Suami Yang Menyerahkan Istrinya Kepada Lelaki Lain

Pernah dengar kisah seorang suami yang menyerahkan istrinya kepada lelaki lain? Ih, suami apaan kayak gitu? Tunggu. Cerita ini malah sedikit 'lucu' sekaligus mengharukan. Gimana ceritanya?

Seorang tetangga saya punya anak laki-laki. Sebut saja namanya si Adi. Adi sudah menikah dan punya satu anak yang masih kecil. Adi ini orang kecil. Sungguhan kecil. Dari segi ekonomi maupun fisiknya. Badannya tidak terlalu besar tapi nyalinya patut dipuji. Adi bekerja sebagai sopir pribadi. Istri Adi, sebut saja Betty, bekerja di sebuah toko. Anak mereka dititipkan ke nenek si bocah. Karena ingin mandiri, mereka tinggal di sebuah kontrakan kecil tidak jauh dari tempat Betty bekerja.

Sebagai pasangan muda, biasalah ya kalau ada riak-riak kecil dalam rumah tangga. Nggak usah pasangan muda, pasangan tua, eh, lama aja sering berselisih paham juga. Iya nggak? Nah, suatu ketika Betty mengalami sebuah masalah serius yang merupakan puncak dari serangkaian upaya sabotase dalam rumah tangga. Dia kesurupan! Orang-orang heboh. Kenapa kesurupan?

Ternyata itu bukan kesurupan biasa. Betty rupanya mengalami stres berat. Entah apa nama stres model begini. Usut punya usut, ternyata Betty ini stres karena punya PIL. Pria Idaman Lain.

Ya namanya masih muda, hidup tak hanya di dunia nyata saja kan? Yang udah tua-tua aja juga. Di dunia maya, Betty bertemu kecengan masa sekolah dulu. Intens di facebook sudah cukup membuat Betty kelimpungan. Adi tahu dan mengingatkan istrinya. Ponsel Betty ditahannya. Tapi dasar setan suka menggoda, nekatlah si PIL tadi menemui Betty di tempat bekerjanya. Karena Betty bekerja di toko, si PIL ini selalu punya alasan untuk menemuinya. Yang beli ini lah, yang beli itu lah. Pokoknya alibi selalu tersedia. Anehnya, walaupun si PIL ini tahu Betty sudah berkeluarga, tahu kalau Betty sudah punya anak, tapi masih saja ngejar. Hmmm...prestasi terbesar setan memang adalah ketika ia bisa memisahkan suami-istri.

Menyadari bahaya yang dihadapi rumah tangganya, Adi pun dengan berani mengambil tindakan. Dimintanya Betty berhenti bekerja. Dicarikannya pekerjaan lain yang lebih baik yang tidak memungkinkan si PIL bebas menemuinya. Lalu ditemuinya si PIL. Ngapain? Berantem? Tidak, Saudara-Saudara!

Adi menemui si PIL lalu berkata baik-baik. Kira-kira begini kalimatnya:

"Jadi maumu apa? Kalau memang kamu suka sama Betty, ya sudah aku serahkan dia untuk kaumiliki. Tapi kita menghadap orang tuanya dulu. Sebab dulu aku memintanya baik-baik dari orang tuanya. Sekarang pun akan kuserahkan baik-baik. Istriku boleh kamu ambil tapi biar anakku aku yang jaga."

Mak jleb, bukan? Saya sungguh mau ketawa dengar cerita itu. Geli membayangkan ekspresi si PIL yang pasti kaget. Rasain! Tukang ganggu rumah tangga orang! Berani kau ambil tanggung jawab itu? Daaan...pertemuan itu manjur. Si PIL tak lagi berani menampakkan diri baik di dunia maya maupun dunia nyata. Semoga dia bertaubat, begitu juga Betty.

Jadi, apa hikmahnya? Cerita ini nyata adanya untuk diresapi. Kita jangan jadi Betty atau si PIL. Rumah tangga kita adalah amanah yang harus dijaga. Sekuat apapun godaan dari luar, ingatlah, si penggoda itu bukan pasangan sah kita. Dia hanya seprintilan kecil dari bala tentara setan yang hendak menjerumuskan kita. Semoga kita terhindar dari yang demikian.

Comments

  1. Aamiin. Bener katamu Mbak kalau Adi walau kecil tapi bernyali besar. Nggak seperti PIL yang mungkin kebalikan dari Adi, hehe.

    ReplyDelete
  2. astaga reaksi suaminya bener2 beyond expectations. kirain balak dicabik2 itu PIL nya :D


    www.elisamonic.com

    ReplyDelete
  3. Dibalik fisiknya yang kecil...suami Betty berhati besar ya mbak..

    ReplyDelete
  4. wahhh..itu si adi tegar sekalii yahhh... kok bisa begitu yah? apa rahasianya yah, sampai anaknya pun tetap dibawa bersamanya... luar biasaaa....>.<"

    ReplyDelete
  5. si Adi berhati besar ya mbak... jarang ada lelaki seperti itu.. kebanyakan mah jotosan dah..

    ReplyDelete
  6. Hahaha...cara cerdas dan bertanggung jawab ya!

    ReplyDelete
  7. Hahaha...cara cerdas dan bertanggung jawab ya!

    ReplyDelete
  8. cerdas banget tuh suami, biasanya orang seperti itu hanya untuk main2 bukan seriusan. betul kan, nyatanya dia tak mau.

    ReplyDelete
  9. hahahha.. lagian PIL juga aneh, tahu si Betty sudah punya anak dan suami, eh dia masih ngejer.. haduehh.. semoga betty dan pil tobat amin. salam kenal~

    ReplyDelete
  10. aduh ampun, si adi itu kata2nya bikin aku merinding disko mencoba untuk wise ya mba hohoho...

    ReplyDelete
  11. salut sama Adi, jarang lho seorang suami bisa dengan kepala dingin menghadapi istrinya yang punya PIL

    ReplyDelete
  12. Temenku ada yang begitu Mbak, tapi dasar setan lebih kejam. Si PIL tetep aja lanjut ngrebut istrinya.

    Etapi jarang2 lho Yang kayak gitu. Biasanya langsung hajar, kemudian cerai. Tak lama kemudian dapat ganti lagi. Miris, pernikahan kayak permainan aja

    ReplyDelete
  13. Cerdas! dan yang jelas cerdik akal. hihihi... Salut pada Adi

    ReplyDelete
  14. Perempuan tuh kudu cari laki-laki yang tegas dan berani maju menghadapi masalah keyak si Kecil itu. Bravo Mas Kesil, hehe...

    ReplyDelete
  15. Mbak Damarojat, tampilan blognya cantiiik...Bunda jadi naksir designnya, hehe... #belajardonk!

    ReplyDelete
  16. Lagi lagi FB jadi biang kerok ihik ihik

    ReplyDelete
  17. Sepertinya ini bisa jadi juga, ahi hi hi.

    ReplyDelete
  18. Hebat dengan Adi. Dia bisa menyikapinya dengan cerdas :)

    ReplyDelete
  19. Salut buat mas Adi *jempol*

    semoga kita dijauhkan dari hal-hal seperti itu yah Mba, amin..

    ReplyDelete
  20. Tmnku pernah begitu tuh, tapi posisinya masih pacaran, selingkuhi hahahahhaha. Ngga jaman main maki2, bicara sopan jauh lebih menyakitkan untuk mereka berdua.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Sila berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular Posts