Tarian Hujan

Percaya nggak percaya tapi betul terjadi. Gerimis pertama Sabtu kemarin (7/11) dirayakan oleh anak-anak dengan tarian hujan!

Satu, dua, ...

Putaaaar....

Tentu saja tariannya diiringi teriakan girang, "Yeeey...! Hujaaan!!!"
*Padahal cuma gerimis*

Ya, begitulah anak-anak. Mereka senantiasa bersyukur atas anugerah Sang Maha Memberi. Gerimis yang dinanti selama berbulan-bulan betul-betul dinikmati. Ah...saya juga ikut menikmati tingkah mereka saja. Itupun nikmat yang tak ternilai harganya, melihat tawa bahagia makhluk-makhluk polos itu.

"Doaku dikabulkan Alloh," kata si nomor dua.
Memang di TK-nya setiap pagi selama musim kering ini selalu dilantunkan doa minta hujan.

Allahu ya Karim, anzil 'alaina minas-samaaa'i maaa'am-midrara.
Duh Gusti Alloh, kula nyuwun jawah. Jawah ingkang deres, ingkang mbarokahi.
Wahai Alloh, saya minta hujan. Hujan yang deras, yang penuh barokah.

Sayangnya saya tidak punya videonya pas anak-anak TK lucu itu melantunkan doa ini.

Alhamdulillaah, Nak. Sekarang sudah turun hujan, kita berdoa lagi, yuk.
"Allahumma shoyyiban naafi'aa."

Dan mereka pun main lagi.

Tulisan ini diikutsertakan Giveaway November Rain presented by Keina Tralala

Comments

  1. Alhamdulullah ya mak, akhirnya hujan juga. Ga usah nyiram tanaman lagi :D

    ReplyDelete
  2. dasar anak2 ya suka main air, aku dulu lagi kecil kalau ibuku lengah pasti langsung keluar untuk main hujan2an

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi...iya mah. Kemarin pas tarian hujan itu ada tetangga lewat langsung negur, "jangan main hujan pertama,.ntar sakit."

      Delete
  3. senang banget hujan sudah turun lagi. beberapa hari ini bogor hujannya deras banget, sampai tanaman pada rubuh. alhamdulillah di rumahku enggak. anak-anak emang suka ya kalau main hujan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baru mulai sudah bikin roboh ya mbak. Semua ada plus-minusnya. Tp disyukuri saja sudah ga kering lagi.

      Delete
  4. Aku suka hujannya bikin adem. Hihihii... kalau gede rumahku banjir soalnya

    ReplyDelete
  5. Ha..ha, damar dan rojat ono2 wae....dulu pas kecil aku kok nggak boleh hujan2an yo mbak...katanya marai boroken ( bisul di kepala)

    ReplyDelete
    Replies
    1. He?? Mosok sih marai boroken. Aneh2 wae. Hahaha

      Delete
  6. Aamiin. Meng-Amin-kan doanya. ketika hujan mengguyur kota saya, hujan turun sangat deras, sampai air hujan masuk ke dalam rumah. Alhamdulillah. Hujan yg dinanti akhirnya datang, walaupun air hujan masuk ke dalam rumah, tapi tetap harus disyukuri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga kita tidak mengeluh ya mak ketika akhirnya musim hujan tiba.

      Delete
  7. Aih, kebayang senangnya anak2 mandi hujan. Aku juga kadang sengaja basah2n kalau hujan tpi ga sambil ketawa2 haha. 😀

    ReplyDelete
  8. Betapa semua bergembira menyambut hujan ya, mbak...
    Semoga turunnya hujan, diringi turunnya keberkahan untuk kita semuaa....

    ReplyDelete
  9. belum hujan, anak-anak gemar bermain hujan ya

    ReplyDelete
  10. Hihihi anak2nya lucu Mak

    Oya, sama di sini juga sudah mulai gerimis .. alhamdulillah

    ReplyDelete
  11. Anak2 memang punya cara unik untuk bersyukur dan bersuka ria ya mba :)

    ReplyDelete
  12. aku pun suka hujan, suka banget bahkan, main hujan tuh udah kayak kebahagiaan tersendiri, hehehe

    salam,
    ara

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Sila berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular Posts