Mengurus Lapor Jual Kendaraan

Siang ini saya mengurus lapor jual kendaraan ke Samsat Polres Kabupaten Madiun. Untuk apa mengurus lapor jual kendaraan? Lapor jual dilakukan saat seseorang menjual kendaraan bermotornya. Mengapa harus dilaporkan? Hal ini berkenaan dengan pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang telah dijual namun belum dilaporkan akan tetap dikenai pajak atas nama pemilik lama. Jika pemilik lama memiliki kendaraan lebih dari satu, sesuai Peraturan Pemerintah dikenai pajak progresif.
Kendaraan yang dikenai pajak progresif adalah mobil dan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Jika seseorang memiliki kendaraan dua buah, makai dikenai pajak progresif 2% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor. Jika tiga buah, pajak progresifnya 2,5%; dan seterusnya.
Tentu akan berat bagi wajib pajak membayar pajak progresif apabila kendaraannya telah dijual.
Oh ya, pajak progesif ini tidak hanya berlaku bagi satu nama saja, tetapi juga berlaku bagi nama-nama yang tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) yang sama. Misalnya dalam satu KK ada tiga buah mobil. Mobil pertama atas nama si bapak, mobil kedua atas nama si ibu dan mobil ketiga atas nama si anak. Meskipun nama pemilik berbeda-beda namun karena tercantum dalam satu KK maka dikenakan pajak progresif 2,5%.


Nah, sudah jelas ya kegunaan lapor jual ini. Selanjutnya, bagaimana caranya? Cukup datang ke kantor Samsat sesuai KTP. Bawa fotokopi KTP dan fotokopi KK. Uruslah di loket yang bertanda 'Progresif'. Utarakan maksud kita kepada petugas bahwa kita mau lapor jual. Di sana kita dimintai fotokopi KTP dan KK. Berhubung saya tidak bawa fotokopi KK, maka saya cukup menyerahkan fotokopi KTP dengan bagian belakang ditulisi nama-nama anggota keluarga dalam KK. Tulis nama saja, ya, tidak perlu NIK segala.
Setelah berkas diserahkan, tunggu panggilan. Setelah dipanggil kita diberi dua lembar surat. Lembar pertama berisi keterangan kendaraan yang dimiliki dalam bentuk tabel. Sila cek betul tabelnya. Ada jenis kendaraan, nomor kendaraan dan nama pemilik. Lalu petugas akan meminta kita menandai kendaraan yang dilaporkan (jika di tabel tertera lebih dari satu kendaraan) dan tanda tangan kita di bagian bawah lembar pertama tersebut.
Di lembar kedua, kita diminta mengisi nomor kendaraan yang dilaporkan, lalu tanda tangan di bagian bawah. Selesai. Biayanya berapa? Nol rupiah.
Setelah dilapor jual, kendaraan akan terblokir. Pemilik kendaraan berikutnya harus mengurus balik nama kendaraan untuk pembayaran pajak berikutnya. Jadi, tak ada lagi acara KTP dipinjam untuk bayar pajak.
Mudah kan cara mengurus lapor jual kendaraan ini? Jangan ragu melaporkan kendaraan yang sudah dijual ya, agar tidak merasa dirugikan karena terkena pajak progresif. Tenang saja, pada proses lapor jual ini tidak ditanya dijual kepada siapa, harganya berapa kok. Hehe...

Comments

  1. Oh ternyata itu to manfaat laporan jual?

    Tapi sekarang telat sehari aja petugasnya datang kasih surat peringatan sekalian nanya kendaraan tersebut masih ada atau udah dijual lho Mbak. *tahun ini dapat Surat cinta 2x* ehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha...sama mbak. Ada satu motor kantor yang pake ataa nama suami. Tahun lalu dapat surat cinta berkali-kali sampe hapal saya.

      Ya maklum mbak, pendapatan pemerintah dari pajak lagi digenjot habis-habisan.

      Delete
  2. Oh..klo telat dapat surat ya..?berarti untuk mobil nggak ada lagi cerita nembak dari belakang, dengan alasan nggak ada ktp dari pemilik sebelumnya ya mbak? Soalnya klo motor...kayaknya praktek seperti itu masih jalan,terutama bg motor2 luar daerah. Dulu....tmnku rembang yang crito, plus 50 rb katanya klo tanpa KTP.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo motor karena yang kena cuma yang 250 cc ke atas bisa jadi masih bisa pinjam KTP.

      Delete
  3. nah ini merupakan pengetahuan buat saya pribadi karena baru saja menjual kendaraan bermotor, terimakasih informasinya mba

    ReplyDelete
  4. Mengurus lapor jual mobil apa bisa diwakilkan atau dikuasakan ya? Misal ke suami/istri? Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa, asal masih dalam satu KK. saya kemarin juga melaporkan jual atas nama saya dan atas nama suami.

      Delete
  5. Trims infonya... btw urusnya itu harus ke kantor samsatnya apa bisa di gerai nya samsatnya saja ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. gerai samsat maksudnya samsat keliling ya? setahu saya harus di kantor samsatnya.

      Delete
  6. Maaf,kalo pajak motor, kemarin dikasi surat trus kayaknya petugasnya salah contreng, motornya masih ada tapi yang dicontreng sudah dijual, itu bagaimana ya? Baru nyadar setelah petugasnya pergi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. setahu saya untuk lapor jual harus dengan fotokopi KTP dan KK seperti yang saya ceritakan itu, mbak. dan itu butuh tanda tangan si pemilik (atas nama kendaraan). jadi menurut saya itu belum dilapor jual. tapi kalau ingin lebih pasti, bisa cek ke samsat.

      semoga membantu, ya.

      Delete
  7. Trmksh sblumnya, sy mw tnya 9 bulan yg lalu sy jual mobil pribadi atas nama sy sndiri, dan saat ini sy dpt info dri samsat ktnya kena progresif ke 2 atas mobil sy yg jual 9 bln lalu,apa dgn sy lapor jual skg, bisa bebas dari biaya progresif mobil yg sudah sy jual tersebut?

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf baru balas. setahu saya kalau belum terlambat bayarnya, masih bisa dilapor jual, jadi nggak kena pajak progresif. semoga membantu ya.

      Delete
  8. Aku baru ngeh proses dan dokumennya mba...thanks for sharing it..

    ReplyDelete
  9. Kalau lapor jual tapi sebetul nya tidak di jual. Hanya supaya tidak kena pajak progressive. Apa bisa ya.? Terus ke depan nya kalau mau bayar pajak mobil yang di lapor kan tadi gimana.? Kan posisi gak di jual,tapi masih di tangan. Mohon pencerahan. Terimakasih.

    ReplyDelete
  10. Unknown: maaf baru balas. jika tidak dijual tapi dilaporjualkan bisa repot sebab kendaraan yang dilaporjualkan statusnya jadi terblokir.

    untuk buka blokir, bisa, tapi ada tata caranya dan saya kira ini bukan cara yang menenangkan untuk bayar pajak.

    semoga tidak rancu ya.

    ReplyDelete
  11. Thank you untuk sharingnya. Yang dibutuhkan buat pelaporan data apa saja y mbak? selain Fotocopy KTP dan fotocopy KK?

    ReplyDelete
  12. Anonymous: cuma itu saja. fotokopi KTP dan fotokopi KK.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Sila berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular Posts