Skip to main content

Pahami 4 Hal Ini Agar Tak Salah Pilih Sarung Tangan Motor

Berkendara di jalan raya saat ini harus makin hati-hati sebab jalanan makin padat. Beda dengan belasan tahun lalu saat saya masih menjadi pengukur jalan. Naik sepeda motor waktu itu masih relatif nyaman karena jumlah pemakai jalan belum sebanyak sekarang. Jadi ingat kalau saya waktu itu bersepeda motor selalu pakai 'perlengkapan tempur' yang cukup komplit, yaitu helm, jaket, masker, sepatu. Komplit, ya? Eh, ternyata ada satu yang belum saya pakai. Apa tuh?


Perlengkapan apa yang wajib digunakan saat mengendarai motor? Selain jaket dan helm, sarung tangan motor juga tak boleh luput dari perhatian. Perubahan cuaca ekstrim bisa mengganggu kesehatan kulit dan membuat tangan terasa tak nyaman saat berkendara. Oleh sebab itu, kita harus cermat memilih sarung tangan motor yang berkualitas. Jangan hanya tergiur dengan harga terjangkau dan pilihan motif menarik.

Setelah kita memahami 4 hal ini, memilih sarung tangan motor pasti jadi lebih mudah :

Harus Pas dengan Ukuran Tangan

Sarung tangan yang kita pilih tentu harus pas dengan ukuran tangan kita. Karena sarung tangan yang terlalu sempit atau terlalu longgar malah akan mengganggu kenyamanan berkendara. Pastikan kalau tangan kita tetap leluasa bergerak sewaktu menggunakan sarung tangan motor yang kita miliki.

Sirkulasi Udara Ternyata Sangat Penting

Ternyata produk sarung tangan motor berkualitas pasti mengutamakan proses sirkulasi udara yang baik, sehingga tangan kita tak terasa lembap dan mudah berkeringat akibat memakai sarung tangan dalam waktu lama. Pori-pori pada sarung tangan akan membuat sirkulasi udaranya jadi lebih lancar dan terasa nyaman.

Memilih Bahan Sarung Tangan Sesuai Kebutuhan

Kini ada banyak sekali varian bahan yang digunakan untuk membuat produk sarung tangan. Kita bisa memilih sarung tangan berbahan kulit, semi kulit atau kain. Pemilihan bahan ini bebas, asalkan terasa nyaman dan sesuai kebutuhan kita. Misalnya, orang yang sering mengendarai motor di tempat dingin sebaiknya memilih sarung tangan kulit agar tangan terasa lebih hangat. Jahitan yang mengikuti lekuk tangan kita juga akan membuat sarung tangan kian nyaman ketika dipakai.

Bagian Bantalan pada Sarung Tangan

Sarung tangan berkualitas biasanya dilengkapi dengan bantalan karena bantalan tersebut berfungsi untuk membuat tangan terasa nyaman dan meminimalkan cidera bila terjadi kecelakaan. Hindari sarung tangan yang bantalannya terlalu tebal karena bantalan tersebut bisa mengganjal tangan dan membuat gerakan tangan jadi kurang leluasa.

Kalau sudah tahu cara memilih sarung tangan motor yang benar, risiko kekeliruan saat memilih pun bisa diminimalkan. Jangan ngaku pengendara motor yang taat peraturan lalu lintas jika belum melengkapi diri dengan sarung tangan yang berkualitas. Selamat berkendara!

Comments

  1. makasih nih tipsnya bermanfaat

    ReplyDelete
  2. wah, nice tips. terimakasih sudah berbagi :)

    ReplyDelete
  3. Duluu.....pernah juga aku mb pke sarung tangan..alasan utama make..biar tangan nggak belang. 1 ato 2x thok kepake...sumuk..tak lepas. Ternyt salah pilih... Dulu faktor harga doang yang di lihat...☺☺☺ ternyta bnyk faktor yang mesti dipertimbngkan

    ReplyDelete
  4. berguna banget nih tipsnya, biasanya aku main beli-beli aja hehe :-)

    ReplyDelete
  5. Owh,, Ternyata ada tipsnya dan ngak sembarangan hanya memilih sarung tangan ya, mantab-mantab.
    Makasih teh...

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Sila berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.
Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo. Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP." Naluri saya bekerja, apa maksudnya mengunci? Ternyata betul, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.