Skip to main content

Sensasi Nangkring Di Page One

Blogger norak ini sedang berbahagia. Di tengah suasana mudik yang makin kental, iseng-iseng saya googling dan menemukan beberapa tulisan saya nangkring di page one. Woooh...senengnyaaa...

Ini Blogger Dewasa. Nangkring bersama artikel pembatalan pelarangan konten dewasa oleh blogger (blogspot).

Ilustrasi Blogger Dewasa saya temukan di halaman ke sekian. Oya, saya pakai ponsel, ya. Kalau dari komputer nggak tahu.

Lalu iseng plus penasaran saya googling lagi tentang tulisan saya yang sering muncul di popular post di blog saya: umbul madiun. Muncul juga!

Coba lagi 'grape madiun', muncul ini:

Lalu suncity madiun. Nggak ada! :-( Tapi gambarnya muncul! Yeay...

Terus iseng lagi googling dengan kata kunci wisata di madiun. Hehe...ternyata hanya foto yang nongol satu itupun di bawah-bawah.

Catatan: semuanya diakses pada tanggal 10 Juli 2015. Dan karena pakai ponsel saya nggak bisa menampilkan satu halaman penuh yang menunjukkan posisi tulisan saya.

Terus...apa manfaatnya?? Ya, pertama, agar bersyukur. Itu lho, tulisanku diizinkan Alloh nangkring di page one. Kedua, biar bersemangat. Eh, teryata tulisanku bisa membantu banyak orang. Gitu.

Tahap selanjutnya setelah bernorak-norak adalah belajar kenapa ada tulisan orang yang nangkring di page one sedangkan punya saya tidak? Apa sih yang bikin tulisannya laku? Nah, itu saya juga baru mau belajar. Ah, sekarang hepi-hepi dulu aja deh. Norak gpp deh. :-D

Comments

  1. ih saya juga sering ngintipin kayak gitu, hepinya minta apun kalo nangkring di hal pertama, apalagi tulsan lama mendadak ada yg komen, yaelah...girang banget..

    ReplyDelete
  2. horee...ada teman...kirain cuma saya aja yg norak nan lebay mak.

    ReplyDelete
  3. Selamaattt!! Saya juga kadang suka nyengir ngga jelas kalo postingan ada di page wan, memang sensasinya tiada tara ya, hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi...padahal artikel saya muncul di pejwan gara-gara sedikit yg nulis. Tapi tetep bersyukur.

      Delete
  4. Hi...hi, ndherek bingah mbak di........aku malah jarang perhatiiin dimana posisiku berada......hampir tak pernah. Lha wong nulisnya msh jauh dari teori2 SEO...... Btw, kpn pulkam?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekali-kali cek aja lis. Sambil belajar dikit2.

      Delete
  5. Cie..cieeeeee.. makin semangat nulis dong sekarang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi...semoga makin semangat dan ga mood-moodan mak.

      Delete
  6. pengen juga sih mak nangkring di page one :)

    ReplyDelete
  7. salah satu page nangkring di page one ->bersyukur.
    tapi jika keywordnya tidak ada yang nyari ya ->elus dada
    menurut saya ketepatan pemilihan keyword itu harus dilakukan , meskipun sudah nangkring di page one tapi tidak dapat menjaring visitor yang banyak pada blog teman-teman kan sami mawon alias sama saja. he ... salam salaman

    ReplyDelete
  8. salah satu page nangkring di page one ->bersyukur.
    tapi jika keywordnya tidak ada yang nyari ya ->elus dada
    menurut saya ketepatan pemilihan keyword itu harus dilakukan , meskipun sudah nangkring di page one tapi tidak dapat menjaring visitor yang banyak pada blog teman-teman kan sami mawon alias sama saja. he ... salam salaman

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.

Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo.

Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP."

Naluri saya bekerja, apa maksudnya 'mengunci'? Ternyata betul dugaan saya, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.

Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.

Pernah si Ayah usul supaya si Mas diberi HP saja biar tidak mengusili HP orang tuanya, tapi saya tolak. Begini saja sudah bikin yang aneh-aneh, apalagi kalau punya sendiri. Lagipula bahayanya sangat besar kalau anak yang umurnya saja belum ada 7 tahun sudah punya HP sendiri.

Baca jug…