Skip to main content

Echaimutenan, DIY Yang Asyik Pun Ada Di Sini

Echaimutenan

Tulisan ini merupakan artikel ulasan blog pemenang Arisan Link Grup 6 Blogger Perempuan. Baca juga ulasan 11 blogger lain dengan label profil blogger


DIY atau Do It Yourself buat saya identik dengan membuat prakarya. Bikin mainan dari kertas, bikin wadah dari botol bekas, bikin keset dari kain perca, bikin pernak-pernik sendiri. Pokoknya bikin-bikin sesuatu sendiri dengan kreasi sendiri seperti yang diajarkan di sekolah dulu.

Baca juga: Membuat wadah gantung dari botol bekas

Kalau kita cari tahu pengertian DIY, kita akan temukan bahwa yang dulunya disebut DIY itu di bidang perbaikan rumah dan sejenisnya yang berhubungan dengan daur ulang. Belakangan istilah DIY pun bisa dipakai di dunia musik, bahkan komputer dan sains.

Tetapi ternyata tidak hanya itu yang disebut DIY, Saudara-Saudara. Ketika saya mengintip blog echaimutenan milik Mbak Suria Riza atau yang biasa dipanggil Mbak Echa ini, bikin kue pun termasuk DIY!



Iya juga, ya. Kan bikin kue, membuat kreasi masakan itu juga dikerjakan sendiri.






Di tulisan-tulusan berlabel DIY ini, Mbak Echa bukan cuma mengajak kita memasak ya. Ada satu tulisan yang bikin saya bilang, "Ah, iya. Kok dulu pas anak-anak masih kecil nggak kepikiran bikin ini ya?"







Yang asyik, di sini gambarnya bisa disimpan lalu diprint sendiri. Kita juga bisa bikin dong ya.
Bukan cuma memasak dan bikin mainan, di blog ini kita juga bisa menemukan cara unik Mbak Echa mempercantik rumahnya. Lihat deh.






Eh, baru tahu juga, ternyata bukan cuma blog Mbak Echa yang bertema hitam-putih, kediaman Mbak Echa juga! Seru, ya.

Eh iya, jangan keliru ya, blog Mbak Echa ini bukan blog DIY. Blog ini isinya campur-campur. Ada kecantikan, teknologi, kesehatan, keluarga, kucing dan curhat. Jangan pandang sebelah mata, ya, "Ih, blog ibu-ibu." Intip prestasi Mbak Echa deh, kita bakalan kagum dengan pencapaiannya.





Blog Family & Parenting Terbaik 2015
 
Nah, penasaran kan? Yuk, mampir ke blog Cerita Echa ini di alamat www.echaimutenan.com .
Ingin kenal lebih dekat dengan Mbak Echa? Sila kontak via:
email: echaimutenan@yahoo.com
twitter: @catatansicucuth
instagram: @echaimutenan

Comments

  1. Saya bingung sebelumnya DIY itu apa yak? Kirain Daerah Istimewa Yogyakarta Mbak. Hehehe. Keren Mak, review blognya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi...kalau DIY yang itu tanah kelahiran saya mbak.

      Delete
  2. sekarang yang khas dari blognya mak ecaha,salah satunya DIY...

    ReplyDelete
  3. ternyata kita sekelompok ya mba... hihi.. saya baru ngeh :)

    ReplyDelete
  4. do it youself itu mungkin seperti passion ya mbak, maksudnya begini.. apa yang akan dikerjakan selanjutnya itu sesuai dengan passion kita

    ReplyDelete
  5. Ini masih bagian dari liga blogger kah, Mbak Damarojat? Btw. Mak Echa kece banget. Super kreatif. Sering menang lomba blog juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan mbak. Ini arisan link blogger perempuan. Lah yang lama absen. Tinggal dua pekan lagi lho mbak. Eman-eman.

      Delete
  6. aaaaahhh..suka.. ngintip ke sana ah...

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.
Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo. Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP." Naluri saya bekerja, apa maksudnya mengunci? Ternyata betul, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.