KEB

KEB

BPN

BPN

About Me

About Me
Diah is here! Mom of three boys.

Kusen Jendela Dimakan Rayap? Ini Cara Mengatasinya

Awalnya tidak terpikir sama sekali akan menghadapi masalah ini. Saya kira rumah kami baik-baik saja. Hingga hari itu...

Saya menemukan banyak jejak butiran halus di lantai. Ada juga suara-suara dari balik dinding, dan lubang-lubang kecil di kusen jendela. Saya mulai curiga. Sepertinya ada makhluk lain yang hidup bersama kami di rumah ini...

Ternyata benar! Makhluk-makhluk itu adalah kawanan rayap yang berkoloni di rumah kami!

Anti-rayap-bandung

Seharusnya sejak awal saya curiga. Ketika saya sadari bahwa butiran halus itu adalah kotoran rayap, saya pun panik. Kusen jendela yang berlubang kecil-kecil itu rutin mengeluarkan kotoran dan bunyi kunyahan. Rayap-rayap itu memakan kayu kusen jendela rumah kami.

Saya tahu bahwa perumahan tempat kami tinggal dulunya adalah lahan yang kerap tergenang air. Mestinya tempat itu lembap. Lingkungan inilah yang bisa membuat makhluk hidup berkembang biak dengan cepat.

Cara Rayap Hidup Dan Berkembang

Jujur, dulu saya kira rayap itu cuma serangga biasa. Ternyata salah besar. Mereka itu hidup berkelompok, mirip semut tapi dengan versi yang lebih sabar dan lebih merusak. Dalam hirarki koloni itu ada ratu, pekerja, prajurit. Lengkap. Yang paling ngeri itu ratunya karena pekerjaannya cuma satu: bertelur. Sehari bisa puluhan ribu butir. Makanya kalau tidak segera ketahuan, koloninya bisa-bisa sudah segede gaban!

Ratu rayap ini tubuhnya berkali-kali lipat lebih besar daripada rayap biasa. Ukuran tubuh yang masif inilah yang memungkinkan si ratu untuk terus menerus bertelur dan memiliki umur yang panjang. 

Rayap juga sangat suka dengan tempat gelap dan lembap. Nah kusen jendela rumah saya tuh persis banget tipenya. Lembap ketemu kayu, jadilah itu buffet gratis buat mereka.

Susahnya lagi, mereka itu makan dari dalam. Jadi bisa saja dari luar kusen masih terlihat mulus, catnya masih oke, padahal dalemnya sudah bolong-bolong. Pantas aja saya telat ngeh. Soalnya bukti yang mereka kasih cuma berupa hujan serbuk kayu halus dan suara “krek-krek” pelan tiap malam.

Mungkin ada juga yang belum tahu kalau koloni rayap itu isinya makhluk yang belum final. Penghuni koloni itu nantinya akan berubah menjadi makhluk yang berbeda. Apa itu? Iya betul. Laron. Laron adalah versi reproduktifnya rayap. Nah, kalau laron itu keluar dari liang, mereka akan kawin dan akhirnya bertelur dan membuat koloni baru. 

Cara Mengatasi Rayap di Rumah

Panik tentu saja pas sadar bahwa rayap itu bisa seganas itu. Ngerinya lagi kalau sampai mereka merembet ke kayu di plafon dan menghabiskan isi kayu di plafon. Terlebih kayu-kayu itu bukan kayu jati yang terkenal tahan rayap. Kalau mereka memakan kayu, kayunya jadi keropos. Kosong di tengah. Berbahaya banget!

Kenyataannya, kusen jendela di rumah sudah ada yang seperti itu. Kopong. Pikir-pikir, kalau diobati dengan cairan khusus anti rayap, bagian yang telanjur kopong tadi tidak mungkin kembali. Akhirnya terpaksa kami ganti kusen jendela. Hiks...

Beberapa minggu setelah ganti kusen, rasanya masih deg-degan. Ada bunyi sedikit aja langsung panik. Terbayang kalau harus menemukan mereka lagi mengendap-endap di bawah permukaan kayu.

Kapok sih, sekali aja cukup 😭 Dari situ saya jadi lebih waspada. Sekarang saya selalu memastikan kusen jendela dan kayu lain nggak lembap. Saya juga jadi rajin ngintip kolong kusen. Kalau ada serbuk kayu baru, langsung sikat sebelum jadi masalah besar. 

Pas ganti kusen kemarin, saya juga tidak lupa minta tukangnya untuk melapisinya dulu dengan cairan anti rayap sebelum dipasang. Anggap aja bikin tameng dari awal. Bahkan tembok tempat kusen dipasang juga dikasih obat anti rayap. Siapa tahu masih ada yang sembunyi di sela-sela batu-bata kan.

Memang cara mengatasi rayap adalah dengan cara memberi cairan anti rayap, atau mengganti kusen. Namun sebelum terjadi, penting sekali kita untuk mencegah rayap berkembang biak di rumah.

Caranya, hindari menumpuk kardus atau kayu bekas nempel tembok luar. Ternyata itu seperti menyediakan jalan tol buat rayap masuk rumah. Demikian juga dinding yang dilapisi keramik. Ternyata sela-sela di belakangnya itu jadi jalan bebas hambatan bagi rayap untuk merambat dari tanah ke kusen jendela.

Saran saya, untuk rumah yang mulai ada tanda-tanda dikunjungi rayap, atau berada daerah bekas area rawa yang emang lembap, ada baiknya langganan jasa anti rayap setahun sekali, misalnya di anti rayap Bandung. Awalnya mungkin terasa mahal, tapi kepikiran lagi… lebih mahal mana sama ganti semua kusen?

Intinya gini. Rayap itu musuh dalam selimut. Datangnya pelan-pelan, diam-diam, tapi kalau sudah betah, mereka bakal beranak-pinak dan menghabiskan rumahmu dari dalam.

Semoga cerita saya bikin kamu lebih waspada ya, sebelum kusenmu keburu jadi camilan mereka. Hii...serem!

Pernah mengalami drama rayap juga nggak? Atau punya jurus rahasia lain? Cerita di kolom komentar ya, siapa tau bisa nolong yang lagi panik juga.

Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar