Ibu Benar-benar Keren

Sudah lama saya ingin menulis tentang ini, alhamdulillaah akhirnya terlaksana juga bertepatan dengan suasana Hari Ibu. Meskipun Hari Ibu pada awalnya diadakan untuk memperingati gerakan perempuan yang sama sekali jauh dari kesan domestik, bahkan lebih terkesan heroik, tulisan ini justru menyoroti peran ibu rumah tangga yang repot setiap saat. Bukan berarti dibuat-buat supaya nyambung, tetapi dalam kisah ini ada kekaguman seorang anak terhadap ibunya yang ternyata dulunya keren, tidak seperti sekarang yang selalu bergumul dengan urusan panci dan wajan saja.

Cerita ini ada dalam satu episode film Henry Hugglemonster yang ditayangkan di Disney Junior yang berjudul Grrr Power. Dikisahkan seorang monster laki-laki kecil bernama Henry tinggal bersama ayah, ibu dan tiga saudaranya di Roarsville. Ibu Henry, Nyonya Hugglemonster, adalah ibu rumah tangga yang sangat sayang dan perhatian dalam mengurus suami dan keempat anaknya: Cobby, si sulung yang suka mengutak-atik barang hingga menjadi sebuah penemuan baru; Henry yang selalu ceria; Summer yang suka menari balet dan menyanyi; serta Ivor si bayi. Ia selalu sibuk dengan segala tetek-bengek rumah tangga. Di sela kesibukannya, Nyonya Hugglemonster yang dipanggil Momma oleh Henry, masih sempat mengajar les piano di rumahnya.

Suatu hari Henry melihat Momma sedang bersih-bersih rumah. Barang-barang yang tak terpakai disisihkan untuk nantinya akan diangkut oleh tukang barang rongsokan. Henry menemukan gitar lama milik Momma dalam tumpukan barang bekas itu. Henry tak pernah tahu Momma punya gitar. Untuk membuktikan gitar itu miliknya, Momma pun menunjukkan keahliannya bermain gitar kepada Henry. Momma terlihat sangat bersemangat ketika memainkan gitarnya.

Henry tak menyangka Momma sekeren itu. Ketika bermain di rumah Denzel, temannya, Henry dibuat lebih terkejut lagi saat menemukan fakta bahwa Momma dulunya adalah anggota band perempuan bernama Grrr Power. Ibu Denzel, yang juga anggota Grrr Power, memutarkan sebuah piringan hitam yang berisi lagu Grrr Power. Momma ternyata adalah penyanyi andalan band itu. Lalu Henry menyarankan acara reuni Grrr Power. Ibu Denzel menyetujuinya dan sanggup mengumpulkan dua anggota band lain yang tak lain adalah dua orang ibu dari teman-teman Henry juga.

Momma sangat sibuk sehingga menampik usul reuni Grrr Power Henry. Momma hanya mengatakan "may be". Henry tak puas dengan jawaban Momma. Berbagai cara dilakukan, namun Momma seperti tak peduli, malah Momma bersiap mengajar les piano. Henry menjadi sangat khawatir ketika tukang barang rongsokan hampir datang. Bisa-bisa gitar Momma akan dibawa juga! Kalau begini ceritanya, reuni Grrr Power bisa gagal.

Henry yang hampir putus asa kemudian mendapat ide. Ia bergegas menuju rumah Denzel dan meminta Ibu Denzel untuk segera datang ke rumah agar Momma terbuka hatinya. Henry, Denzel dan Ibu Denzel yang siap dengan gitarnya kemudian menjemput satu per satu anggota Grrr Power. Dalam perjalanan, mereka memainkan musik Grrr Power yang menarik perhatian orang. Ada apa dengan ibu-ibu ini? Begitu mungkin yang ada dalam benak orang-orang.

Momma yang tengah mengajar les piano terkesima saat mendengar lantunan musik milik Grrr Power. Momma setengah tak percaya bahwa itu suara band-nya. Setelah yakin, ia pun mengajak murid les pianonya untuk belajar di luar. Di sana, Grrr Power menunggu. Akhirnya Momma pun bermain musik bersama band lamanya itu. Orang-orang pun menonton mereka. Henry dan Denzel pun ikut bergembira.

Momma sangat berterima kasih kepada Henry. Momma dengan bangganya berkata, "You know I have so much fun being a mama, but you reminded me of the fun before I was a mama, too". Kira-kira artinya sebagai berikut, "Kau tahu aku sangat senang menjadi seorang ibu, tapi kau juga mengingatkanku akan kesenanganku sebelum aku menjadi ibu". Episode ini pun ditutup dengan Grrr Power yang meneruskan permainan musik mereka.

Alangkah indahnya akhir cerita itu. Momma senang dan bahagia dengan kesempatan bermain musik kembali walau hanya sebentar, Henry pun menjadi lebih bangga lagi dengan ibunya yang tak pernah disangkanya memiliki masa lalu yang mengagumkan. Meski saya pribadi kini mengurangi konsumsi musik, apalagi musik masa lalu, hikmah dari cerita ini adalah setiap ibu ternyata memang mengagumkan. Sayangnya, tak setiap anak bisa menyatakan kekagumannya. Seperti Henry yang berkata bahwa ia tak pernah berpikir akan memuji ibunya dengan kata-kata, "Momma is just so cool". Ibu benar-benar keren.

Semoga para ibu bisa menunjukkan kemampuannya. Semoga makin banyak anak-anak yang berkesempatan melihat prestasi sang ibu dan memuji dengan penuh ketulusan. Semoga kita semua dapat melakukannya.

Gambar diambil dari situs Niamh Sharkey

Comments

Popular Posts