Skip to main content

Teman Ngeblog Baru

Januari! Di tulisan pertama ini saya ingin mengenalkan teman ngeblog baru saya: BlogIt!

Teman baru ini masih malu-malu sama saya. Masih harus banyak dijelajahi biar cepat akrab. Maklum, sebelumnya saya pakai aplikasi lain.

Bagaimana ceritanya bisa ganti teman ngeblog?

Ceritanya, saya yang biasa ngeblog dengan ponsel ini tiba-tiba merasa dunia saya runtuh saat aplikasi andalan saya untuk ngeblog hilang! Innaalillaahi wa innaa ilayhi rooji'uun. Kok bisa? Kejadiannya saat itu saya sedang berlibur di Jogja, di rumah orang tua. Lalu hape saya dipakai main anak-anak. Mungkin terpencet atau bagaimana, dua aplikasi hilang. Satu aplikasi Blogger for Android, satu lagi UC Mini Browser. Waaah...

Ya tinggal instal lagi dong. Iya. Browsernya sudah berhasil saya instal, tapi yang untuk ngeblog tidak bisa diinstal. Hiks...

Dicoba berkali-kali pun sama saja. Akhirnya dengan berat hati saya mencari penggantinya: BlogIt! Semoga pertemanan saya dengan BlogIt! makin erat. Insya Alloh kalau sudah menyelami lebih dalam, akan saya tulis tentangnya juga dengan label yang sama dengan tutorial dengan aplikasi sebelumnya: blogging dengan hp. Doakan, ya!

Comments

  1. aku ada yg blogger for andro,nggak nyaman soalnya nggak update,apa akunya yg g tau ya hehehe...

    ReplyDelete
  2. aku pake aplikasi blogger android Mbak, cuma gak nyaman juga, salah pencet dikit aja postingan bisa kehapus. aku cuma pake untuk nge draft aja, selanjutnya tetep nyaman pake lapi :)

    ReplyDelete
  3. Untuk orang se usia saya ... mengetik melalui tablet atau HP atau telpon cerdas berlayar lebar ... memerlukan perjuangan yang luar biasa ...
    baik itu mata maupun jempol ... ndak kuaaaatt beybeh ...
    hahaha

    Kalo nulis tulisan ... saya harus pake Lap Top atau Computer meja ...
    kalo komen ... boleh lah pake tablet ...

    Salam saya
    (4/1 : 5)

    ReplyDelete
  4. mbak HM: saya udah kadung akrab sama blogger for andro itu. sampai hapal mau pencet yg mana dulu. hehe...

    mbak Ninik: lebih nyaman pakai laptop ya mbak.

    om NhHer: iya Om. saya juga sering salah pencet dan makin sering salah kalau nulisnya pakai terburu-buru. hehe...

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular posts from this blog

Kegiatan Ibu Rumah Tangga Saat Anak Sudah Beranjak Dewasa

Disclosure: Tulisan ini merupakan artikel bersponsor


“Kamu enak, Dek, masih punya anak kecil. Anakku udah remaja, apa-apa maunya dia lakukan sendiri,” curhat seorang saudara saya.

“Mau apa nanti aku, ya, jadi ibu rumah tangga saat anak sudah beranjak dewasa?”

Saya cuma bisa nyengir saja. Sama deh, saya juga ibu rumah tangga. Beberapa tahun lagi mungkin saya bakalan mengalami hal ini juga. Banyak tuh ibu-ibu yang bercerita, dulunya si anak mau diajak ke mana-mana. Sekarang? Boro-boro diajak, anaknya aja jarang ada di rumah.

Dulu, pas repot-repotnya mengurus anak balita, kita inginnya anak kita cepat besar, biar lebih enteng. Eh, setelah anak benar-benar besar dan mandiri, kita juga kebingungan mau ngapain di rumah seharian. Istighfar.

“Ngurus Posyandu aja, Mbak,” jawab saya iseng.

Saudara saya itu tinggal di perumahan model cluster di wilayah Solo Baru, Jawa Tengah. Kota satelitnya Solo ini termasuk yang cepat berkembang. Maklumlah, Solo memang salah satu kota besar di Jawa Tengah. Pen…

Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.
Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.

Cara Menonaktifkan Fitur Talkback Pada HP Samsung Galaxy Core Duo

Ini adalah cerita cara menonaktifkan fitur Talkback pada HP Samsung Galaxy Core Duo. Minggu lalu, tiba-tiba anak saya yang kecil lapor ke saya, "Bu, talkback itu gunanya untuk mengunci HP." Naluri saya bekerja, apa maksudnya mengunci? Ternyata betul, si Mas sedang berjuang mengembalikan settingan HP ayahnya yang dia utak-atik. Sejurus kemudian, dengan muka memelas, si Mas meminta bantuan saya.Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah kesekian kali si Mas bikin kecelakaan pada HP. Kecelakaannya pun bermacam-macam. Anehnya, HP ayahnya pula yang kena, padahal HP itu lebih penting daripada HP saya. Iya sih, HP saya kalah canggih jadi baru dilirik kala HP si Ayah tak ada.