Cara Mengatasi Kepedasan

Mengatasi-kepedasan


Halo, assalamu alaikum.

Lagi-lagi bicara soal liburan akhir 2018 yang baru lalu. Mumpung banyak kisah, jadi ditulis deh jadi cerita di blog 😄

Kali ini soal kepedasan.

Pernah ga sih, teman-teman yang bawa anak atau keponakan, pas makan bersama tau-tau si anak kepedasan?

Paling heboh tuh ya kalau kejadiannya di rumah makan. Si anak ga sengaja makan sambal atau cabai, atau ngambilnya sambal kebanyakan.

Ssst...mau simak tulisan ini dalam versi audio? Klik di bawah ini, yuk!



Kayak keponakan saya pas liburan kemarin. Anak ini masih berumur 1 tahun lebih sedikit. Pas kami lagi jajan mi, di luar perkiraan, si bocah mungil ini ngambil cabai yang untuk lalapan. Dan lalu hap. 😵😵😵

Terang aja dia nangis jejeritan!

Orang tuanya heboh dong. Saya ikutan panik juga. Wah, masih alhamdulillaah keponakan saya itu cuma gigit sedikit. Cuma ujungnya cabai doang. Tapi tetap aja kan kepedasan. Kasihan.

Pengalaman saya sama yang namanya kepedasan itu jangan minum air es atau air putih dingin. Bukannya sembuh malah tambah pedas.

Udah gitu biasanya karena ga hilang-hilang juga pedasnya kita malah nambah minumnya yang ujung-ujungnya bikin kita kenyang air.

Ya kalau makannya udah kelar. Kalau belum? Siapa yang mau ngabisin tuh makanan? Iya, kan?

Baca juga: Anak Tak Doyan Makan Nasi?

Tips Mengatasi Kepedasan


Nah, biar ga kejadian kayak keponakan saya, ada baiknya, dan memang wajib ya, kalau makan sama anak kecil jangan biarkan sambal atau cabai tanpa pengawasan.

Eh gimana sih. Yang diawasin sambal apa bocahnya?😄😄😄

Dua-duanya sih.

Yang jelas, taruh sambal atau cabai jauh-jauh dari jangkauan anak.

Itu tips pertama dan yang utama, ya.

Beda kasus kalau memang si anak ini sudah biasa makan pedas. Kasih aja sambal atau cabai secukupnya. Biarpun tahan pedas tapi terlalu kepedasan itu tetap ga baik.

Tips lain untuk mengatasi kepedasan yang pernah saya praktikkan dan atau yang pernah dibuktikan keampuhannya oleh anak saya adalah...

*Ih, kayak pengumuman nominator aja*

Atasi Kepedasan Dengan Minuman


Ya. Dengan minuman.

Tapi bukan dengan es atau minuman dingin.

Ada dua jenis minuman yang bisa diandalkan untuk mengatasi kepedasan.

Yang pertama: minuman hangat.

Bisa air putih hangat, teh hangat, minuman jeruk peras yang hangat. Intinya yang hangat.

Memang sih, rada menyiksa pas awalnya. Udah kepedasan, eh malah ditambahi anget. Tambah pedas dong?!

Iya. Awalnya. Tapi setelah tegukan ke-tiga dan selanjutnya, rasa pedas itu berangsur menghilang.

Sensasinya hangat-hangat gimana gitu. Tapi manjur kok. Saya udah sering nyoba. Anak saya juga sudah membuktikannya.

Tantangannya kalau di anak, biasanya agak susah membujuk anak agar mau minum hangat. Respon cepat anak biasanya nyari air putih atau es yang bukannya cepat meredakan kepedasan tapi malah bikin makin jadi.

Minuman kedua yang terbukti ampuh meredakan kepedasan adalah: susu.

Kepedasan

Ya. Susu. Boleh susu hangat, susu dalam suhu kamar ataupun susu dingin. Horeee...

Istimewa nih si susu.

Kejadian di anak saya yang kepedasan, bisa reda cukup cepat dengan minum susu.

Bahkan pernah pas Mas Kecil mulai suka pedas, saya suruh dia bikin susu dulu untuk teman makan.

"Nanti kalau kepedasan, diminum susunya. Tapi jangan langsung banyak. Entar kekenyangan."

Susu murni bisa, susu UHT bisa (yang pakai rasa juga bisa), bahkan minuman susu bubuk juga bisa. Tak ketinggalan, ASI juga bisa! Masya Alloh...

Ini juga yang dijadikan obat kepedasannya keponakan saya tadi, ASI.

Jadi ada baiknya kalau makan di restoran sama anak kecil, pesan susu juga. Buat jaga-jaga.

Oya, kalau yogurt saya belum pernah nyobain. Tapi mungkin bisa juga karena bahan dasarnya susu.

Baca juga yang ini: Trik Menyembunyikan Sayuran Dari Mata Si Picky Eater

Nah, itu dua macam minuman pereda kepedasan yang insya Alloh bisa diandalkan.

Selain kedua minuman tadi, ada juga pereda kepedasan yang  bisa dicoba. Ini juga pengalaman pribadi. Pengalaman saya sendiri dan percobaan anak saya.

Kepedasan Bisa Juga Diredakan Dengan Ini

Yang pertama, makan nasi putih. Yang agak  banyak, ya. Jadi kenyang deh. Gpp, kan memang niatnya makan.

Nasinya dingin atau hangat? Dingin aja lah gpp.

Beda sama air ya. Kalau air hangat kan di mulutnya cuma sebentar (kecuali dipakai kumur). Nasi kan lama di mulut. Kalau nasinya hangat, kebayang deh tersiksanya. Jadi mending nasi dingin.

Yang kedua, sikat gigi.

Cara-cepat-menghilangkan-kepedasan

Ih, yang bener?

Iya. Sikat gigi pakai pasta gigi. Pedas sih, tapi cespleng. Udah dibuktikan sama anak saya, si Mas Kecil.

"Bu, tadi aku maem mi pakai sambal buatan sendiri. Cabenya 4, rawit semua. Puedes polll!!!"

😰😰😰

"Terus aku sikat gigi. Udah ga pedes lagi."

😦😦😦

Makasih, ya, Mas. Ibu jadi punya bahan untuk ditulis. 😄😄😄

Yang ketiga: dibiarin.

Hah? Yang bener? Iya, betul kok. Dibiarin aja.

Ini kejadian di Mas Kecil pas maem bakso di restoran di mal. Kepedasan, dia jalan keliling cari minuman, ga dapat-dapat. Akhirnya kepedasannya hilang.

😅😅😅

Oke. Itu dulu cerita kali ini tentang mengatasi kepedasan. Ada juga yang bilang kalau kepedasan makanlah garam. Seujung jari aja. Tapi kok di saya ga berefek, ya.

Kalau teman-teman, gimana cara mengatasi kepedasan ini? Bagi dong ceritanya. Yuk, yuk.

Comments

  1. Terima kasih informasinya, sangat bermanfaat

    ReplyDelete
  2. Cocok buat yang nggak suka pedes, trus nggak sengaja makan pedes :D

    ReplyDelete
  3. Jadi kalau kepedasan sikat gigi bisa nggak pedes lagi ya

    ReplyDelete
  4. Terima kasih kak, tips nya :)

    ReplyDelete
  5. Pas aku kecil, seringnya pake air hangat mba. Gosok gigi, baru tahu aku malahan. Nuwun infonya.. semenjak kecil sering kepedasan, tp malah gara2 itu, jadi hobi makanan pedes jadinya. Jadi levelnya naik seiring usia mba

    ReplyDelete
  6. Bener mbak, banyak yang ngerekomendasikan minum susu, tak coba dulu ya... soalnya kalo saya selama ini kalo kepedasan respect langsung minum air es, hihihi #jejakbiru

    ReplyDelete
  7. Saya yang sudah besar juga nggak suka pedas. Paling sebal kalau makan arem-arem terus ada cabe utuh di dalamnya. Nah, untuk menghilangkan pedas, saya juga biasanya minum air hangat. Kalau susu, nggak pernah mencoba karena kalau pas makan arem-arem, biasanya tidak ada susu yang tersedia di dekatnya.

    ReplyDelete
  8. Keren Podcastnya, mbak....suaranya lembut dan jelas, kedengerannya orangnya ramah banget...

    ReplyDelete
  9. Alfi Suka makan pedes tapi selalu gobyos. Biasane cuma sedia air putih aja, pedes minum, makan, minum lagi tapi tetep huh hah. Lain kali harus diganti susu Kali ya biar tetep nikmat menikmati makanan pedes 😁

    ReplyDelete
  10. pernahh waktu saya lagi ngeliwet bareng temen-temen, saya lagi meleng eh anak saya makan jengkol belado langsung deh nangis, dikasih minum gak mau, dinenenin baru diem.

    ReplyDelete
  11. biasanya aku jg minum air dingin hihi. klo gk susu dingin ampuh bgt

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular Posts