infonya ya mak... Thanks

    ReplyDelete
  2. mak icha...sy ga punya dvd tayo. anak2 nonton di disney junior mak, lewat tv berlangganan. smpe skrg masih ada meski cuma 1x sehari jam 16.00 wib.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.

Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo.

Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP."

Naluri saya bekerja, apa maksudnya 'mengunci'? Ternyata betul dugaan saya, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.

Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.

Pernah si Ayah usul supaya si Mas diberi HP saja biar tidak mengusili HP orang tuanya, tapi saya tolak. Begini saja sudah bikin yang aneh-aneh, apalagi kalau punya sendiri. Lagipula bahayanya sangat besar kalau anak yang umurnya saja belum ada 7 tahun sudah punya HP sendiri.

Baca jug…