Pelukan Hangat Untuk Si Penderita Alergi Dingin

"Adek kok grok-grok, ya, Yah?" tanya saya.
"Dikasih tetes hidung," jawab suami saya.
"Udah je. Tetep pilek. Tapi kalo dah siang pileknya ilang," kata saya.

Tiap malam dan saat bangun pagi hidung anak kami yang ketiga itu selalu agak buntu. Dari hidung si bayi yang sekarang umurnya 3 bulan itu kadang muncul bunyi 'grok-grok' juga. Didorong rasa penasaran, saya cari di internet. Ternyata memang bayi yang baru lahir ada yang hidungnya tersumbat begitu. Masih baru kan, ya, alat pernapasannya, jadi wajar kalau masih mengalami masa penyesuaian. Tapi setelah lewat sebulan umur si Adek, kok masih sering gitu? Hmmm...tampaknya Adek punya masalah yang mirip dengan kakaknya, si Mas Kecil: alergi dingin.

Anak kami yang nomor dua juga begitu. Sering pilek kalau udara dingin dan pileknya hilang saat suhu menghangat. Begitu terus sampai usianya 7 tahun ini. Sebabnya apa? Bisa jadi keturunan dari ibu saya yang juga alergi dingin atau karena lahirnya dulu lewat operasi caesar.

Bayi yang lahir lewat operasi caesar memang kehilangan kesempatan untuk dapat bakteri baik dari jalan lahir ibu. Bakteri baik itu mampu meminimalkan resiko bayi jadi jaundice alias kuning dan juga memperkecil resiko alergi. Begitulah kata bu bidan dan hasil searching. Jadi karena si Adek juga lahir lewat sc, dimaklumi saja kalau dia rentan kena alergi.

Repotnya, saat saya tanya ke dokter anak, si Adek diberi obat tetes hidung. Kebayang kan sakitnya hidung ditetesi cairan natrium klorida? Belum lagi sulitnya meneteskan ke hidung si Adek. Pasti geleng-geleng dan berbuntut nangis. Saya juga ga tega lihat Adek ditetesi hidungnya.

Kehangatan Ibu Untuk Mencegah Hidung Tersumbat Pada Si Penderita Alergi Dingin

Setelah beberapa malam saya menetesi hidung Adek dengan obat tetes hidung, akhirnya saya sampai pada titik ingin berhenti. "Sudah cukup," kata saya dalam hati.

Sesudah itu saya mengakali agar Adek tidak buntu hidungnya saat malam dan pagi apalagi di musim kering berangin yang malamnya dingin sekali. Tidak ada cara lain mencegahnya selain dengan memberikan kehangatan.

Bedong bayi jadi salah satu cara saya menghangatkan si Adek. Bungkus dengan kain bedong lembut yang nyaman. Kalau masih dingin saya tanbahi kain bedong di atas tubuh Adek sebagai selimut. Dobel ga papa lah, asal Adek hangat. Biasanya kalau hangat begitu boboknya tenang dan hidungnya tidak buntu, pagi pun Adek ceria.

Masalah teratasi. Cuma kemudian timbul masalah baru: Adek sudah tidak bisa dibedong. Sudah besar sih hehe... Akhirnya kalau malamnya dingin banget saya pakaikan baju panjang dan kaos kaki juga selimut dari kain bedong.

Pelega Hidung Yang Aman dan Nyaman Buat Si Penderita Alergi Dingin

Sebagai bantuan saat hidung tersumbat, saya beri Adek Transpulmin BB Balsam. Balsem khusus bayi ini pernah saya pakaikan untuk anak sulung saya pas dia pilek di kala bayi. Dulu dapat Transpulmin BB Balsam ini dengan rekomendasi Bu RT-nya rumah kontrakan. Bu RT yang baik, duh, jadi kangen sama beliau. Waktu itu beliau kasih tahu supaya saya usapkan Transpulmin BB Balsam itu ke kening anak saya.

"Ga panas kok, Tan," kata Bu RT.
Kok tahu sih, Bu, kalau saya takut balsemnya panas. Ternyata tidak panas. Terbukti si Mas Besar waktu itu anteng aja dibalsem dahinya.

Berhubung sudah pernah mengalami sendiri, saya semangat aja mengoleskan Transpulmin BB Balsam ke kening, dada, perut dan punggung Adek. Alhamdulillaah membantu melancarkan pernapasannya tanpa kepanasan.

alergi-dingin-transpulmin-basmi-pilek

Transpulmin BB Balsam dan Transpulmin Balsam Keluarga
Foto: koleksi pribadi

Aromanya wangi tapi ga terlalu tajam. Teksturnya agak kesat gitu pas disentuh. Ketika dioleskan terasa sensasi dingin di kulit tapi setelah itu jadi menghangat.

Balsam lembut produksi PT Mugi Laboratories, Bekasi atas lisensi MEDA Pharma GmbH & CO.KG, Jerman ini mampu membantu meringankan hidung tersumbat karena flu, nyeri di punggung, sakit kepala, sakit perut dan menghangatkan badan.

Tiap gramnya balsam ini mengandung Eucalyptol 100 mg dan chamomile concentrate 7,44 mg.

transpulmin-bb-balsam

Transpulmin BB Balsam
Foto koleksi pribadi

Beneran ga panas balsem khusus anak usia 0-2 tahun ini. Terbukti pas habis usap-usap kening si Adek pakai Transpulmin, saya kelupaan cium dahi Adek. Eh, ga panas! Cuma beraroma aja gitu. Alhamdulillaah.

Bagaimana dengan si Mas Kecil? Nah, berhubung si Mas Kecil udah 7 tahun, dia ga bisa pakai Transpulmin BB Balsam. Kurang hangat dong, ya, buat Mas Kecil. Untuk yang sudah gede, ada Transpulmin Balsam Keluarga yang wadahnya kuning.



Transpulmin Balsam Keluarga
Foto koleksi pribadi

Dikemas dalam tube berukuran 10 gram, Transpulmin yang ini sedikit beda bahannya. Tiap gramnya mengandung Eucalyptol 10%, menthol 5%, camphor 2,5%, sage oil 2,5% dan chamomile concentrate 0,744%.

Transpulmin Balsam Keluarga ini aromanya mirip dengan yang Transpulmin BB Balsam. Teksturnya juga mirip dan pas sudah dioleskan juga kesat. Bedanya cuma yang ini lebih hangat di tubuh.

Hidung Si Penderita Alergi Dingin Lega Dengan Kehangatan Ibu dan Transpulmin

Alhamdulillaah, meski si Adek dan Mas Kecil tiap pagi hidung mereka masih sering berair, ada balsam Transpulmin hangat yang bisa membantu melegakan jalur napas mereka. Bisa lega dengan balsam yang hangat, bukan yang panas.

Ibu-ibu dan Bapak-bapak, punya pengalaman serupa menghadapi anak penderita alergi dingin ga? Boleh bagi ceritanya di sini, ya. Yuk, yuk!

Comments

  1. Pernah pake ini juga dulu pas raka kecil.mba..
    Klp pas kena flu gitu, dianget angeti pke transpulmin

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Sila berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular Posts