Skip to main content

Tri Wahyuni Zuhri, Blogger Pemupuk Cinta Dan Kebahagiaan

Tri-wahyuni-zuhri

Tulisan ini merupakan artikel ulasan blog pemenang Arisan Link Grup 6 Blogger Perempuan. Baca juga ulasan 11 blogger lain dengan label profil blogger

Catatan: Mengenang Mbak Yuni. Beliau telah menghadap ke haribaan-Nya. Semoga beliau dilapangkan dan diterangkan kuburnya dan dibukakan pintu surga dalam kuburnya. Aaamiiin.

Tri Wahyuni Zuhri alias Mbak Yuni adalah seorang blogger yang tulisannya penuh tujuan. Pemilik blog yunirahmat.blogspot.co.id ini memulai catatan harian online-nya pada 2008. Lima tahun kemudian, pada 2013, Mbak Yuni lebih memfokuskan tulisannya pada satu hal yang membuat bulu kuduk meremang: kanker tiroid.




Cinta, Harapan dan Keajaiban. Begitu bunyi tagline blog Mbak Yuni.
Tidak mudah menerima kenyataan bahwa tubuh dihinggapi penyakit mematikan, namun itu juga yang menjadi titik balik Mbak Yuni untuk berjuang melawan kanker. Kenyataan lain yang juga dihadapinya adalah minimnya informasi terkait kanker tiroid. Maka, rekaman perjuangannya itu diabdikannya untuk kemaslahatan orang banyak. Buku Kanker Bukan Akhir Dunia inilah saksinya.




Walaupun boleh dikatakan 'seram' tapi Mbak Yuni masih sempat juga lho menulis dengan sedikit bercanda. Judul tulisan yang bikin saya tersenyum adalah Serunya Radiasi Nuklir dalam Pengobatan. Hmm...bercanda, rileks memang bisa membantu hidup lebih baik, ya.

Di sela kesibukannya, Mbak Yuni ini seorang penulis produktif. Tulisannya menghiasi buku-buku solo dan antologinya.



Di antara kesekian buku antologi, satu yang tampaknya berkesan sangat bagi Mbak Yuni, yakni buku Story Cake for Life: Kekuatan Doa, terbitan PT. Gramedia Pustaka Utama.




"Membaca kembali kisah saya dan kisah inspirasi teman-teman kontributor, tidak hanya membuat diri saya mengharu biru. Tetapi juga saya lebih meyakinkan diri bahwa Allah itu maha Kuasa dan bisa mengabulkan doa-doa hamba-Nya yang tulus dan iklas berdoa. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, bila Allah sudah berkendak dan mengabulkan doa-doa hamba-Nya." ~ Tri Wahyuni Zuhri

Inspirasi dari Mbak Yuni tidak cuma terdokumentasikan dalam buku, tapi juga di TV dan radio. Benar kata Mbak Yuni, cinta dan harapan itu melahirkan keajaiban.



Foto dari facebook Tri Wahyuni Zuhri

Bagi siapapun yang sedang dirundung kesedihan dan memerlukan suntikan inspirasi, kiranya tak keliru jika berjalan-jalan ke blog Tri Wahyuni Zuhri ini. Semoga kita ketularan semangat pantang menyerahnya.

Ingin kenal lebih dekat dengan beliau? Sila kontak via:
email: triwahyunizuhri@gmail.com
twitter: @triwahyunizuhri
instagram: @triwahyunizuhri
facebook: Tri Wahyuni Zuhri

Comments

  1. Membaca tulisan ini membuat saya senang sekaligus terharu banget. Terima kasih ya mba

    ReplyDelete
  2. Sangat menginspirasi, kelemahan menjadi kekuatan.. Langsung menuju blog mbak Yuni..

    ReplyDelete
  3. mba Yuni karyanya banyak dan semangatnya memang luar biasa yaaaa

    ReplyDelete
  4. Keajaiban itu memang luar biasa.. menginspirasi kita yg kdg pesimis ya

    ReplyDelete
  5. suka salut sama orang yang dalam kesakitannya masih bisa berkarya

    ReplyDelete
  6. Dulu srg baca blognya mba yuni ini :( .. Sedih tp juga saluuut bgt ama semangatnya.. Ada jg bbrp postingannya yg bikin mbrebes mili pas dia cerita soal anaknya.. Tapi takdir emg ga bisa dilawan ya mba.. Moga mba yuni diampuni dosa2nya, dilapangkan kuburnya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Sila berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.
Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo. Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP." Naluri saya bekerja, apa maksudnya mengunci? Ternyata betul, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.