Folbek Apa Nggak, Ya?

Entah ada angin apa tiba-tiba saja akun twitter saya difollow orang-orang luar negeri. Ada dua puluhan akun. Emang siapa saya? Atau apa yang telah saya lakukan sampai mereka menfollow saya? Terkenal, enggak. Ngetweet sesuatu yang viral, juga enggak. Wong saya ngetweet kebanyakan juga cuma untuk share postingan ke grup-grup yang menyediakan diri untuk nge-RT itu. Baiklah, anggap saja ini rezeki dari Alloh, ya, jangan bilang mereka nyasar, ntar bisa terjebak jadi kufur nikmat.

Oke. Sudah usai terpananya, sekarang apa? Folbek mereka, gitu? (Folbek = follow back/follow balik) Mmm...coba deh cek satu per satu dulu akun para follower baru itu.

Dari sekian akun luar negeri itu, saya berkesimpulan, cara terbaik menentukan akan folbek atau tidak adalah dengan memperhatikan hal-hal ini:

Keaslian Akun
Akun yang asli itu ada fotonya, bukan gambar telur. Lalu ada biodata si pemilik akun. Dari situ kita bisa lihat, ini akun niat eksis di twitterland atau tidak. Akun dengan biodata dan foto yang meyakinkan bolehlah difolbek.

Masih bayi. Belum bisa diajak berkicau.

Ada Aktivitas Ngetweet
Tengok saja jumlah tweet-nya. Puluhan? Ratusan? Bagus. Bisa difolbek. Baru satu atau dua tweet? Hmm...Barangkali dia sedang membangun jaringan. Kalau kenal secara personal atau ada ketertarikan khusus, boleh difolbek. Kalau nol tweet? Mending nggak usah aja deh.

Tweetnya Bermakna
Dari tweet-nya kita bisa lihat watak di pemilik akun. Kalau tweet-nya bagus-bagus, bermanfaat, sesuai dengan passion kita, follbekk deh! Sedangkan akun yang isinya nggak jelas macam share picture-picture doang nggak pakai basa-basi atau malah yang tidak senonoh, cuekin deh cuekin.

Bahasa Bisa Dimengerti
Buat saya, akun berbahasa Indonesia dan Inggris bolehlah difolbek. Lha kalau Bahasa Turki? Aduh...nggak ngerti. Jadi bolehlah dicuekin, ya. Difolbek juga percuma deh kalau kita nggak paham bahasanya. Ilmu apa yang mau diserap dari sana?

Spanish?

Jumlah Followers dan Yang Difollow
Followersnya ribuan, yang dia follow juga ribuan. Boleh difolbek. Akun yang begini biasanya nggak jaim untuk follow. Kalau followersnya belasan tapi yang dia follow ratusan atau ribuan? Bisa jadi akun itu baru. Tinggal dilihat saja isi tweetnya. Kalau memang cocok di hati ya difolbek juga boleh.

Nah, itu cara mencari tahu akun yang layak difolbek versi saya. Jangan lupa follow akun twitter saya, ya. Saya ada di @diahdwiarti *modus* Soal folbek atau nggak ini, teman-teman punya versi sendiri? Share di sini boleh banget lho. Yuk, yuk.

Comments

  1. Aku punya akun twitter juga, tapi twitter ini cuma lebih buat sarana promosi blog aja. Kalau mau eksis lebih milih di instagram.

    Salam kenal ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mbak. Twitter juga cuma untuk ngeshare. Kalau mau ngobrol ya di rumah hihi...

      Salam kenal kembali.

      Delete
  2. Mereka pakai bot mbak, nggak ngerti kita ngetwit apaan. Cuekin aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh gitu ya mbak. Wih, tiwas ge er saya hihihi

      Delete
  3. aku udah follow loh mbak.. folbek ya :))

    ReplyDelete
  4. o harus begitu juga kehati-hatiannya ya kang dalam folbeck

    ReplyDelete
  5. aku nggak respect mba kalau difollow atau diliki,,atau dikomen (di IG) sama akun luar negeri. mereka itu robot agaknya. hahhaha.
    aku aktif ngetwit dari 2010..udah ada puluhan ribu twit meski followernya belum seribu hehhe. yang heran justru akun tumblr, itu blog isinya khusus buat nampung galauan eh malah banyak banget followernya wkwkwk.

    @innnayah >> monggo kalau tretarik difollow hihihii

    ReplyDelete
  6. aku jarang ngetwit sih hahaha...*kenama aja*
    tapi yg aku accept dan ku follow di twitter yang aku tahu (misal temen2 blogger) dan teman yg aku kenal aja sih mba :D

    @handdriati

    ReplyDelete
  7. Mending folbak punya ane gan :D
    wkwkwk #ngarep..

    ReplyDelete
  8. Folbek aku ya Mbaaakkk.. twitterku @irlyisme
    *kemudian di Unfollow

    ReplyDelete
  9. Pada akhirnya Modus buat minta difollow tetep ya mbk. hahahaa.

    Saya baru pertama mampir, ni. Ngomongin soal twitter, emang sekarang udah gak kek pertama twitter ada. Sama sekali Nol spammer. Sekarang mah, semuanya udah robot yang kerja, follow kita, promot, malah bisa DM, padahal kalo DM itu harus di following dulu, nyatanya bisa juga, tuh.

    Tipsnya setuju saya. :)

    ReplyDelete
  10. Klo yang ga jelas dan aneh2...ga usah dipolbek kali ya mbak. Eh kita sudah pollow-an kan??? *modus jugaa :D

    ReplyDelete
  11. keknya emang perlu dicari tahu dulu ya kalau mau folbek. Saya difolbek ya Mbak, modus again

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Sila berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular Posts