Mengapa Harus Menipu?

"Kuota Internet sdh habis. Akses 11 situs popular jalan terus tanpa kuota. Segera isi ulang kuota di retailer terdekat...dst" Begitu bunyi pesan singkat yang masuk ke ponsel saya.

Ups! Habis? Baiklah, tidak apa-apa, masih ada akses gratis untuk sebelas situs populer termasuk Facebook dan Twitter. Ya, masih bisa mengunjungi grup facebook lah.

Tapi, o...o... Tiap kali mencoba masuk selalu gagal dengan alasan sinyal lemah, halaman yang diminta tidak ditemukan, URL tidak ada, jaringan wifi dibatasi.

Oke, nanti dicoba lagi.

Dini hari, jam 3 pagi, saya coba lagi mengakses Facebook. Hasilnya sama saja, error. Saya coba situs lain yang termasuk dalam 11 situs populer tadi, juga nihil. Oh, hello...ini bukan pertama kali terjadi lho. Sudah beberapa kali. Dan tiap selesai diisi ulang kuota internetnya, mendadak error-error itu absen.

Ah, mengapa harus menipu, sih? Bukankah lebih enak jika jujur saja kepada pelanggan? "Kuota internet sdh habis. Silakan isi ulang kuota untuk dapat menikmati 11 situs populer dan situs-situs tak populer lainnya."

Selesai.

Comments

  1. Bener bgt mbak, saya suka sebel klo dpt notif sprti itu

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Sila berkomentar dengan baik dan sopan. Mohon maaf, segala komentar spam, yang berisi link hidup atau yang menyebabkan broken link serta komentar yang mencantumkan identitas tidak jelas akan dihapus.

Popular Posts